<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742</id><updated>2011-07-31T04:39:34.177+07:00</updated><title type='text'>The Other Side of Me</title><subtitle type='html'>sisi lain kehidupan yang membuat diri hanyut dalam suatu kenikmatan, kebahagiaan, keindahan, kedewasaan dan motivasi agar menjadi lebih baik</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>78</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8523061112478211750</id><published>2009-12-22T12:22:00.001+07:00</published><updated>2009-12-22T12:24:39.887+07:00</updated><title type='text'>Pesona potretmu</title><content type='html'>Letih terlihat diwajah yang tua itu&lt;br /&gt;Tertidur pulas dalam alunan gelap malam&lt;br /&gt;Dibalik senyummu teduhkanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang potret kala engkau masih muda&lt;br /&gt;Ajarkan sebuah kata cinta dalam hidup&lt;br /&gt;Kekuatan kasihmu &lt;br /&gt;Nyata pulihkan jiwaku yang kadang goyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff :&lt;br /&gt;Pesonamu... masih jelas kurasa hingga kini&lt;br /&gt;Menemani hingga ku dewasa&lt;br /&gt;Derai airmata dan pengorbananmu takkan tergantikan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Terima kasih ibu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu cepat bergulir&lt;br /&gt;Sisakan banyak kisah&lt;br /&gt;Dia yang kau cintai tlah lama meninggalkan dirimu sendiri&lt;br /&gt;Namun tetap kau berdiri tegak pada dunia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8523061112478211750?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8523061112478211750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8523061112478211750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2009/12/pesona-potretmu.html' title='Pesona potretmu'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-1086187128705429704</id><published>2009-12-21T14:55:00.003+07:00</published><updated>2009-12-21T15:33:46.192+07:00</updated><title type='text'>Shopaholic</title><content type='html'>Suatu hari saya membaca iklan di salah satu koran nasional tentang "Midnight Sale". Awalnya saya nggak faham apaan sih itu?. Ternyata, belakangan ini banyak pusat-pusat perbelanjaan memberlakukan program tersebut. Midnight sale is the shopping activities carried out by one of the shopping center in the mid of night (when normally the activities of community life is finished). Tujuannya macam-macam, bisa untuk sekedar meramaikan 'malam tertentu', atau memang mall tersebut sedang mengadakan cuci gudang, atau bisa jadi para pegawai mall itu siangnya pada minum kopi sehingga malemnya nggak pada bisa tidur (heheee, ngarang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun itu, yang jelas adalah kegiatan menghabiskan duit (bagi yang berduit). Dan bagi yang enggak punya duit, bisa sekedar untuk berkunjung, cuci mata, jalan-jalan saingan sama kalong...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbelanja itu nggak dilarang kok, asal jangan sampai 'gila belanja' atau bahasa kerennya "Shopaholic". Dalam kamus Oxford, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Shopaholic ; a person who enjoy shopping very much and spends too much time or money doing it&lt;/span&gt;. Atau, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aholic ; liking something very much and unable to stop doing or using it.&lt;/span&gt; Identitas &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Shopaholic&lt;/span&gt; itu seperti pada kecanduan belanja tanpa mampu menghentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mengalami "Aholic" terhadap "Shop", membuat dirinya tidak akan tentram kalau sehari saja tidak belanja sesuatu. Tapi, tidak setiap orang yang sedang belanja banyak bisa disebut "Shopaholic". Bisa jadi orang itu seorang ibu dengan 5 anak (seperti saya, ehheheee) dan belanja sekali sebulan atau seorang panitia acara makan-makan di kelurahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, penyakit "gila" jenis ini justru kerap dikagumi orang. Masyarakat lebih memilih berdecak kagum menyaksikan seorang wanita yang sebentar-sebentar pergi ke mall atau pusat perbelanjaan dan pulangnya membawa berbagai barang dengan jenis ukuran kantong belanja dari berbagai merek. Padahal, barang-barang itu seringkali hanya menjadi sampah di rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al Qur'an QS. Al Isra' ayat 27 disebutkan "sesungguhnya orang-orang yang mubadzir itu merupakan temannya setan, sedangkan setan kepada Tuhan bersikap kafir". Ayat tersebut menegaskan bahwa seseorang yang berteman dengan setan akan jatuh pada kekafiran. Maka, "Shopaholic" masuk dalam kategori "kafir nikmat". Rezeki berlimpah yang dititipkan ALLAH semestinya di obral guna memperbanyak amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita dijauhkan dari segala ke-kufuran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-1086187128705429704?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/1086187128705429704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/1086187128705429704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2009/12/shopaholic.html' title='Shopaholic'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8984549025627183046</id><published>2009-12-21T14:51:00.003+07:00</published><updated>2009-12-21T14:54:19.921+07:00</updated><title type='text'>Eh,,, ketemu lagi...</title><content type='html'>Saya bukanlah blogger sejati. Jadi, nge-blog buat saya merupakan usaha “sampingan”, secara I am just a simple person *nggak ada hubungannya kali*. Maksudnya, jika memungkinkan dan ada waktu, saya akan melakukan hal-hal yang harus saya lakukan tapi jika nggak ada, ya sutralah… simple ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saking ‘sangat biasa’ nya, ketika menghadapi hal-hal yang ‘luar biasa’, saya pun nggak siap. Contohnya ; ketika dulu waktu jamannya nge-blog lagi hot-hot nya, seolah-olah saya nggak mau ketinggalan nge-blog, apa dan bagaimana blog, saya pelajari dan berusaha memahami. Seiring berjalannya waktu (dan bertambahnya usia pula ha ha), saya jadi kog agak pelupa… (asli kalo ini ngaku…). Lupa gimana caranya ngganti foto, apalagi ngganti background dan yang paling parah adalah lupa password blog saya ini!!!... Itulah tadi mengapa saya katakan, saking ‘sangat biasa’ nya saya sehingga hal-hal yang ‘luar biasa’ jadi kacau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, bagi saya, nge-blog adalah hal yang luar biasa. Kadang-kadang suka ngiler ketika baca blog teman2, search dan nemu blog bagus apalagi owner-nya adalah orang yang nggak jauh beda dengan saya (ibu dengan beberapa anak). Kok mereka bisa dan saya enggak?. Saya langsung ingat perkataan guru saya : “jangan pernah berkata TIDAK BISA”,,, Ooh hohooo kesimpulannya, ternyata "saya kurang berusaha".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, siapapun kita, jika tidak pernah dan mau berusaha, jangan pernah berharap akan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya, kita ketemu lagi disini. Mudah-mudahan saya istiqomah dalam segala hal, termasuk dalam hal per-blog-an ini… Amien&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8984549025627183046?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8984549025627183046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8984549025627183046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2009/12/eh-ketemu-lagi_21.html' title='Eh,,, ketemu lagi...'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-7731325951785365608</id><published>2009-05-25T08:30:00.002+07:00</published><updated>2009-05-25T08:59:24.761+07:00</updated><title type='text'>Hi, It's Me...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;"Kita sering lebih sibuk membuat orang lain menyangka kita berbahagia, daripada benar-benar sibuk membuat diri kita berbahagia" (Mario Teguh).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ungkapan tersebut bagi saya merupakan sebuah kamuflase kehidupan. Banyak orang yang berlomba-lomba menunjukkan identitas dirinya, baik identitas sosial, harta, pendidikan dan lain sebagainya, agar bisa dinilai bahwa "I am HAPPY with this life".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagian memang ada yang merasakan benar-benar bahagia dengan apa yang mereka punya. Namun, tidak sedikit sebenarnya yang merasakan "berat" mempunyai semua itu. Ya, it's me. Who I am, hanya bisa ditunjukkan oleh setiap orang dengan caranya masing-masing. Ada yang sok sibuk, benar-benar sibuk, menyibukan diri dan diantara kesibukan-kesibukan tersebut memang sengaja "dibuat", "disengaja", "tidak disengaja" atau bisa juga karena "kewajiban".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Contoh sederhana : seorang ayah, "it's me" nya merupakan suatu kewajiban bahwa memang dia harus bekerja untuk menafkahi keluarganya yang merupakan tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Adapun esensi dari "kesibukan" nya, tergantung dari niat. Apakah memang benar-benar bersungguh-sungguh karena "butuh", atau hanya sekedar "agar terlihat bahagia". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mmm, artinya gini lho ; banyak para kepala keluarga, baik sebagai eksekutif muda yang kerja di kantoran, maupun sebagai seorang petani yang selalu bergelut dengan lumpur dan kerbau di sawah, pengayuh becak, pedagang, supir angkot... mereka selalu memposisikan diri "inilah saya, harus sungguh-sungguh bekerja". Padahal mungkin saja, si pengayuh becak dan si supir angkot lebih bahagia terhadap eksistensinya sebagai "sang pencari nafkah" daripada para eksekutif muda. Karena apa?, seorang petani atau supir angkot atau pengayuh becak, mereka tidak perlu memikirkan "hari ini mau berpenampilan bagaimana?, memakai parfum apa?, sepatu buatan mana?". Mereka benar-benar niat "how can i get rizki for my family".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kebanyakan, posisi dan identitas diri harus ditunjukkan melalu "appearance". Seorang direktur perusahaan ; tinggal di perumahan elit, setiap hari mengendarai mobil mewah ke kantor, berpenampilan serba ber-merk, makan di restoran mahal, melakukan lobby di hotel berbintang atau di lapangan golf... Sunnatullah, siapa saja yang melihatnya, pasti akan terucap "wah, bahagianya orang itu...". Disadari atau tidak, yang terjadi di dunia ini, bahwa kebahagiaan ditunjukkan dengan penampilan. Setiap orang yang penampilannya rapi dan wangi, pasti orang itu bahagia. Kenyataannya?... Who knows???.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adapun saya, sebagai seorang perempuan yang sangat biasa, kebahagiaan itu muncul apabila saya merasa sudah melakukan hal baik dan bermanfaat untuk orang lain. Apakah saya bahagia?, oooh... tentu jika melihat orang lain merasa bahagia dengan apa yang pernah saya lakukan terhadapnya...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, Hi... It's Me&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-7731325951785365608?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7731325951785365608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7731325951785365608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2009/05/hi-its-me.html' title='Hi, It&apos;s Me...'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-466471392835564182</id><published>2009-01-07T13:15:00.004+07:00</published><updated>2009-01-07T13:34:37.642+07:00</updated><title type='text'>Law of attraction</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Setelah "beristirahat" di RSPI selama beberapa hari kemarin, pagi ini setelah shalat subuh saya tidur lagi untuk mengumpulkan energi baru.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi, tidak lama kemudian saya terjaga, kaget dan refleks untuk segera bersiap-siap, menyapa pagi yang cerah untuk memulai aktifitas hari ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengingat kondisi yang belum sepenuhnya pulih, saya pun tersadar bahwa masih harus rest beberapa hari untuk mengkondisikan keadaan saya hingga dapat beraktifitas seperti sebelum sakit.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi, saya tidak bisa. Kebiasaan yang sudah terbentuk, mengalahkan segalanya. Saya sudah sangat ingin "bangkit" dan bergabung bersama teman2 di Pesantren tercinta ini untuk mengerjakan apa saja yang bisa saya kerjakan. Sepertinya, saya akan "tertinggal" apabila tidak mengikuti perkembangan yang sedang terjadi di Pesantren.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seperti yang sudah-sudah, tidak pernah ada kata "cukup" jika ingin berjuang untuk ummat. Apa saja bisa di kerjakan, baik yang berkaitan dengan fisik maupun pikiran. Dan biasanya orang yang "berjuang" untuk ummat akan merasa enjoy, banyak tantangan yang harus dihadapi, bukan malah dihindari.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya apa yang saya cari?. Seberapa besar sih kebutuhan saya? Atau, begitu menakutkankah masa depan bagi saya sehingga saya harus berlomba-lomba mencapai yang terbaik?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bukankah sebagai manusia, kita hanya perlu makan tiga kali sehari?. Bukankah Tuhan Maha Adil dan Maha Pemberi Rizki?. Bukankah menyiapkan berbagai kebutuhan di masa depan itu mestilah seperti kita akan hidup selamanya?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya menangkap kesan bahwa saya mulai terjebak pada berbagai tindakan yang "away" ketimbang "toward". Saya seperti masuk ke dalam penjara untuk terus "berlari dari" apa yang saya takutkan, dan bukan "mengejar apa" yang saya cita-citakan. Saya terjebak masuk ke dalam "sirkuit balap" yang tak "bergaris finish".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya, yang namanya bekerja keras itu letaknya di antara malas dan ngoyo. Tentang malas, kita sudah mengetahui bahwa Tuhan pun tidak suka pada orang malas. Tentang bekerja keras, di sinilah kita seringkali KEBABLASAN dan seolah merasa bisa "menggeser kursi Tuhan".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sepanjang yang saya ketahui, esensi dasar dari The Law of Attraction adalah : SABAR, SYUKUR dan IKHLAS. Dan, semua itu berada dalam timeframe yang jelas-jelas bukan milik manusia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maka, bekerja malas, jelas bukan pilihan. Akan tetapi, bekerja terlalu keras juga bukan pilihan yang bijaksana. Dengan bekerja terlalu keras, belief system kita akan teracuni oleh pernyataan : "Kalo nggak gini caranya, ya gimana bisa dapat?". Lha...!, tidakkah itu sama saja "mengkudeta" Tuhan dengan memposisikan diri sebagai penentu hasil?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bekerjalah dengan keras, dan tetap memberi ruang untuk keyakinan akan Tuhan sebagai Hakim yang tertinggi. Lantas, seberapa keraskah kita harus bekerja?. Silakan ukurlah sendiri dengan parameter ini : -Sabar, Syukur, Ikhlas- di dalam kerangka waktu yang bukan milik kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Let It Go, Let It GOD!!!.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;(24 Desember 2008)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-466471392835564182?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/466471392835564182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/466471392835564182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2009/01/law-of-attraction.html' title='Law of attraction'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8069936006457273580</id><published>2009-01-07T13:05:00.003+07:00</published><updated>2009-01-07T13:27:17.828+07:00</updated><title type='text'>Dan alergi itu...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pagi yang cerah, udara Jakarta tersenyum menyapa. Sayangnya, saya hanya mampu menikmati cerahnya pagi ini dari sebuah sudut kamar 3302 RS Pondok Indah Jakarta, dengan jarum infus menempel d tangan kiri yang menghubungkan obat infus 'segede karung' imported dari Negeri Sakura.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Merupakan suatu kebetulan bahwa obat infus saya import dari Jepang, secara saya baru beberapa hari mendarat dari negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tulisan ini merupakan "curhatan" sehubungan dengan kondisi saya yang kurang bagus akhir-akhir ini. Sekaligus, merupakan klarifikasi bahwa sakit saya semata2 hanyak Takdir Allah yang kebetulan di derita ketika saya sedang bertugas d negara orang (Jepang).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai manusia, ada perasaan kurang nyaman ketika melakukan hal kurang baik. Menurut saya, sakit yang saya derita ketika mengunjungi negara Jepang, sangatlah mengganggu bagi sebagian pihak, terutama pihak penyelenggara. I apologize to Pak Sano ("sahabat Jepang saya") about this condition that make everybody confuse about myself. Please forgive me.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seminggu sebelum keberangkatan ke Jepang, saya menderita Flu (batuk dan pilek). Sebenarnya ini merupakan sakit yang sangat biasa yang sering saya derita apalagi mengingat kondisi cuaca d Jakarta pada saat itu memasuki musim pancaroba.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena saya mau segera sembuh, saya pun minta kepada dokter pribadi (di suatu RS Internasional d daerah Bintaro), agar memberikan obat yang bagus supaya saya sudah fit sebelum berangkat ke Jepang. Dan beliau pun memberikan saya obat flu (dengan kandungan CTM 2mg), antibiotik (Zistic) dan vit C.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keesokan harinya, setelah mengkonsumsi obat2an tsb, ketika bangun pagi, saya merasakan mual yang luar biasa, ulu hati seperti ditusuk dan badan gemetar. Saya pun kembali ke RS utk bertemu dokter. Kesimpulan nya, lambung saya tidak kuat menerima antibiotik jenis Zistic yang d gabung dengan Vit C.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dokter mengganti antibiotik dengan merk Bactrim (dengan kandungan Sulfa) dan obat magh merk Rantin. Tapi, walaupun obat sdh d ganti, saya belum merasa nyaman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampai disini, saya belum sadar sebenarnya Allah berkuasa terhadap setiap makhlukNya. Allah menciptakan manusia agar selalu belajar dan menggali potensi diri supaya dapat mencari dan mendalami ilmu Allah yang sangat luas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seharusnya, saya bisa bertanya kepada dokter, apa penyebab saya tidak kuat terhadap obat ini dan itu. Dan mengapa saya harus diberi obat ini dan itu dan apa saja kandungannya, apakah akan menimbulkan reaksi yang sama dengan obat sebelumnya bla bla bla... Saya tidak peduli dengan Kuasa Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika briefing d Kedubes Jepang maupun dinner d rmh Bapak Dubes Jepang, saya hanya memandangi lezatnya Tempura dan Sushi yang dihidangkan. Saya sangat ingin menikmatinya, tapi kondisi lambung saya belum memungkinkan utk mencoba makanan lezat tersebut. I love Japanese food.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan ketika waktu keberangkatan, sebenarnya dalam diri saya sudah menyebar "racun" yang berbahaya. Yaitu alergi terhadap zat sulfa yang dibawa oleh obat ber merk Bactrim itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika d pesawat menuju Narita, badan saya terasa sangat panas dan gatal. AC pesawat tidak berasa sama sekali. Apalagi saat mendarat d Narita, saya sangat2 tdk nyaman. Sekali lagi, BUKAN KARENA JEPANG nya, tapi karena racun d tubuh saya sudah mulai menyebar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Malam hari ketika hendak makan malam, kondisi saya sudah seperti "tokek kesiangan", badan saya dipenuhi bentol-bentol yang sangat ekstrim. Dan saya pun dilarikan ke RS di kota Tokyo. Dokter setempat menyimpulkan bahwa saya keracunan obat dan mereka segera menyita obat2an saya tersebut. Saya di infus, di suntik, di ambil darah dll. Saya pasrah.... Tapi, dokter tdk bisa menyimpulkan obat apa penyebabnya, mengingat komposisi obat tdk tertera di bungkus nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sehari setelah infus, kondisi saya masih tidak lebih baik. Gatal2 masih terus ada sehingga saya tidak nyaman. Dokter d Tokyo TDK MEMBERI OBAT ORAL sama sekali. Mrka hanya memberi obat oles yang hanya cukup utk 2 hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selama kegiatan d Jepang, setiap malam saya tidak bisa tidur dikarenakan gatal yang menimpa saya tidak kunjung henti. Akhirnya, pada keesokan harinya saya tidak bisa maksimal untuk mengikuti kegiatan karena ngantuk. Saya pun memastikan ke semua orang bahwa ketika saya stay d Inggris dan menghadapi salju, kondisi saya tidak sampai begini. Berarti, saat di Jepang ini, ada satu hal yang tidak beres menimpa saya. Tidak mungkin karena cuaca. Dan makanan pun saya sangat hati2 sekali. Saat itu saya tidak sadar bahwa zat sulfa sudah mendominasi tubuh saya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa hari kemudian, sendi-sendi saya tidak bisa digerakkan sehingga saya tampak seperti robot. Jalan tegak lurus. Kondisi saya semakin parah dan diperparah dengan saya tidak bisa menerima makanan apapun. Saya pun ambruk kembali, dan d infus di Nara City Hospital. Kesimpulannya, saya terlalu capai karena tiap malam tdk bisa tidur dan kegiatan sehari2 sangatlah padat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apabila kondisi saya lebih buruk dari di Tokyo, dokter menyarankan agar saya secepatnya kembali ke Jakarta. This, Pak Sano sahabat Jepang saya, tampak seperti kebingungan tapi tetap tenang, dan saya merasakan panik yang luar biasa. Sekali lagi, sumimasen Sano san... You are the best deh pokoknya bisa sabar gitu!!!...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sesampainya di Jakarta, karena kondisi semakin memburuk, termasuk tulang2 saya tidak bisa d gerakkan, akhirnya suami saya memutuskan utk segera menemui Prof. Karnaen, ahli Alergi dan Imunologi d RS Pondok Indah Jakarta. Setelah saya menceritakan kronologinya, sang professor pun menggeleng2kan kepala dan comment : this is unusual case... Sedikit lagi alergi akan menyerang pembuluh darah!!! dan alergi ini disebarluaskan oleh zat sulfa dari obat ber merk Bactrim...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Iiih, wlpn saya gag ngerti apa yang akan terjadi, tapi pernyataan professor tsb membuat bulu kuduk saya merinding...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya, kamar 3302 RS Pondok Indah menjadi saksi sekaligus menjadi tujuan akhir kisah petualangan alergi yang saya derita.&lt;br /&gt;Sabar dalam menerima musibah, akan meringankan penderitaan dan bisa menghapus dosa seseorang pada Tuhan...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kepada sahabat Jepang saya : Pak Atsushi Sano, saya memohon maaf yang sebesar2nya atas kejadian yang menimpa saya sehingga merepotkan banyak pihak terutama pihak Kedubes Jepang d Jakarta dan beberapa pihak di Jepang. Sampaikan permohonan maaf saya atas semua ketidak nyamanan ini. Dan saya berjanji akan berbuat yang terbaik guna berlangsungnya program ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;(22 November 2008)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8069936006457273580?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8069936006457273580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8069936006457273580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2009/01/dan-alergi-itu.html' title='Dan alergi itu...'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-5380597512116524789</id><published>2009-01-07T12:18:00.003+07:00</published><updated>2009-01-07T13:26:42.776+07:00</updated><title type='text'>Jangan malu bermimpi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Malam ini, seperti malam yang sudah-sudah, saya tidak bisa tidur. 2 tahun belakangan, saya menderita insomnia berat atau dalam Medline Medical Encylopedy ; insomnia is difficulty getting to sleep or staying asleep, or having non-refreshing sleep for at least 1 month without any known physical or mental condition.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seorang sahabat pernah nasehati, seandainya bukan diri sendiri, lalu siapa yang bisa mengobati?. Karena hal tersebut merupakan salah satu dari akibat tekanan psikis dan mental dari dalam diri. Hehehe... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menurut analisa saya, 2 tahun belakangan ini memang saya punya 'kerjaan' yang cukup menyita pikiran, bukan fisik. Apalagi didukung oleh karakter yang perfeksionis. Ketika konsultasi ke dokter, dia bilang : "Kalau seandainya kerjaan gag selesai, apa anda akan langsung dipecat?"... hehehe. "Manajemen pikiran anda yang kurang bagus. Harusnya anda bisa memilah kapan saatnya kerja dan saatnya istirahat".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya suka bermimpi!... Bagi saya, mimpi adalah kunci untuk menaklukkan dunia!. Berlarilah, tanpa lelah hingga dapat meraihnya... Wuaaah, terlalu muluk ya!...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebelum tidur, saya membiasakan diri membuat dream book. Saya menulis dan menvisualisasikan impian-impian hidup saya ke dalam sebuah "e-diary". Bukan hanya menuliskan saja, tapi tak jarang saya juga menceritakan impian-impian kepada sahabat-sahabat dekat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi saya, ini adalah cara efektif untuk membuat saya terus termotivasi dan selalu teringat dengan impian hidup yang ingin saya capai. Dalam kurun waktu tertentu, apa yang saya tulis dalam "e- diary" hampir sebagian besar sudah tercapai. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam sebuah perbincangan, saya memberi kesempatan kepada beberapa teman untuk menceritakan impian hidupnya, banyak diantara mereka yang tidak berani melakukannya. Alasanya sederhana, MALU kalau dikira bermimpi besar. MALU kalau nanti tidak tercapai... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Belajar dari Nabi Yusuf AS, salah satu terwujudnya impian Yusuf adalah karena ia berani menceritakan impiannya kepada ayah dan saudaranya-saudaranya ; ".............. wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan, kulihat semuanya sujud kepadaku". (QS. 12 ayat ke-4)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seandainya ia meredam impiannya tersebut rapat-rapat, barangkali ceritanya akan berbeda. Sebab kita tahu, bahwa puncak kebencian saudara- saudaranya terjadi saat Yusuf menceritakan impiannya. Cerita terus bergulir hingga Yusuf berhasil mewujudkan impianya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya, sebaiknya kita berani untuk bermimpi, sekaligus berani menceritakan impian tersebut kepada orang lain, khususnya orang-orang yang dekat dengan hidup kita. Seperti halnya suatu bisnis, perlu dikomunikasikan agar orang lain bisa bekerja sama dengan kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Demikian juga impian perlu dikomunikasikan untuk membuka jalan kita meraih impian tersebut. Orang-orang yang ada disekeliling kita akan menjadi "reminder" yang sangat bagus dan efektif untuk impian-impian hidup kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata, insomnia saya ada manfaatnya ; membuat saya semakin lama bisa "merajut" MIMPI...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, jangan pernah malu bermimpi dan menceritakannya kepada orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-5380597512116524789?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5380597512116524789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5380597512116524789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2009/01/jangan-malu-bermimpi.html' title='Jangan malu bermimpi'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-2039341542636845969</id><published>2009-01-07T11:53:00.004+07:00</published><updated>2009-01-07T12:15:34.720+07:00</updated><title type='text'>Cukup satu langkah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Setelah seminggu 'berlibur' dari rutinitas, saat ini saya on the way to the 'real life'. Walaupun sepertinya belum ikhlas hati ini, tapi ya harus dipaksakan, secara memang saya di takdirkan untuk hidup di Jakarta. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai Ibu Kota negara, Jakarta menyimpan banyak 'harapan, janji serta mimpi' yang sepertinya bisa dengan mudah setiap orang dapat meraihnya. Sebagai penduduk Jakarta yang 'baru' mendiami selama hampir 20 tahun, saya melihat banyak yang 'tidak kuat' untuk bergumul dengan kondisi metropolitan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kerasnya kehidupan metropolis, kadang membuat setiap orang merasa frustasi karena tidak mampu menahan dan menyesuaikan diri dengan keadaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Frustasi?. Mungkin itu karena kita ingin mengambil langkah yang terlalu besar, langkah raksasa. Idealnya, langkah raksasa adalah memang yang terbaik, bisa dengan cepat membawa perubahan besar dalam hidup. Tapi perlu diingat, ideal bukanlah kehidupan nyata. Nobody's perfect. Semua jauh dari kesempurnaan, sehebat apapun kita sebagai manusia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dikarenakan "kesempurnaan" Jakarta, sehingga setiap orang bernafsu untuk "meraup" segalanya tanpa mempertimbangkan kemampuan diri. Padahal, apabila setiap orang sadar akan self capacity, mungkin apa yang diinginkannya akan tercapai. Mulailah cukup dengan satu langkah kecil saja. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Begitupun dalam menghadapi setiap permasalahan. Belum apa-apa, orang sudah panik, apakah nantinya bisa terselesaikan?. Harusnya, jangan terburu-buru ribut 'mencari hasil' tapi lebih baik 'menemukan proses'. Jadi, kenapa masih saja berkeras mengambil langkah yang terlalu besar?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Langkah raksasa akan membuat masalah jadi terlihat besar sekali, kompleks dan tak terselesaikan. Akibatnya, kita hanya termenung dan tidak bergerak. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hasilnya?. NOL besar!. Sabar sebentar. Cermati langkah sekali lagi. Bukankah lebih baik jika mengambil langkah-langkah kecil terus menerus daripada berusaha menelan semua masalah sekaligus?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cukup satu langkah kecil, diikuti langkah-langkah kecil lainnya. Terus bergerak maju biarpun lambat. Jauh lebih baik jika kita terus bergerak maju, sekalipun pelan, daripada diam, tidak bergerak sama sekali.So, bila kita tidak mampu berdamai dengan masalah, tidak mungkin mampu bersemangat dalam upaya yg lebih berani mencapai masa depan yg cemerlang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetap Semangat!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-2039341542636845969?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/2039341542636845969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/2039341542636845969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2009/01/cukup-satu-langkah.html' title='Cukup satu langkah'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4659522852111158551</id><published>2009-01-07T11:43:00.002+07:00</published><updated>2009-01-07T11:52:16.706+07:00</updated><title type='text'>Janji-MU</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sejak seminggu lalu saya meninggalkan Metropolitan, menemani 'lelaki kecil' saya ber Idul Qurban di Gontor. Alhamdulillah, dia tampak semakin dewasa dan 'beda', membuat saya semakin yakin bahwa kedewasaan tumbuh dari 'how to learn', not 'how to feel'...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mungkin karena jenuh dengan kehidupan kota besar, saya sangat menikmati hari-hari di desa nun jauh dari keriuhan kota. Dan yang paling saya rindukan di Gontor ini adalah, dapat bertemu dengan para 'orang berilmu' yang nasehatnya dapat 'menampar' saya hingga tersadar bahwa sebenarnya I am NOTHING...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu sore, di tengah rintik gerimis yang menyapa bumi, di teras rumah di pojok desa, saya mendapat 'belaian' dari seorang kiai kharismatik. Tentang sebuah makna dari ayat INNA MA'A AL 'USRI YUSROO. Ternyata, selama ini persepsi saya salah yang memaknai kata "MA'A" dengan arti "SETELAH". Dan bahwa ternyata yang benar adalah "DENGAN atau BERSAMA". Iiih merinding saya!. Itu berarti Allah TELAH menjanjikan bahwa BERSAMA/DENGAN KESULITAN, ADA KEMUDAHAN.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi?, mengapa dalam hidup ini kita harus cemas?, harus takut?. Lha wong janji Allah sudah JELAS dan PASTI ditepati. Mengapa kita harus cemas ketika tertimpa masalah?, mengapa kita mesti takut menghadapi hidup?, mengapa kita bersedih ketika tertimpa musibah?. Seolah-olah DIA tidak ada di dekat kita, sepertinya nafas NYA tidak hadir di nafas kita...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang, saya ini masih BELUM terlalu KUAT menerima&amp;amp;menghadapi ujian NYA. Saya hanyalah seorang yang sangat biasa, yang masih sering mengeluh, tidak pandai bersyukur dan selalu merasa kurang. Padahal, bila orang merasa kecil dan gagal mencari kebahagiaan, itu bukan karena ia tidak menemukannya, tetapi karena tidak berhenti sejenak untuk menikmati yg telah ia miliki. Dan juga, ketidakpuasan dengan keadaan sekarang adalah kekuatan untuk mengupayakan perubahan. Harusnya saya jangan cuma mengeluh, tetapi segera melakukan sesuatu yg menyelesaikan ketidakpuasan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hidup ini tidak ringan, tetapi cara pandang kita dalam memaknai hidup, itu yang menyebabkan kita bisa memilah dan menghargai kehidupan sehingga  membuat hidup menjadi indah. Dan ketika kita merasakan bahwa hidup ini berat, jangan berdo'a agar hidup ini menjadi ringan, tapi berdo'alah agar menjadi orang yang tahan banting.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Innallaha khalaqa wa qaddaraa", sungguh Allah telah mencipta dan telah mengukur kemampuannya (seseorang). Tidak mungkin akan membentangkan barisan permasalahan di depan hambaNYA kecuali dia (orang itu) mampu menyelesaikannya. Nabi Sulaiman AS dianugerahi kemampuan untuk memahami bahasa hewan, Dia malah berkata : liyabluwani a asykuru am akfuru ; itu adalah utk mengujiku apakah aku berlaku syukur atau berlaku kufur... LAA YUKALLIFULLAHU NAFSAN ILLA WUS'AHA.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya sangat menikmati ritme kehidupan, dan selalu berusaha untuk menggali nilai-nilai yang 'tersembunyi' dalam setiap keadaan yang terjadi. Itu semua membuat hati&amp;amp;pikiran jadi tersadar bahwa sebenarnya  banyak arti hidup yang belum saya ketahui. Yaa Robb, kuatkan hati ini untuk selalu yakin bahwa janjiMU adalah BENAR.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;(11 Desember 2008)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4659522852111158551?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4659522852111158551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4659522852111158551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2009/01/janji-mu.html' title='Janji-MU'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-5026896906868888641</id><published>2008-11-18T04:46:00.007+07:00</published><updated>2009-01-07T12:25:54.569+07:00</updated><title type='text'>Sendiri Lagi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hmmm... Pasangan model apa ketika suami-istri mempunyai urusan masing-masing?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ini dialami oleh saya dan suami. Ketika beberapa waktu lalu suami saya dapat panggilan untuk mengunjungi Negeri Paman Sam, tak berapa lama kemudian saya mendapat panggilan untuk berkunjung ke Negerinya Hiroko. Dan selisih waktu pun tidak begitu lama. Diperkirakan ketika suami saya belum sampai di Jakarta, saya sudah terbang menuju Jepang...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, yang terjadi adalah : kami berdua sama-sama bingung, begitupun anak-anak. Sebuah komentar polos meluncur dari anak kami nomer 4 : "Papa ke Amerika, Mama ke Jepang. Aku mau ikut dong biar bisa ketemu sama Power Rangers dan Naruto"...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya perjalanan kami berdua ke "dua negara berbeda" tersebut bukan semata kemauan kami, dan di luar rencana. Dan tujuannya pun bukan untuk jalan-jalan, tetapi ditunjuk oleh pihak yang percaya pada kami untuk melihat keindahan alam di belahan dunia lain. Dan berhubung bukan jalan-jalan, maka segala sesuatu perlu dipersiapkan semaksimal mungkin mengingat kami masing-masing "jalan" membawa "sebuah nama besar" di belakang kami. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekarang, saya sedang sendiri lagi. Di sebuah kamar di Tokyo Prince Hotel. Setelah sempat bertemu "sedetik saja" dengan suami. Ya, harusnya suami saya belum datang saat saya akan terbang ke Tokyo. Tetapi, mendadak dia memutuskan untuk pulang dulu, terpisah dari rombongan hanya demi untuk ketemu dengan saya, melepas rindu sejenak dan sebagai tanggungjawab menjaga anak-anak yang sedang bingung di rumah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semoga kita semua ikhlas dalam menjalankan tugas dan amanah yang telah dii percayakan kepada kami.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang sedang sendiri dan kedinginan di Tokyo : 9 November 2008&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-5026896906868888641?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5026896906868888641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5026896906868888641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/11/sendiri-lagi.html' title='Sendiri Lagi'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-5456534952964414435</id><published>2008-10-24T07:40:00.002+07:00</published><updated>2009-01-07T12:26:27.809+07:00</updated><title type='text'>Sendiri dulu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Saya sedang menikmati kesendirian saat ini, secara sejak seminggu lalu, suami saya sedang berada di negara Paman Sam, dan rencananya akan tinggal hingga pertengahan bulan depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya memang beda. Ketika seseorang yang 'masih sendiri' (single) dan yang 'sudah tidak sendiri' (double), mereka akan memaknai kesendirian, dari arti dan sudut pandang yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almarhum Ayah mertua saya dulu pernah bilang : "deket bau T*I, jauh bau WANGI". Begitulah yg sekarang ini yang sedang saya dan suami saya rasakan. Bukan faktor kangen2an semata. Tapi, ada hal-hal yang sesungguhnya ketika "bersama", menjadi sebuah konflik dan saat "berjauhan", menjadi sebuah ketergantungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kami berjauhan, setiap hari, ketika saya sudah lelah melakukan aktifitas sehari-hari, suami saya menyapa saya via chatting yang notabene, dia baru segar bugar dan akan bersiap melakukan aktifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ma, gimana caranya rapiin tempat tidur?. Ada 8 lapis nih, yang mana duluan?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan tersebut buat saya sangat menggelikan, karena selama kami hidup bersama, boro-boro ngrapiin tempat tidur, jangan-jangan yang namanya seprei aja dia gag tau, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, kalo dia bertanya ketika kami dekat, akan saya cuekin. Tapi, karena kami sedang berjauhan, dengan sabar saya arahkan pelan-pelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga ketika disini saya harus menghadiri sebuah undangan pernikahan. Padahal, biasanya saya lebih memilih hadir bersama teman-teman atau saudara, ketimbang dengan suami. "Pa, nanti malam ada undangan, aku males hadir ah, sendirian...", hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ada juga hal-hal yang biasanya saya lakukan bersama suami, yang sepertinya saya tidak mampu utk melakukannya, tiba-tiba saya bisa. Seperti ketika beberapa hari yang lalu, saya dengan sukses melobby dan bertemu dengan salah seorang pejabat. Biasanya untuk hal tersebut, saya tidak mau tau, itu urusan suami saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga ketika menghadapi anak sakit. Biasanya saya akan panik, tapi Alhamdulillah saya ringan saja membawa ke dokter, beli obat dan meminumkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika "pasukan tempur" sedang "perang", biasanya juga saya akan ikutan "perang" dan langsung menyerahkan kondisi tersebut kepada suami saya, tapi kali ini, alhamdulillah ringan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu, nabi Adam juga sendiri dan setelah itu ketemu Hawa yang juga sendiri. Manusia diciptakan berpasang-pasangan. Pada saatnya, akan terjadi "kesendirian" lagi, ketika dikubur di liang lahat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada suami saya ; Terimakasih telah menjadikan saya sebagai "seseorang" meskipun tidak sekelas "wonder woman". Terimakasih juga telah menjadikan saya mengerti apa arti hidup beserta prosesnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-5456534952964414435?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5456534952964414435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5456534952964414435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/10/sendiri-dulu.html' title='Sendiri dulu'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-5507403311522419744</id><published>2008-10-22T19:49:00.002+07:00</published><updated>2008-10-22T19:58:40.324+07:00</updated><title type='text'>Apa kabar ?</title><content type='html'>Temans, apa kabar ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama kita tak pernah jumpa. Banyak yang 'tlah berubah, dan ku ingin dengar dari ceritamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, maafkan saya karena lama gag posting. Tapi, bukan berarti kreatifitas saya jadi terhenti, ide-ide juga jadi mandek. Justru, saya sedang mencari refleksi diri, mengkoreksi diri, apakah selama ini yang saya lakukan sudah benar?, sudah sesuai?, sudah seimbang?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaah, tergantung dari sebelah mana melihatnya. Kalau memang orang selalu memandang bahwa hidup ini jeleeek terus, ya mau gag mau 'mind' dia akan terbentuknya negative thinking terus, termasuk menilai diri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, tidak apa. Semakin seseorang mendapat "terpaan angin", semakin kuat dia akan berdiri dan berjalan menapaki hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, be positive. Yakinlah, segala sesuatu mempunyai kekurangan dan kelebihan. Dan, apabila kita melihat suatu keburukan, rubahlah dengan menggunakan lisan. Apabila tidak bisa, rubahlah dengan hati atau lebih baik DIAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam kangen selalu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-5507403311522419744?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5507403311522419744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5507403311522419744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/10/apa-kabar.html' title='Apa kabar ?'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-5761209419518344311</id><published>2008-07-23T11:57:00.002+07:00</published><updated>2008-07-23T12:27:42.950+07:00</updated><title type='text'>Starting to busy again</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Well, segala sesuatu harus dimulai dengan niat. Dan, niat akan terwujud apabila ada keinginan untuk berbuat. Memang betul, hidup adalah perbuatan...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah melewati masa liburan, saya harus kembali lagi memulai kesibukan dengan penuh semangat tentunya. Saya juga menata life mapping untuk ke depan, yang berdasarkan pengalaman sebelumnya dengan merujuk pada skala prioritas. Hal-hal apa saja yang harus di kerjakan lebih dulu dan mana yang bisa dikerjakan nanti. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;My first busy is starting to assist one American Moslem lady who want to learn Arabic and Qur'an in this boarding school (my husband school). Actually, she has everything what people want in this life ; a good carrier, a complete family, big salary and many job experience, studies etc. Oneday, she told me : "happines, I want to get happiness?". Eh?... Dia bilang, "sesungguhnya kebahagiaan itu tidak dapat diukur dengan kepuasan, karena secara manusiawi, orang tidak akan pernah puas selama masih hidup di dunia ini". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya, benar. Semakin banyak yang kita cari akan semakin banyak ketidakpuasan yang kita dapatkan. Dan semakin banyak yang kita dapatkan, semakin banyak kepuasan yang akan kita cari.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu hari ditengah waktu liburan kemarin, saya dinasehati oleh teman suami saya. "Udaaah... mau ngapain lagi?, kalo diturutin terus mah nggak rapi-rapi tu kerjaan. Jangan sampai kelupaan hal yang penting, perhatiin anak dan jaga kesehatan. Dan jangan dijadikan alasan kalo kerja itu nyari berkah nya"... Saya pun berkesimpulan, apa salahnya kalo kita bisa mencapai sesuatu, kemudian kita nikmati apa yang sudah kita dapatkan. Yang dinikmati adalah bukan saja hasil yang sudah tercapai, tapi keseimbangan hidup. Lha terus, nek ngoyo terus, mengko ora entuk sing penak-penak, malah awak loro kabeh, hehe.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya sedang mencoba untuk lebih santai dalam hidup ini. Hal-hal yang harus saya kerjakan, tidak usah dipikirkan, just learning by doing saja. Dan beberapa rencana, tidak usah saya targetkan, malahan nanti akan bikin stress kalo target tidak tercapai. Semoga saya bisa...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-5761209419518344311?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5761209419518344311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5761209419518344311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/07/starting-to-busy-again.html' title='Starting to busy again'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-6291933973165631537</id><published>2008-07-14T19:03:00.003+07:00</published><updated>2008-07-14T19:30:32.352+07:00</updated><title type='text'>Misteri Ilahi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Setelah melalui perjalanan panjang, berlibur bersama anak-anak, akhirnya saya kembali ke rumah dengan selamat. Alhamdulillah...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang saya rasakan saat ini adalah capek, lelah dan badan pegal-pegal. Tapi, saya juga merasakan penyegaran kembali, alias re-freshing. Selama perjalanan, banyak sekali yang saya dapatkan, saya renungkan dan saya rasakan. Dan saya menikmati semua itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hidup ini memang harus selalu dinikmati. Walaupun proses untuk mencapai kenikmatan itu sangatlah rumit dan berliku. Setiap orang tidak akan sama, ada yang ringan ada pula yang berat. Tergantung me-manage nya saja. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Betapa Allah telah menciptakan bumi beserta isinya dengan penuh hikmah yang terkandung di dalamnya. Hikmah itu bagaikan misteri yang tidak bisa ditebak. Coba saja, begitu banyak hutan, gunung, sawah, laut, sungai, jalanan, manusia... Semua dapat "berdiri" pada posisi nya. Dan semua sudah di atur agar tidak saling berbenturan satu sama lain. Subhanallah. Bisa saja gunung yang menjulang tinggi tiba-tiba roboh menimpa jalanan atau air laut tumpah ke hutan... Semua itu merupakan misteri Ilahi. Maka, apabila tidak pernah mau bersyukur, itu berarti mengingkari nikmat Allah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selama perjalanan, di setiap kota yang saya singgahi, saya perhatikan orang-orang berlalu lalang melakukan aktifitasnya. Masing-masing punya kesibukan, maksud dan tujuan. Tukang becak, supir angkot, tukang parkir, eksekutif muda, pegawai pemerintahan, pelaku bisnis, mereka mempunyai tujuan dan maksud untuk hidup yang harus dipertanggungjawabkan. Di dunia, mereka bertanggungjawab kepada keluarganya, anak dan istrinya. Dan di akherat kelak, mereka harus bertanggungjawab terhadap sang pencipta. Tujuan hidup mereka adalah semata mata hanya agar bagaimana bisa bermanfaat bagi sesama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan semua itu juga merupakan misteri Ilahi, ada yang memang diciptakan menjadi orang baik sehingga menjadi baik, dan ada pula yang ingin baik tapi melalui jalan yang tidak baik. Mengapa ada Dokter, Polisi, Guru?. Karena mereka sudah tau bagaimana menjadi baik dan bagaimana memanfaatkan hidup mereka agar menjadi baik. Dan mengapa juga ada pencuri, perampok, koruptor?. Karena mereka sebenarnya ingin menjadi baik hanya saja jalan yang mereka lalui tidak baik. Sekali lagi, misteri Ilahi yang bicara. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Orang yang paling bahagia di dunia ini, belum tentu mempunyai semua yang terbaik. Mereka hanya berusaha untuk meraih apa yang di inginkan agar menjadi yang terbaik.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-6291933973165631537?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6291933973165631537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6291933973165631537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/07/misteri-ilahi.html' title='Misteri Ilahi'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-1151814293496122393</id><published>2008-07-01T19:55:00.003+07:00</published><updated>2008-07-01T20:31:18.499+07:00</updated><title type='text'>Libur 'tlah tiba</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya, liburan ini ditujukan kepada anak-anak yang sedang sekolah, baik TK, SD, SMP, SMA dsb. Berhubung 'pasukan tempur' saya adalah anak sekolahan semua, jadi mau nggak mau, saya sebagai 'induk semang' nya harus ikut menikmati liburan. Secara kerjaan saya juga selalu berhubungan dengan urusan 'berlibur'. Bahkan menurut saya "work is only for people who don't know how to play golf"... Asyiiikkk.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap liburan tiba, saya tidak pernah merencanakan sebelumnya kemana tujuan untuk berlibur. Karena, anak-anak masih kecil-kecil, takutnya kalau direncanakan, malah pas hari H nya mereka nagih dan sedangkan diantara mereka, salah satunya ada yang kena sakit. Jadi, ya to the point aja, kemana mau pergi, ya jalan saja. Yang penting jalan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan setiap liburan dengan anak-anak, saya sengaja tidak membawa pengasuh maupun asisten rumah tangga. Hayo aja, dengan kondisi 4 anak (harusnya 5, tapi yang sulung sedang menuntut ilmu di luar kota), saya kerjakan sendiri dari mulai packing pakaian sampai menyiapkan segala macam konsumsi, perlengkapan 'spesial bocah' seperti susu, botol, diapers, mainan. Disini seni nya. Bahkan, saya menguasai beberapa trik, sehingga seandainya mereka rewel karena boring di jalan, bisa aman terkendali. Salah satunya, saya sengaja menyimpan mainan mereka di tas saya, dan mengeluarkannya satu persatu. Kalo sudah bosen dengan satu mainan, akan saya keluarkan mainan lainnya, dan begitu seterusnya. Tidak lupa, bantal dan selimut adalah hal yang paling penting dan tidak boleh ketinggalan dalam kamus liburan anak-anak saya. Selanjutnya, biarkan saja mereka bermain ala dunia nya selama berada di mobil, jangan dilarang. Ntar juga capek sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang, kondisinya akan seperti kapal pecah, selalu berantakan dan ribut. Berantem adalah hal yang biasa. Dengan begitu, masing-masing anak dapat belajar mencari solusi, mengalah, bekerjasama dan menyelesaikan masalah, sehingga bisa mencerdaskan emosi. Karena saya sudah terbiasa dengan anak banyak, jadi kondisi-kondisi ramai begitu saya nikmati saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Liburan kali ini, Insya Allah direncanakan menuju ke Jawa dan Bali. Selain berlibur, kebetulan saya ada kerjaan di Bali untuk beberapa waktu. Saya hanya mengajak 1 anak saya ke Bali. Karena, saya akan banyak kerjanya daripada berliburnya. Biar saja anak saya ikut menikmati dan menyaksikan apa yang akan dikerjakan oleh mamanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Biarkan saja anak-anak menikmati apa yang sedang terjadi pada masanya. Bermain, bermain dan bermain yang kemudian akan timbul suatu pelajaran yang tidak akan mereka dapatkan di sekolah. Kenalkan anak-anak pada alam, agar dapat menghargai ciptaan Allah. Ajarkan kepada mereka berhitung agar terbiasa berfikir logis dan biarkan anak berinteraksi dengan orang lain agar terbentuk sikap sportif.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-1151814293496122393?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/1151814293496122393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/1151814293496122393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/07/libur-tlah-tiba.html' title='Libur &apos;tlah tiba'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-7370914187869671857</id><published>2008-06-27T08:48:00.003+07:00</published><updated>2008-06-27T09:36:42.492+07:00</updated><title type='text'>Dalam hati saja</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya, saya termasuk orang yang paling tidak bisa menyimpan sesuatu dalam hati. Bukannya ember, selain hal itu bikin sesak, saya memang nggak bisa tahan. Hanya benar-benar close person saja yang bisa saya ceritain apa yang sedang terjadi dalam diri saya saat itu, kemarin dan entah kapan. Pokoknya, uneg-uneg atau apa saja, enak nggak enak yang tersimpan dalam hati, harus keluar as soon as possible. Tentu saja setelah melalui proses refleksi diri, nggak asal goblek. Biasanya, suami saya adalah orang pertama yang saya curhati.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhir-akhir ini, entah kenapa, saya tidak bisa. Diupayakan bagaimanapun, saya tetap tidak bisa. Sepertinya ada sekat yang dalam yang menghalangi saya untuk mencurahkan isi hati dan perasaan. Saya jadi males ngomong, nggak mau ambil pusing dan cenderung menyibukkan diri agar yang ada di hati bisa lewat dan lupa, nggak mau saya pikirin. Ujung-ujungnya, kepala saya jadi sering pusing, sulit tidur dan tampang saya terlihat amat lelah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang sih, yang terjadi adalah saya sangat (sok) sibuk mengerjakan apa yang kira-kira bisa dikerjakan. Positifnya, saya jadi produktif. Ide-ide baru bermunculan, ringan saja dan bisa di terima orang banyak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kadang, sesuatu hal yang tidak mengenakkan bisa memacu seseorang menjadi produktif. Pengalaman juga bisa menjadikan seseorang lebih tau dari yang sebelumnya tidak tau. Kematangan diri muncul akibat dari berbagai pengalaman yang dialami dalam hidup. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada beberapa hal yang saat ini benar-benar terpendam dalam hati saya. Semoga tidak menjadi karat. Saya sedang berusaha mencari titik terang solusinya. Tapi saya ogah-ogahan, karena ya itu tadi, saya nggak mau mikirin, tapi harus dipikirn. Saya harus tegar, meskipun harus berpura-pura. Dan yang terjadi, saya harus menyibukkan diri supaya yang tadinya harus dipikirin, saya nggak gitu mikir lagi. Tetap saja nggantung. Saya pun berkesimpulan, lebih baik diam daripada capek mikirin apa yang terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Haruskah egois?, haruskah benci?, haruskan mengeluh terhadap apa yang saya alami?. Kadang saya punya pikiran jahat, biar saja orang-orang yang menyakiti saya nanti suatu saat akan tersakiti. Bagaimana menilainya bahwa orang tersebut menyakiti saya?. Mungkin saja dia berbuat begitu karena perbuatan saya yang tidak menyenangkan?. Lalu, kenapa harus benci?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Biarlah saya simpan dalam hati saja. Just wait and see what will happen...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-7370914187869671857?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7370914187869671857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7370914187869671857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/dalam-hati-saja.html' title='Dalam hati saja'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-7956662941798108906</id><published>2008-06-24T20:54:00.004+07:00</published><updated>2008-06-24T21:36:53.333+07:00</updated><title type='text'>Inna ma'al 'usri  yusroo</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sesungguhnya setelah kesulitan, pasti ada kemudahan. Sama saja seperti anak sekolah, kalau mau naek kelas, harus ikut ujian dulu. Dan kalau mau dapat nilai tinggi, harus giat belajar. Dan agar giat belajar, harus pandai-pandai mengatur waktu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kejadian-kejadian tersebut, saat ini terkondisikan kepada saya. Ada rasa lelah, menghadapi ujian dan cobaan. Tapi ada juga rasa syukur dan senang ketika saya mendapatkan banyak "hadiah", dan itu datangnya langsung dari YANG DIATAS, yang sudah mendengar do'a-do'a saya selama ini. Saya adalah nominasi yang harus mendapatkan "hadiah", tapi sebelumnya harus melewati berbagai ujian dan rintangan. Kalau saya sabar dan berhasil menghadapinya, berarti saya "lulus".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau boleh nawar, saya maunya "lulus" dan dapat "hadiah", tapi saya nggak mau ujian. Capek. Karena ujian yang datang ke saya saat ini, bukan seperti saat sekolah dulu, yang kalau nggak faham dan nggak ngerti pelajaran, saya bisa nanya ke guru atau ibu. Ujian saya sekarang ini, benar-benar harus dihadapi sendirian, mencari solusi dan menikmati kesabaran ya sendirian juga. Suami, ortu, teman, hanya sebagai penggembira saja. Tidak banyak membantu. Karena, ini adalah ujian kehidupan, menyangkut batin, emosi dan -kalau boleh dibilang- tekanan. Semua itu adalah pelajaran hidup. Tidak pernah didapat di bangku sekolah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hidup berjalan layaknya air yang mengalir dari hulu ke hilir. Sepanjang perjalanan, akan ditemui batu, kotoran, pasir dan berbagai macam hambatan. Tapi, harus tetap mengalir, sampai tercapai ke tujuan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya sedang mendapatkan BANYAK "hadiah". Darimana?, yang pasti dari Yang DIATAS. Beberapa aplikasi saya untuk mengikuti course ke luar negeri, (Alhamdulillah) banyak disetujui. Dan itu datangnya bertubi-tubi, BUKAN silih berganti. Sampai, hampir saya menolak salah satunya. Teman saya komentar, "aneh deh lu, orang pada pingin dapet kesempatan seperti ini, malah lu yang udah jelas-jelas dapet kok nolak". Banyak juga yang komentar, "enak banget ya bisa liat negara orang secara gratis". BETUL,,,!!! enak kalau begini. Tapi... apakah mereka tau, sebelum saya mendapatkan semuanya itu, saya harus melewati ujian yang sangat-sangat berat?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena seringnya saya mengalami kejadian seperti itu, akhirnya ketika saya mengalami hal yang menurut saya adalah suatu "ujian", maka saya akan berbaik sangka bahwa setelah ini PASTI ada kenikmatan yang datang kepada saya. Dan ndilalah, perkiraan tersebut tidak pernah meleset. Saya pun menikmati ritme kehidupan seperti itu, walaupun sangat melelahkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jujur saja, sebenarnya saya KURANG BANYAK berdo'a kepada NYA. Tapi, kog DIA terus menerus memberi saya "hadiah" ya?. Gimana kalau saya banyakin do'a?, banyakin minta?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam hati saya juga bertanya, kenapa juga DIA ngasih "hadiah" setelah saya mendapatkan "ujian?". Apakah saya sudah pantas untuk mendapat nominasi seperti itu?. Saya masih banyak mengeluh, masih kurang bisa sabar dan masih terlalu lemah untuk menghadapi "ujian" hidup. Dan saya akan mudah sombong, berbangga diri dan angkuh ketika saya menerima "hadiah".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Inna ma'al 'usri yusro...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-7956662941798108906?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7956662941798108906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7956662941798108906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/inna-maal-usri-yusroo.html' title='Inna ma&apos;al &apos;usri  yusroo'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-576320733428900710</id><published>2008-06-16T15:58:00.004+07:00</published><updated>2008-06-27T09:43:46.326+07:00</updated><title type='text'>Yang muda, yang bergaya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Secara sering nonton tivi, akhirnya saya sering mengamati berbagai acara di tivi. Bukan hanya acaranya saja yang saya amati, tapi berbagai macam perkembangan informasi, tingkah laku, mode, gaya rambut, gaya bicara para artis muda yang tampangnya sering bermunculan di layar kaca. Saya lagi seneng merhatiin tingkah mereka yang dengan gaya dan ciri khas tertentu, mendominasi layar kaca.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Mana becek, ngga ada ojek",&lt;/em&gt; begitulah gaya bicara hot artis muda Cinta Laura. Dengan logat 'ke bule-bule an' (dan she's really bule). Entah karena memang gaya bicara dia modelnya begitu atau dibuat-buat secara dia artis, tapi saya seneng dengernya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada Giring Nidji, dengan gaya nyanyi nya yang loncat sana loncat sini, tapi saya suka. Memang, ngliat dia kayaknya bikin capek dan saya juga mikir sekaligus kasian, mau dapet duit aja kok pake loncat-loncatan gitu. Tapi itu memang gaya dia, fresh dan bisa bikin semangat. Saya suka. Ada juga gaya Ruben Onsu yang ceplas ceplos, walau cenderung kasar. Tapi dia bisa membuat segar suasana. Dan yang unik, gaya ala The Changcuters, gila abiiis. Tampangnya yang blo'on, bisa bikin orang menyangka bahwa mereka blo'on beneran...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sepertinya mereka punya tingkat ke-pede-an yang sangat tinggi. Nggak papa, bagus. Mereka bisa mengekspresikan apa yang mereka punya. Dan ndilalah, mereka bisa mendapat tempat di hati orang banyak. Sangat sulit untuk dapat ber-ekspresi, belum lagi demam panggung, nervous... wah, itu kendala utama agar bisa tampil di depan khalayak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari perspektif komunikasi, sebagai penyampai pesan, para artis dan aktor harus mempunyai kemampuan khusus agar pesan yang disampaikan bisa sampai dan diterima oleh khalayak. Bakat hanya sepersekian persen saja, karena kalaupun ada bakat tapi nggak pernah diasah, sama saja seperti pisau, akan jadi kethul. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya tidak pandai dalam menilai orang, saya hanya bisanya komentar saja. Padahal, paling sebel kalo dikomentari apalagi kalau menyangkut hal yang negatif. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada dasarnya setiap manusia diciptakan berdasarkan kodratnya.....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-576320733428900710?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/576320733428900710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/576320733428900710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/yang-muda-yang-bergaya.html' title='Yang muda, yang bergaya'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4630433040478136025</id><published>2008-06-15T17:51:00.003+07:00</published><updated>2008-06-15T18:40:47.242+07:00</updated><title type='text'>Apa yang saya cari?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Seminggu yang lalu, saya melakukan General Check Up, secara memang sudah lama saya nggak check up. Jum'at kemarin hasil nya sudah siap dan saya konsultasikan ke dokter. Alhamdulillah nggak ada yang serius pada hasil lab tersebut, hanya saja dokter memberi kesimpulan bahwa 'hati saya terlalu capek', eh?... So funny...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Hati anda terlalu capek, sebaiknya anda melakukan istirahat yang cukup. Istirahat disini bukan hanya dalam artian fisik, tapi cobalah anda mengistirahatkan pikiran anda, rileks, jangan ada sesuatu yang dijadikan beban", begitulah kata dokter. "Metabolisme tubuh anda tidak bagus karena sepertinya anda terlalu lelah", begitu lanjut dokter. Saya pun bengong, nggak nyangka akan mendapatkan penjelasan seperti itu. Hebat, bahwa 'hati yang capek', bisa terdeteksi sedemikian rupa. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya menyadari itu, menyadari bahwa ada yang lelah pada diri saya yang tidak pernah saya rasakan. Selama ini, saya selalu mengerjakan apa yang menjadi tanggung jawab dan pekerjaan saya, dan saya merasa enjoy, asyik, dan sangat nikmat apabila suatu pekerjaan itu berhasi dan sesuai target. Saya juga tidak pernah itungan, berapa rupiah yang akan saya dapatkan jika saya sedang mengerjakan sesuatu. Kalau mengasyikkan buat saya, akan saya lanjutkan, nggak ada pikiran macam-macam.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lalu, sebenarnya apa yang saya cari?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampai detik ini, tidak pernah saya dapatkan jawabannya, jawaban yang sesungguhnya. Saya hanya seseorang yang sangat biasa, yang tidak mau terlalu bermimpi untuk mengharapkan sesuatu yang muluk-muluk. Biarlah hidup saya ini mengalir seperti air dan udara, bermanfaat untuk semua orang. Alhamdulillah, sekarang saya sedang mendapatkan 'posisi nyaman' dalam siklus kehidupan. Jadi, biar saja 'kenyamanan' ini agar bisa dirasakan oleh orang-orang yang menyayangi saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampai kapan?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nggak tau... Saya hanya ingin bermanfaat untuk ummat, sesuai do'a orang tua saya, yang selalu bilang dalam do'a nya "semoga anak saya bisa bermanfaat untuk semua orang". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah yang saya lakukan selama ini adalah salah?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap orang pasti punya rasa tidak puas dan selalu ingin sempurna. Padahal, kesempurnaan hanyalah milik Allah. Kadangkala, ketika saya disalahkan orang, saya sedih. Itu manusiawi. Karena saya merasa melakukan semuanya, nggak itungan. Jadi kalo ada orang nggak menghargai apa yang telah saya kerjakan, pasti sedih. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terus, apakah saya merasa sudah melakukan semuanya dengan baik?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nggak juga, kalo saya sudah merasa baik, berarti nggak ada keinginan saya untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas diri saya untuk menjadi lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi, apa sesungguhnya yang saya cari?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Wa maa tasyaauuna illaa an yasyaa'allahu robbul 'aalamiin. &lt;em&gt;"Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam".&lt;/em&gt; (At Takwiir 29)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4630433040478136025?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4630433040478136025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4630433040478136025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/apa-yang-saya-cari.html' title='Apa yang saya cari?'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4840994274557815893</id><published>2008-06-09T19:35:00.003+07:00</published><updated>2008-06-10T00:13:51.001+07:00</updated><title type='text'>Adilkah ini cinta ?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Saya sedang senewen, mendapat kabar dari sekolah anak saya yang 'nun jauh disana', bahwa nilai rata-ratanya turun. Dan saya juga sedih ketika mendengar bahwa sakit yang diderita anak saya tak kunjung sembuh. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai seorang ibu, naluri saya langsung bereaksi, walaupun sedikit banyak diwarnai oleh emosi. Saya langsung protes kepada suami, agar anak kami untuk sementara dipulangkan saja dan jangan dipaksa meneruskan sekolahnya yang 'nun jauh disana', sampai dia benar-benar siap. Saya pun menghubungi anak saya, dengan nada kecewa, saya menyampaikan bahwa kalau tidak ada kemajuan dalam 3 bulan kedepan, lebih baik pulang saja. Jangan dipaksakan, toh menuntut ilmu bisa dimana saja dan kapan saja, "utlubil 'ilma minal mahdi ilallahdi". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata, baik suami maupun anak saya bereaksi negatif terhadap pernyataan saya tadi. Anak saya bilang ke papanya : "mama kok gitu sih, nggak mendukung mas, padahal mas kan pengen kayak papa dan ada temen mas yang lebih parah tapi mamanya nggak nyuruh pulang". Suami saya pun tak kalah keras, dia malah menuduh bahwa saya "menggembosi" dan bukannya malah mendukung. Astaghfirullah...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya langsung protes atas tuduhan-tuduhan itu. Demi Allah, tidak ada sedikitpun maksud saya untuk melakukan aksi "boikot" atas pilihan anak saya untuk studi. Bagaimanapun, yang namanya orang tua, ingin agar anak-anaknya menjadi lebih baik dari orang tuanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai seorang ibu, dimanapun berada, pasti mempunyai perasaan yang sangat peka terhadap kejadian apapun yang menimpa anak-anak. Begitupun saya, ketika mendapat laporan yang kurang baik tentang anak-anak, naluri keibuan akan secara refleks tersirat dalam benak pikiran. Saya pikir, sangat wajar apabila saya sampai mengungkapkan protes tentang ketidaknyamanan anak saya tersebut. Ini dilakukan karena saya sayang dan cinta sama anak saya. Tapi, kenapa mereka (anak saya dan papanya) tidak memahami rasa cinta yang saya miliki?. Haruskah mereka memaksakan bahwa hanya cinta mereka saja yang bisa dirasakan?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adilkah ini cinta?.....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Harusnya mereka bisa memahami perasaan saya sebagai seorang ibu. Karena hanya CINTA dan DO'A yang saya punya untuk kebaikan semua orang yang saya cintai dan sayangi. Tapi, apakah mereka (orang-orang yang saya cintai dan sayangi) merasakan akan hadirnya cinta tersebut?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adilkah ini cinta?.....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4840994274557815893?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4840994274557815893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4840994274557815893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/adilkah-ini-cinta.html' title='Adilkah ini cinta ?'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8329955663007632575</id><published>2008-06-07T21:22:00.005+07:00</published><updated>2008-06-27T09:37:08.284+07:00</updated><title type='text'>Masih ada orang baik (lagi...)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Setelah kejadian "kesenggol maut" seminggu yang lalu, saya terus menerus istighfar. Kejadian tersebut membukakan mata saya, bahwa ternyata masih ada orang baik di dunia ini, khususnya di Ibukota Jakarta. Saya nggak nyangka... Entah karena saya nya yang selalu su'udzon atau aware, sehingga saya sering nggak percaya sama orang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampai detik ini (dan sampai kapan?), saya nggak tau dan nggak kenal siapa orang baik, yang ngeboncengin saya pakai motor, menghalau kemacetan Jakarta menuju RS Medistra dan menjadikan saya (Alhamdulillah) masih bisa bernafas sampai saat ini. Disamping rencana dan takdir Allah, kalau nggak ada 'orang yang baik hatinya itu', nyawa saya pasti sudah melayang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kenapa saya langsung menilai bahwa orang itu adalah orang baik?. Bayangkan saja, dalam kondisi macet, saya yang bermobil, tiba-tiba membuka kaca dan tanpa basa-basi meminta tolong kepada pengendara motor yang ternyata 'orang yang baik hatinya itu', "pak... tolong... saya sesak nafas". Orang itu, dengan menggunakan helm tertutup dan penutup hidung, langsung saja mengiyakan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kenapa ya?, siapa dia?......... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Padahal, pada masa sekarang ini, banyak cara yang dilakukan orang jahat untuk mencelakai korbannya. Tapi, 'orang yang baik hatinya itu' secara spontan langsung mengiyakan permintaan saya... Subhanallah wa Alhamdulillah... dan terimakasih bahwa dia juga telah menganggap saya sebagai orang baik sehingga dia mau menolong saya. Seandainya saja dia menyangka bahwa saya orang jahat, pasti dia akan menolak menolong saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Siapapun dia, saya hanya bisa mendo'akan setiap saat. Dan saya pun berani menjamin bahwa dia akan mendapatkan sorga, karena dia telah membuktikan kepada saya bahwa masih ada orang baik......&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8329955663007632575?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8329955663007632575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8329955663007632575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/masih-ada-orang-baik.html' title='Masih ada orang baik (lagi...)'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8980914598300855007</id><published>2008-06-05T22:33:00.006+07:00</published><updated>2008-06-07T21:20:18.768+07:00</updated><title type='text'>Timeless</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saya sedang menikmati sore, di sebuah perumahan kampung, dipinggir sawah di suatu daerah di pinggiran &lt;?xml:namespace prefix = st1 ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" /&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; berjarak sekitar 150km dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Angin sepoi-sepoi membelai dari dua pohon mangga yang berdiri kokoh di di hadapan saya. Nikmat, sungguh nikmat. Sementara bocah-bocah berlarian di lapangan rumput yang terhampar, dedaunan beterbangan mewarnai kegembiraan para bocah. Penjual bakso, somay, mie ayam, es tungtung, gethuk lindri, juga ikut meramaikan suasana…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Secangkir teh cap Tjatoet manis hangat dan singkong rebus gula jawa, menemani saya saat ini. Udara terasa segar, walaupun sedikit banyak debu beterbangan, mampir di kening saya. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; tetangga melakukan aktivitas rutin, menyiram tanaman, menyuapi bayi, memberi makan ayam… Sungguh alami…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saya pun terbuai, terlena dalam alunan suasana… Walaupun rumah saya di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; berhalaman rumput sangat luas dan pepohonan besar nan rindang menghiasi, tapi saya tidak pernah merasakan sedamai seperti saat ini. Suasana metropolitan telah mendominasi lingkungan kehidupan saya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Di hadapan saya, beberapa saudara sedang asyik bercerita tentang&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;aktifitas sehari-hari mereka. Saling berbantah, bercanda, mengolok, mengejek. Berbeda sekali dengan rutinitas saya sehari-hari. Sepulang kantor, saat hendak bersantai, alarm berdering, mengingatkan saya akan berbagai hal yang akan dikerjakan dan harus diselesaikan. Belum lagi telepon dari rekan dan kerabat yang hanya just to say hello atau teman yang menyiarkan hot gossip… &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aaah… kapan?, kapan saya akan mengalami waktu seperti saat ini ketika nanti saya kembali ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;?.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berusaha menikmati apa yang sudah digariskan Allah, adalah bentuk mensyukuri nikmat. Ketika seseorang tidak mampu bersyukur, berarti nikmat sudah dicabut dari dalam dirinya…&lt;?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8980914598300855007?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8980914598300855007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8980914598300855007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/timeless.html' title='Timeless'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-2125981288446190127</id><published>2008-06-04T21:29:00.002+07:00</published><updated>2008-06-04T22:06:21.378+07:00</updated><title type='text'>Kesenggol maut</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Saya baru saja mengalami kejadian yang sangat mengerikan.............&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hari Kamis kemarin, ketika saya mengantar suami ke dokter gigi di daerah Pluit, tiba-tiba di tengah-tengah jalan tol daerah Tebet, saya terserang sesak nafas hebat. Leher saya seperti tercekik, seperti ada yang mengalungkan rantai yang sangat besaaar... Sumpah, saya sesak nafas. Belum pernah saya mengalami kejadian seperti ini sebelumnya. Dan, saya tidak punya riwayat penyakit asma, jantung, paru-paru dan sejenisnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Astaghfirullah. Subhanallah. Saat itu, saya rasanya mau mati. Demi Allah. Alhamdulillah, rupanya Allah masih mengizinkan saya untuk hidup, untuk bernafas.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika mengalami sesak nafas, berjuta bayangan menari-nari di benak saya. Ada yang berkelebat menunjukkan dosa-dosa saya, dan ada juga sekelumit yang memperlihatkan kebaikan-kebaikan saya. Dan saya sadar, benar-benar sadar, sangat dekat dengan maut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika perlahan nafas melambat, berjuta tanya dalam benak saya : "inikah saatnya?", "oh, rasanya begini?", "wah, lha mbok jangan sekarang", "aduh sakiiit", "saya belum siap"... Lalu kemudian gelap.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kepanikan melanda saya dan suami pada waktu itu. Apalagi kejadian tersebut di dalam mobil yang sedang melaju kencang di tengah jalan tol pada waktu sore hari yang tentu saja dalam keadaan macet. Tengok kanan kiri, tidak ada yang bisa membantu. Kami pun minggir di tepi jalan tol. Pak polisi dan petugas patroli pun tidak banyak membantu. Mereka pasti juga bingung apalagi melihat saya klojotan sambil memegangi leher.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Walhasil, atas bantuan pak polisi, mobil kami berhasil keluar dari jalan tol. Keadaan masih sangat panik dan mencekam. Jalanan pun macet sangat total, tidak bergerak. Begitupun motor. Tiba-tiba, karena saking paniknya, saya mencegat seseorang pengendara motor yang tidak saya kenal. Saya langsung membonceng dan mengatakan bahwa saya dalam keadaan sesak nafas, tolong antar saya ke RS terdekat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk kesekian kalinya saya kesenggol maut. Bayangkan saja, dalam keadaan sesak nafas akut, rawan bagi saya untuk pingsan, dan memang saya sangat menahan keadaan itu. Karena saya sadar, kalau terjadi, saya pasti akan terjatuh dari motor. Kemudian, kalau saya terjatuh, badan saya pasti akan tertabrak dan terlindas kendaraan-kendaraan yang berlalu lalang di jalanan, dan akhirnya saya akan menjadi "mayat tak dikenal" karena saya tidak membawa identitas apapun. Astaghfirullah... dan kemudian saya pingsan beneran setelah sampai di UGD Medistra...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kisah diatas betul-betul saya alami dan sampai menimbulkan trauma yang sangat besar. Hingga saat ini, saya trauma naik mobil di jalan tol dan saya sangat ketakutan melihat kemacetan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau seandainya Allah benar-benar mencabut nyawa saya pada saat itu... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk lebih mengingatNYA, untuk lebih banyak berbuat baik, menjaga sholat, berbuat amal kebajikan, selalu berdzikir, mengurangi maksiat dan sebagainya.......&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-2125981288446190127?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/2125981288446190127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/2125981288446190127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/kesenggol-maut.html' title='Kesenggol maut'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-7416933823342726359</id><published>2008-06-02T23:14:00.008+07:00</published><updated>2008-06-03T06:25:23.945+07:00</updated><title type='text'>Mencari Ikhlas (sebuah refleksi dari perjalanan umroh...)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dear All... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alhamdulillah bisa posting lagi secara beberapa waktu bealakangan ini, saya sangat (sok) sibuk. Dan mohon ma'af kalo saya baru sempat share oleh-oleh umroh sekarang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alhamdulillah, perjalanan umroh saya kemaren, lancar dan penuh berkah, berkat do'a semuanya. Saya menemani ibu dan kakak, dan kebetulan juga (Alhamdulillah) jama'ah berjumlah lumayan banyak (47orang). Status saya sih sebenernya hanya sebagai penggembira saja untuk para jama'ah. Kan 'Sampoerna Hijau, Nggak Ada Loe Nggak Rame'.... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya ada sesuatu yang masih mengganjal pada diri saya, soalnya kenapa saya tiba-tiba umroh. Rencana tersebut pada awalnya, niatnya nemenin para ustadz syuyukh yang akan dauroh di Mesir. Tapi berhubung terganjal urusan visa dan financial, saya batalkan mendampingi mereka ke Mesir. Dan, seharusnya juga saya membatalkan umroh, tapi kok kenapa saya tetap berangkat umroh juga. Sure, mungkin suami saya juga bingung, kenapa kog saya tiba-tiba berangkat umroh (yang harusnya tidak jadi karena para ustadz juga tidak jadi umroh)... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Just to let u know, bahwa setiap umroh, saya selalu mempunyai TEMA dan TARGET apa yang akan saya capai setelahnya. Untuk umroh kali ini SAYA MENCARI IKHLAS... Kebetulan ibu saya bersedia untuk ikut dalam umroh kali ini. That's it, ini merupakan jalan saya/media saya agar saya bisa MENEMUKAN IKHLAS yang selama ini saya cari-cari. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ikhlas dalam hal ini, saya tujukan bukan dalam artian materi. Bukan... Alhamdulillah, selama masih diberi rezeki oleh Allah, saya tidak itungan untuk memberi (dalam bentuk materi) dalam bentuk zakat, infaq, sodaqoh. Saya ikhlas untuk masalah yang begituan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ikhlas yang ingin saya temukan adalah IKHLAS DALAM PERBUATAN. Sampai saat sebelum saya umroh, saya masih belum ikhlas kalau ada yang menyakiti saya, berbuat yang tidak baik terhadap pondok (secara hati saya udah nyangkut sama pondok ini), orang-orang yang tidak mendukung pondok, mbalelo, angel dikandani dll... Pasti, pasti saya akan NGAMUK bagaimanapun caranya bila menjumpai hal itu. Beda banget sama suami saya yang sangat tenang dalam menjumpai dan menghadapi permasalahan yang ada. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan, saya uji keikhlasan -dalam perbuatan- dengan mendampingi ibu saya kemaren pada waktu umroh. Saya terkenal tidak telaten untuk mengurus hal-hal ribet yang menyangkut ibu saya (mendorong kursi roda, mengganti perban lukanya, memakaikan kaos kaki dll), mengingat saya sudah 'terpisah' dari beliau sejak lulus SMP. Kakak dan adik-adik saya yang setiap hari mendampingi ibu, juga langsung memvonis bahwa saya tidak akan telaten ngurusi ibu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi, apa yang terjadi... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada hari Jumat pertama di Madinah, saat itu ibu saya sangat ingin untuk sholat Jum'at di Masjid Nabawi. Padahal keadaan sangat panas dan waktu kurang dari 1 jam menjelang Jum'atan. Saya sudah sangat pesimis untuk mendapatkan tempat di dalam masjid (mengingat ibu saya menggunakan kursi roda dan perlu pintu khusus). Ternyata benar... kami tidak bisa masuk dan terhenti di pintu masuk. Saya sedikit agak gusar, bagaimana ini, ibu enak bisa duduk di kursi roda, lha saya? ngalamat harus berdiri... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;TIBA-TIBA, seorang perempuan Maroko yang duduk di depan saya, mengambil sajadah saya dan menggelarnya disamping kursi roda ibu, dan orang Maroko tersebut lebih memilih berdiri. Dengan menggunakan bahasa inggris patah-patah, dia menyatakan bahwa 'you are able to seat beside yor mom and i will stand up to hear the khatib'. SAYA MENANGIS............. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan ketika hendak keluar selesai sholat Jum'at, orang berdesak-desakan karena pintu masuk khusus untuk wheelchair. Kaki saya udah kesenggol kursi roda yang lain, dan badan saya terpental gak karuan menahan ibu. Kursi roda ibu saya tidak bisa maju dan mundur karena penuh sesaknya orang. Ketika saya bilang bahwa saya mau keluar, orang-orang malah pada bilang "ruh dakhiil ruh dakhiil", karena memang posisi kursi roda ibu menghadap ke pintu masuk. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekali lagi TIBA-TIBA, dua orang perempuan kulit hitam, menarik dan mengangkat kursi roda ibu saya sehingga menghadap ke pintu keluar dan mereka menghalau orang-orang di depan saya agar menyingkir karena kursi roda mau lewat. SEKALI LAGI SAYA MENANGIS........ &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Siapa mereka???, Malaikat kah???. Ibu pun memeluk saya, dan mengingatkan bahwa 'MEREKA MENGGAMBARKAN IKHLAS YANG SEDANG KAMU CARI'.... dan untuk kesekian SAYA MENANGIS... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam artian begini ; siapa saya ke mereka?, teman bukan, sodara bukan, kenal aja enggak... lha kok mau-maunya memberi kemudahan kepada saya?. TERUS, SAYA KEMANA AJA???... Sementara saya hidup di lingkungan yang mengenal, menyayangi, melindungi, mengasihi saya, KOK SAYA NGGAK MAMPU BERBUAT SEPERTI ITU? KOK SAYA MASIH NGGAK BISA IKHLAS BERBUAT???, KEMANA AJA SAYA SELAMA INI???......... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sering saya berdo'a : &lt;strong&gt;&lt;em&gt;"allahumma habbib ilayya al iimaan wa zayyinhu fii qolbii, wa karrih ilayya al kufro wal fusuuqo wal 'ishyaan, waj'al lii minarroosyidiin..."&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Tapi kok 'si Rosyid' nggak nyampe-nyampe ke saya. Malah justru 'si Ishyan' yang sering berkelebat dalam hati saya, dan itu yang menyebabkan saya sering su'udzon dan akhirnya nggak ikhlas... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Well... semoga apa yang saya cari selama ini, bisa saya dapatkan dan secepatnya bisa diaplikasikan dalam kehidupan, mengingat bahwa saya selalu dikelilingi oleh berbagai masalah yang menuntut keikhlasan saya... &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-7416933823342726359?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7416933823342726359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7416933823342726359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/mencari-ikhlas-sebuah-refleksi-dari.html' title='Mencari Ikhlas (sebuah refleksi dari perjalanan umroh...)'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4403598396475646139</id><published>2008-06-02T22:40:00.003+07:00</published><updated>2008-06-04T18:46:51.683+07:00</updated><title type='text'>Tulus</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa minggu yang lalu, saya menyempatkan mudik untuk menjenguk adik saya yang baru melahirkan. Berbondong-bondong sanak family, kerabat, rekan kerja, teman sejawat, teman sepermainan, tetangga, baik tua maupun muda, silih berganti untuk menjenguk new baby born. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada yang sekedar membawa sekantong keripik pisang, sekaleng biskuit, perlengkapan bayi, sampai sekantong detergent dan pewangi baju bayi. Wajah para penjenguk pun menyiratkan kegembiraan dan bergantian mengucapkan selamat ke orang tua si bayi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada yang menarik buat saya, untuk apa mereka datang silih berganti, padahal ada yang hanya bersatus teman&amp;amp;tetangga, tidak ada hubungan darah maupun ikatan keluarga. Ya, walaupun tidak ada ikatan apa-apa, tapi mereka datang secara TULUS. Saya yakin, tidak ada maksud tertentu atas kedatangan mereka, hanya karena merasa kenal dan juga ikut merasakan suka cita atas kehadiran anggota baru.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;TULUS... itu yang TIDAK PERNAH saya jumpai lagi sejak saya meninggalkan kampung halaman, semenjak saya jadi istri 'seseorang', dan semenjak saya hidup di kota metropolitan. Arti kata TULUS yang sebenarnya, sudah hilang dari kehidupan saya. Dan saya sangat sadari itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sering orang bilang : "TULUS IKHLAS". Bagi saya, dua kata tersebut sangat berbeda maknanya walaupun seringkali diucapkan secara bergandengan. TULUS adalah, memberi atau menerima sesuatu TANPA PAMRIH, TANPA MENGHARAPKAN balasan. Dan tulus tercipta dari IKHLAS. Sedangkan IKHLAS adalah, memberi atau menerima sesuatu secara sadar yang timbul dari dalam hati.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;SO?...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sudah jarang sekali saya menjumpai orang-orang yang tulus itu. Mereka ikhlas, tapi belum tentu tulus. Banyak sekali pemberian-pemberian yang selama ini saya terima. Alhamdulillah semua itu rezeki saya. Tapi, saya juga bingung ketika 'si A' memberikan sesuatu kepada saya (barang atau jasa), pasti dibelakangnya ada maksud tertentu yang ditujukan untuk saya maupun suami. "Titip anak saya ya Bu, Pak". Itu kata-kata yang sering saya dengar. Apalagi, status dan posisi saya sangat mendukung untuk dibegitukan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kadang saya kangen untuk 'tidak menjadi siapa-siapa'. Karena terus terang, menerima sesuatu tanpa ketulusan dari si pemberi, sangat membebani. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nikmat sekali hidup ini apabila setiap orang dapat memahami dan mengerti arti kata TULUS yang sesungguhnya.....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4403598396475646139?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4403598396475646139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4403598396475646139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/tulus.html' title='Tulus'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8932596540215295493</id><published>2008-06-02T22:17:00.002+07:00</published><updated>2008-06-02T22:24:58.847+07:00</updated><title type='text'>Sikap tidak pernah puas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pada awalnya hati manusia memang susah untuk merasa puas. Walaupun sudah memiliki sepuluh peti emas, seseorang itu masih mau lagi yang kesebelas. Apabila dia sudah mempunyai sebelas peti emas dia mau lagi yang keduabelas dan begitulah seterusnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Baikkah sikap seperti ini?. Dari aspek motivasi, tidak ada salahnya. Sebab bersikap maju merupakan sikap yang diperlukan untuk menjadi kaya dan karena Islam tidak pernah menghalangi umatnya menjadi kaya. Dengan alasan dengan adanya harta yang banyak memudahkan seseorang itu menyalurkan sebagian daripadanya ke jalan-jalan kebaikan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi, dalam mengarungi kehidupan, tidak salah seseorang itu bermewah-mewah asalkan kemewahan tidak menjadikan seseorang lupa untuk tujuanagama. Meskipun sederhana itu lebih dituntut, namun bermewah-mewah dalam ruang lingkup yang dibenarkan, berusaha sesuai dengan kehidupan sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang, kadang-kadang penilaian dan penghormatan manusia terhadap kita bergantung kepada apa yang kita punya, pangkat yang kita sandang, mobil apa yang kita miliki, seberapa besar rumah yang kita tempati, kawasan mana kita tinggal, keahlian apa yang kita punya dan sebagainya.. .&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kehidupan kapitalisme dan materalisme sekarang telah meletakkan apa yang kita miliki sebagai asas penghormatan manusia terhadap kita. Maka tidak salah kalau kita memiliki segala-galanya asalkan kita tidak lupa diri, tidak berubah dan masih meletakkan TUHAN sebagai Pemilik kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ujian paling berat bagi seorang yang kaya ialah ; jatuh miskin atau kehilangan hartanya yang paling disayangi. Ketika inilah kesabaran akan diuji. Kalau tadi Islam membenarkan sikap tidak puas sebagai pendorong untuk manusia terus berusaha, sekarang Islam melarang sikap tidak puas hati karena ditimpa ujian. Sikap yang patut ditunjukkan ialah bersyukur kepada ALLAH karena memberi peluang untuk memperbaiki diri. Setiap ujian tentunya beralasan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam menjalani ujian dengan baik, kekurangan harta maupun yang melibatkan kehidupan, tidak ada perkataan lain yang boleh diucapkan melainkan 'Sabar' dan 'Ridha'. Hanya dua perkataan inilah yang bisa menyelamatkan seseorang dari murkai ALLAH. Dimurkai berarti berdosa, dan dosa kalau tidak dibasuh dengan taubat, jawabannya Neraka. Di antara tanda bersyukur ialah sentiasa sabar dan teguh iman menerima ujian ALLAH.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sikap yang berlawanan dengan ini ialah sifat tamak untuk memiliki semuanya sampai mengambil hak orang lain. Orang begini akan semakin kufur apabila diberi nikmat, apalagi tatkala ditimpa musibah. Dia akan mudah menyalahkan takdir dan menyalahkan TUHAN. Ingat janji ALLAH, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti KAMI akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (Ibrahim, 7).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bandingkan dengan kita, baru memiliki harta sedikit saja sudah merasakan tidak berpijak di bumi ALLAH. Kadang-kadang hanya karena sebuah mobil yang belum bisa dikatakan 'mewah', kita sudah sombong. Ingatlah kekayaan ALLAH menyangkut apa yang ada di bumi dan di langit.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi, marilah kita pandai-pandai mensyukuri nikmat yang telah diberikan ALLAH kepada kita. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8932596540215295493?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8932596540215295493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8932596540215295493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/06/pada-awalnya-hati-manusia-memang-susah.html' title='Sikap tidak pernah puas'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4368463918621573848</id><published>2008-05-23T09:13:00.003+07:00</published><updated>2008-06-02T22:11:20.070+07:00</updated><title type='text'>Dare</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tanpa bermaksud meniru kata-kata dari seorang ketum parpol, "hidup adalah perbuatan"... Bagi saya, itu benar dan akan lebih benar apabila "hidup adalah sebuah tantangan".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Can you take a dare?...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Siapa saja yang menjalani hidup, pastilah harus berani berkata bahwa hidup adalah sebuah perbuatan yang penuh dengan tantangan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap perbuatan, harus disertai dengan tanggungjawab. Dan setiap tantangan, harus dihadapi dengan berani. Berani Hidup, Tak Takut Mati. Takut Hidup, Mati Saja.&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4368463918621573848?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4368463918621573848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4368463918621573848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/05/dare.html' title='Dare'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-6694660365004453085</id><published>2008-04-22T20:01:00.002+07:00</published><updated>2008-04-22T20:05:29.907+07:00</updated><title type='text'>Pantang menyerah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pribadi pantang menyerah (tangguh) adalah tidak lain sebutan bagi pribadi yang tidak merasa lemah terhadap sesuatu yang terjadi dan menimpanya. Pribadinya menganggap sesuatu yang terjadi dari segi positif. Tidak berhasil menyelesaikan suatu permasalahan, tidak membuat seseorang dikatakan gagal, karena orang yang tidak berhasil untuk pertama kali bisa mencoba lagi untuk kedua kalinya, dan orang yang gagal kedua kali bisa mencoba lagi untuk ketiga kali, sampai ia berhasil. Tetapi patah semangat yang muncul karena tidak berhasil menyelesaikan suatu permasalahan bisa membuat seseorang gagal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menjaga konsistensi kegigihan dan pantang menyerah sama artinya seperti kita pergi mencari rahasia sukses dari orang-orang tersukses yang kita kagumi. Hidup ini mengajarkan kepada kita semua untuk selalu melintasi semua medan perjalanan tanpa pernah mengeluh apa lagi putus asa terhadap situasi dan kondisi yang kita temukan di medan perjalanan tersebut. Konsistensi semangat juang harus selalu terpelihara dalam situasi dan kondisi apa pun, sebab hanya itu yang bisa membangkitkan kita dari setiap keterpurukan yang kita alami selama perjalanan hidup kita dalam mengejar mimpi, cita - cita, dan harapan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sifat gigih dan pantang menyerah adalah sebuah wujud kepribadian seseorang yang tanpa rasa bosan bangkit dari satu kegagalan ke kegagalan lain dan akhirnya mencapai sukses dan keberhasilan. Rajin dan Pantang Menyerah adalah sepasang sifat dasar yang harus dimiliki seseorang untuk sukses dan berhasil mencapai apa yang dicita-citakan serta mencapai sesuatu yang diperjuangkan. Seseorang yang gigih, rajin dan pantang menyerah adalah seseorang yang memiliki daya imajinasi dan kreatifitas yang tinggi karena dengan kedua daya itu, dia senantiasa berusaha memberi berbagai jawaban atas keragaman tantangan yang dihadapinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam setiap usaha mengejar mimpi dan harapan, ada-ada saja cobaan yang akan kita alami, semua itu untuk menguji keteguhan hati serta kesiapan kita untuk naik ketingkat yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kita tidak boleh terlalu bernafsu, terlalu ambisius, terlalu terburu-buru, ataupun selalu tak sabar. Kalau kita terlalu berambisi dan bergerak maju secara membabi buta tanpa perduli kepada pengendalian resiko, kita akan selalu buta untuk melihat apa yang diberikan Tuhan sepanjang perjalanan hidup kita dalam upaya menemukan mimpi dan harapan. Hak kita untuk mempercayainya, tapi saya sendiri sangat yakin bahwa Tuhanlah yang telah menciptakan semua naskah cerita untuk kita lakoni secara sempurna dan untuk itu kita harus melatih diri melalui segala kebaikan, agar mampu memahami semua isyarat-isyarat dari Sang Pencipta secara optimal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa tips yang menurut saya dapat membuat/mempertahankan semangat juang :&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau kita mempunyai kecenderungan mudah menyerah, maka langkah pertama yg paling penting adalah mengakui kelemahannya itu. Dengan menyadarinya, kita akan lebih siap untuk memperbaikinya.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Motivasikanlah diri kita untuk mengembangkan sikap pantang menyerah. Sikap ini diperlukan untuk meraih keberhasilan dalam hidup. Orang yg mudah menyerah, frustasi dan mudah putus asa adalah orang yg gagal.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Arahkan mata kita pada tujuan, bukan pada hambatan. Bila kita memandang pada tujuan, maka hambatan tidak akan menakutkan. Tapi sebaliknya, bila kita terfokus pada hambatan, kita akan mudah kehabisan daya juang.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beranilah mengambil resiko namun dengan perhitungan yg mantap, hadapi dan alamilah pengalaman dan petualangan baru. Keberanian yg benar bukan berarti seperti orang yg terjun bebas ke jurang, tapi seperti orang yg menuruninya setahap demi setahap dengan persiapan yg matang. Kalau kita tidak berani mengambil resiko, tentu saja Anda berada pada tempat yg aman, namun kita tidak akan berkembang.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hadapilah semua tantangan dengan penuh keberanian. Anggaplah tantangan sebagai "Sparing Partner" yg akan membuat kita semakin kuat, bukan sebagai raksasa yg menelan kita. Semakin banyak tantangan, semakin berani menghadapinya, maka semakin terbentuk karakter yg kuat.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa kita tidak akan berhasil bila pada usaha kita mengalami kegagalan. Belajarlah dari kegagalan itu agar didapat gambaran yg lebih baik lagi.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teruslah berusaha, ambillah segala kesempatan yg ada, karena kesempatan itu tak datang untuk kedua kalinya, tidak ada pendobrak kegagalan yg sekuat nilai "kegigihan dan pantang menyerah". Ingatlah filsofi air yg bisa melubangi batu dengan tetesan yg terus-menerus.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Imbangi kegigihan kita dengan pemikiran yg kreatif. Bila perjalanan kita terhalang oleh batu cadas, kita tidak perlu membenturkan kepala untuk membuktikan bahwa kita pantang menyerah. Berhentilah sejenak dan pikirkanlah bagaimana cara mengatasinya. Carilah jalur alternatif!.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jangan terpengaruh oleh kegagalan orang lain, tapi biarlah keberhasilan orang lain memotivasi kita. Belajarlah dari kegagalan dan kesalahan orang lain tanpa harus mengalaminya sendiri. Dengan cara itu kita menghemat banyak sekali waktu dan energi yg sangat berharga.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kita seharusnya tidak menjadi pesimis dan berserah diri. Kita harus optimis dan selalu berusaha untuk mencapai yang terbaik dalam hidup ini. Sehingga untuk menjadikan pribadi pantang menyerah dan tangguh, 90% orang yang merasa gagal sebetulnya belum tentu gagal, hanya saja mereka cepat menyerah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semangat adalah makhluk yang tidak konsisten, dan dia bisa membuat kita terlalu berlebihan dalam bersikap atas sebuah peristiwa yang menguntungkan, atau pun atas sebuah peristiwa yang merugikan. Dia pun bisa menghanyutkan kita bersama emosi negatif, atau membangkitkan kita bersama emosi positif. Namun pada akhirnya semangat tergantung kepada sikap kita, meski semangat sangat berfluktuasi, dia akan mengikuti kemauan kita, bila kita mampu memahami pola fluktuasinya yang konsisten.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi, jangan pernah menyerah jika menghadapi tantangan dalam menggapai mimpi. Asah diri dan mental kita, karena yakin kita mampu. Abaikan setiap kesulitan dan hambatan. Maju terus demi meraih cita-cita. Ketika kita bisa mengalahkan rasa ingin menyerah atau putus asa, pasti kita telah membuka satu kemungkinan untuk bisa menggapai mimpi/sukses kita. Jadi pelihara dan teruskan semangat pantang menyerah, karena semangat pantang menyerah adalah langkah awal kita untuk menggapai mimpi atau sukses.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Kegagalan adalah guru kita, bukan penghambat kita, kegagalan hanyalah keberhasilan yang tertunda, bukan kekalahan. Dan obat dari kegagalan adalah gigih dan pantang menyerah".&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-6694660365004453085?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6694660365004453085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6694660365004453085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/04/pantang-menyerah.html' title='Pantang menyerah'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4525587695749903876</id><published>2008-04-11T10:22:00.003+07:00</published><updated>2008-04-11T11:51:28.393+07:00</updated><title type='text'>Mimpi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hidup ini seperti mimpi. Sepertinya baru kemaren saya di lahirkan, dan masih teringat jelas di benak saya ketika beberapa puluh tahun yang lalu, ibu saya pagi-pagi secara rutin menyiapkan seragam merah putih, menggoreng nasi dan menghidangkannya untuk sarapan pagi saya beserta adik-adik. Dan, kemudian mengantarkan kami sampai pintu depan rumah untuk selanjutnya kami di antar abang tukang becak menuju sekolah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rutinitas seperti itu sekarang terjadi kepada saya. Setiap pagi, "seharusnya" saya melakukan ritual tersebut. Saya sadar, saya belum melakukan se sempurna yang ibu saya lakukan. Sepertinya saya masih bermimpi bahwa hidup ini berlangsung begitu cepat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa hari lalu, saya menjenguk adik saya yang baru melahirkan. Bayi mungil itu, memang di ciptakan oleh Tuhan untuk hidup di dunia sekarang ini, tidak kemaren, tidak tahun lalu. Bahwa kehidupan yang akan datang, sudah direncanakan oleh NYA. Apapun dan bagaimanapun keadaannya, Tuhan sudah mendesign. Akan beratkah?, rumitkah?. Dan, sepertinya bayi yang baru dilahirkan sekarang ini, akan mempunyai mental yang lebih kuat. Tidak seperti saya, yang sepertinya rapuh, mudah mengeluh dan kentara sekali tidak siap menghadapi hidup karena saya merasa seperti masih mimpi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apabila saya tidak dikelilingi oleh orang-orang yang mencintai dan men support saya, mungkin saya sudah hanyut kemana tau, ke arah yang tidak jelas. Apapun yang saya jalani, sepertinya kok salah, tidak pernah beres. Karena saya masih bermimpi...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan sepertinya hidup saya di dominasi oleh keasyikan saya menikmati mimpi. Apalagi, mimpi-mimpi yang datang ke saya, sangat variatif bentuknya ; baik, buruk, menyenangkan, menyedihkan... yang kesemuanya itu sangat-sangat saya nikmati. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman saya menganggap, hidup saya sudah terlalu enak. Itu karena saya sedang diliputi mimpi baik. Ada juga yang bilang, hidup saya sangat menyedihkan, itu karena ketika saya sedang diliputi mimpi buruk. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Merealisasikan mimpi, tidak semudah yang dibayangkan. Bahwa untuk mencapai mimpi, harus selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik. Setiap kali ada sandungan yang membuat diri jatuh, jangan terus dipelihara. Sebaiknya, berusaha untuk selalu menjadi baik dengan menciptakan perubahan. Dan perubahan itu tidak menjamin tercapainya perbaikan, tetapi tidak ada perbaikan yang bisa dicapai tanpa perubahan......&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4525587695749903876?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4525587695749903876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4525587695749903876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/04/mimpi.html' title='Mimpi'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-7019944071080224808</id><published>2008-04-06T18:45:00.002+07:00</published><updated>2008-04-06T20:05:06.973+07:00</updated><title type='text'>Get married</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa kawan sedang rajin konsultasi ke saya tentang pernikahan. Mendadak saya beralih profesi jadi konsultan pernikahan. Yang paling sering ditanya adalah, bagaimana cara pertama kali menghadapi keluarga si calon, mengingat menikah bukan hanya menyatukan dua hati, tapi juga menyatukan dua keluarga.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cinta adalah urusan hati, manusia tidak punya kuasa terhadapnya. Hati berada di genggaman tangan Tuhan, dan akan diperlakukan sesuai kehendakNYA. Andai cinta bukan mutiara berharga, tidak akan mungkin para Nabi di utus sesuai zamannya. Rasulullah telah menegaskan kenyataan ini. Ketika api asmara mulai membara, tak ada yang bisa memadamkan kecuali dengan menikah. Beliau bersabda : "dua orang yang saling mencintai, hendaknya segera menikah".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menikah bukanlah untuk mencari orang yang sempurna, tapi untuk sama-sama membuat diri menjadi lebih baik. Itu intinya. Hanya malaikat yang mempunyai kesempurnaan. Tapi, berusaha untuk menjadi sempurna adalah sesuatu yang baik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam Al Qur'an di sebutkan : &lt;strong&gt;Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." (Ar-Ruum 21).&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalil yang menta'qidkan seseorang untuk menikah, sudah sangat jelas. Tetapi kadang-kadang, orang masih saja takut untuk menikah. Alasannya banyak, diantaranya adalah karena faktor ekonomi dan kesiapan mental dalam membentuk keluarga yang sakinah untuk menghadapi masa depan. Padahal Allah telah memberi jaminan : &lt;strong&gt;"Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN, ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui." (An Nuur 32) .&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Banyak cara menuju pernikahan ; ada yang pacaran berlama-lama, tetapi pada akhirnya menikah juga. Ini menunda kenikmatan namanya... Ada juga pasangan yang sudah lama menikah tapi kemudian cerai, padahal pernikahan mereka di dahului dengan pacaran dengan jangka waktu yang lama. Ah, sedih.... Ada juga pasangan yang dijodohkan oleh orang tuanya, akhirnya hidup bahagia. Padahal sebelumnya, orang-orang yang anti perjodohan akan berfikir, gimana nantinya bisa 'klik' karena sebelumnya belum pernah saling mengenal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak ada dosa bagi cinta yang dikendalikan oleh kasih sayang dan taqwa. Muara satu-satunya bagi cinta berhiaskan taqwa adalah pernikahan. Bila pernikahan masih mustahil, maka sabar atas derita menahan diri adalah satu-satunya solusi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada yang harus dibedakan antara cinta sebagai tindakan dan perilaku, dan cinta sebagai perasaan. Cinta yang halal adalah cinta yang masih terbatasi pada dinding perasaan. Sedangkan bila telah melompati pagar dan memasuki wilayah tindakan, seperti ; ciuman dan pelukan, maka hukumnya menjadi haram. Dari tindakan itu akan lahir banyak sisi negatif, sebab sangat sulit bagi pengagung cinta untuk mengendalikannya. Hanya taqwa dan tulus kasih sayang yang bisa mengekangnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi, bagaimanakah sebenarnya cinta yang kita kehendaki?. Kita menginginkan cinta yang mampu mereformasi hati dan jiwa. Kita mendambakan cinta yang memotivasi pelakunya untuk menorehkan catatan sejarah dengan tinta emas sebagai kisan dan kenangan terindah...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jodoh, mati, rezeki semua ada di tangan Tuhan. Tinggal diri kitanya masing-masing yang harus pintar menjaganya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-7019944071080224808?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7019944071080224808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7019944071080224808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/04/get-married.html' title='Get married'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-1113880599486987479</id><published>2008-04-03T10:41:00.004+07:00</published><updated>2008-04-04T20:05:51.419+07:00</updated><title type='text'>Nyuci kereta</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sejak dua hari lalu, saya berada di kota Medan, mendampingi suami yang sedang ada tugas beberapa hari ke depan. Sebenarnya, Medan bukanlah kota yang asing buat saya, banyak teman-teman dan berbagai urusan yang bersangkutan dengan kota tersebut. Hanya saja, saya jarang sekali nyambangi kota Medan ini, seingat saya baru 2 kali dan itupun dalam interval waktu yang sangat lama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak banyak yang berubah, hanya saja sudah banyak mall-mall besar di sekeliling kota. Becaknya juga masih Betor, alias Becak Motor. Oleh-oleh khas nya pun masih sama, yaitu teri Medan yang terkenal itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya termasuk orang yang hobby travelling. Secara kebetulan, pekerjaan saya berhubungan dengan tour&amp;amp;travel. Sangat mengasyikkan, bisa jalan-jalan gratis, dapat duit pula. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya sangat menikmati dan mengagumi berbagai ragam kebudayaan yang ada di Indonesia. Kalo sedang mengunjungi suatu daerah di Nusantara ini, pasti yang saya cari adalah sesuatu yang khas yang belum pernah saya jumpai, misalnya makanan, pakaian, kebiasaan-kebiasaan, adat istiadat dan juga bahasa daerah setempat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diantara perbedaan-perbedaan yang ada, yang paling unik buat saya adalah Bahasa. Setiap daerah, pasti mempunyai bahasa yang berbeda dan makna yang berbeda, yang kadang-kadang maknanya bisa menimbulkan persepsi berbeda terhadap orang yang tidak mengerti tentang bahasa daerah tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu ketika, saya menelpon ke rumah teman saya di Medan : "halo bu, bisa bicara dengan Regar?". Si ibu menjawab : "oh, dia lagi nyuci kereta". Hah???... Dalam persepsi saya, dia sedang mencuci kereta api bergerbong-gerbong... ck ck ck, betapa rajinnya teman saya itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan, semalam saya mendengar teman suami saya bercerita : "tadi siang ada kereta nabrak montor, orang yang naik kereta nya mati karena masuk kolong montor". Wuuuaaah...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai orang Jawa, saya telan mentah-mentah semua perkataan orang-orang Medan tadi, dan saya juga tidak mau berusaha untuk mencari makna dari kata-kata tersebut, biarkan saja. Bisa jadi memang itu montornya sangat besar sekali sehingga bisa melindas kereta sampai-sampai menewaskan penumpangnya. Dan, teman saya itu memang sangat kurang kerjaan, sehingga mau-maunya dia mencuci kereta..... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;ps :&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;kereta ===&gt; dalam bahasa Medan, berarti Sepeda Motor&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;montor ===&gt; dalam bahasa Medan, berarti Mobil&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-1113880599486987479?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/1113880599486987479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/1113880599486987479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/04/nyuci-kereta.html' title='Nyuci kereta'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-1563646994174389899</id><published>2008-03-30T10:30:00.010+07:00</published><updated>2008-04-01T07:24:31.677+07:00</updated><title type='text'>Investasi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Mau tau masa depan?. Tidak usah tanya tukang ramal, tapi ingat saja nasehat nenek : "masa depan &lt;a href="http://bp1.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R_FyZ0kbRdI/AAAAAAAAAFo/bxXUS91IAiE/s1600-h/sawit+1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184050434013873618" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R_FyZ0kbRdI/AAAAAAAAAFo/bxXUS91IAiE/s200/sawit+1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ditentukan oleh apa yang kau lakukan hari ini".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya sedang jatuh cinta pada sesuatu yang ada di foto ini, yang menurut saya adalah merupakan investasi yang bukan saja sangat menjanjikan, tapi juga sangat-sangat menguntungkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang sih, untuk membuat seseorang jatuh cinta terhadap sesuatu yang akan di investasikan, itu memang perlu proses. Saya pun demikian. Pada awalnya, suami saya sangat getol membicarakan investasi, tapi saya tidak peduli, yang penting sekarang saya dan anak-anak bisa makan, beli pakaian, jalan-jalan... that's it. &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184050438308840930" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R_FyaEkbReI/AAAAAAAAAFw/d7GblO_xqF4/s200/sawit+3.JPG" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi ternyata tidak sesederhana itu. Bagaimana jika nanti sesuatu hal buruk yang tidak terduga menimpa keluarga saya?, khususnya yang menyangkut masalah financial?, apakah selamanya harus hidup seperti apa adanya, tidak memikirkan masa depan?, anak-anak bagaimana?, pendidikannya?, kesehatannya?... Wah, lalu saya berpikir keras gimana caranya supaya saya bisa jatuh cinta sama yang namanya "investasi". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Buat saya, masa depan adalah hari ini. Saya sangat percaya pada perkataan "bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian dan akan menemukan wujudnya di masa mendatang". Biar saja, rumah dan mobil saya jelek sekarang. Padahal, kalaupun dipaksakan, saya dan suami mampu untuk hidup bermewah-mewah saat ini. Tapi saya mikir, ngapain beli Jaguar milyaran, toh bentuk ban nya masih sama bundar dan kalau kena macet, masih berhenti juga... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu hari, saya baca di salah satu koran nasional. Koran tersebut menyajikan judul besar "SEDIA PAYUNG SEBELUM BADAI, pertama-tama orang harus melek investasi, kemudian berinvestasilah sebelum badai ekonomi menggulung"... Iiih, maka makin semangat saya untuk berinvestasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pernah saya terbengong-bengong, ketika menyaksikan seorang kerabat membeli gebyok jawa untuk menghias rumahnya. Padahal, kalau dihitung-hitung, harga gebyok jawa itu senilai satu hektar lahan sawit..... Memang, berinvestasi adalah masalah keyakinan. Ada yang bisa meneropong, ada yang tidak bisa dan ada yang remang-remang. Kadang, ada yang berpatokan pada penghasilan bulanan, alias gaji. Bagaimana mau investasi, wong gaji aja pas-pasan?. Pada dasarnya, besaran gaji bukanlah faktor penentu soal mampu tidaknya seseorang berinvestasi. Faktor penentunya adalah gaya hidup dan pola pikir. Jangan berpikir bahwa kita tidak bisa menabung lantaran gaji sedikit. Itu tidak benar. Gaji berapa pun, kalau memang kita masih berpola pikir boros ya sama saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada tiga tipe kepribadian orang dalam urusan duit. Tipe pertama adalah Si Boros. Ini orang yang doyan ganti-ganti ponsel, mengkoleksi kartu kredit, cita-cita hidupnya bersenang-senang, tetapi uang habis terus. Tipe kedua adalah Si Hemat. Ini tipikal orang yang getol menabung, cita-citanya banyak uang, tapi uangnya tidak banyak-banyak amat. Tipe ketiga adalah Si Investor. Orang jenis ini bercita-cita membangun dana masa depan dan ingin menikmati hari tua, tidak mau repot kalau dirinya sudah tidak mampu untuk menghasilkan uang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;"PADA AKHIR ZAMAN, KELAK MANUSIA HARUS MENYEDIAKAN HARTA UNTUK MENEGAKKAN URUSAN AGAMA DAN URUSAN DUNIANYA"&lt;/strong&gt; (HR. Atthabrani)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-1563646994174389899?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/1563646994174389899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/1563646994174389899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/03/investasi.html' title='Investasi'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R_FyZ0kbRdI/AAAAAAAAAFo/bxXUS91IAiE/s72-c/sawit+1.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8118657777855881757</id><published>2008-03-28T08:24:00.004+07:00</published><updated>2008-03-28T08:32:42.257+07:00</updated><title type='text'>Separuh nyawa</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R-xJ9UkbRcI/AAAAAAAAAFc/asNzUgNllHw/s1600-h/DSC02129.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182598589038937538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R-xJ9UkbRcI/AAAAAAAAAFc/asNzUgNllHw/s200/DSC02129.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Separuh nyawa saya hilang..........&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemaren, anak sulung saya kembali masuk asrama sekolahnya setelah libur selama seminggu. Dia adalah separuh nafas saya, dan saya yakin, setiap orang akan merasakan bingung, sedih, kehilangan dan tidak ikhlas ketika separuh nyawa nya 'hilang', walau untuk sementara. Perasaan itu muncul secara otomatis pada diri seorang ibu seperti saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dia, lelaki kecil itu -yang sekarang sudah tidak kecil lagi-, sudah berubah baik secara fisik maupun pemikiran. Ada ketakutan dalam diri saya, takut kalah pinter dan kalah kuat menghadapi hidup. Saya melihat potensi dia sebagai anak sulung, sudah mampu mengerti apa arti tanggung jawab. Dia sudah banyak berubah, dan saya kagum padanya. Saya merasa punya hutang, karena dia belajar semua itu justru tidak dari saya. Dia mencoba mencari arti hidup yang akan dihadapi, seorang diri tanpa didampingi oleh saya. Dan memang begitu seharusnya, karena dia laki-laki. Saya tidak boleh takut dan cemas, karena semua ini merupakan pembelajaran buat saya dan dia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika masih kecil, dia berlaku sebagaimana anak kecil pada umumnya, nakal dan usil, sampai-sampai saya tidak pernah membayangkan akan terjadi perubahan pada dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seminggu lalu, waktu dia kembali ke rumah untuk berlibur, semua daya dan upaya saya konsentrasikan hanya untuk dia. Bahkan, malam menjelang kedatangan, mata saya sulit terpejam, waktu terasa begitu sangat lambat. Dan selama seminggu menemaninya, saya lepaskan semua aktivitas saya yang tidak ada hubungannya dengan dia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan hari ini, dia sudah kembali disibukkan oleh rutinitas sekolahnya. Saya yakin, dia pun menyadari semuanya ini agar mendapat yang terbaik. Sekali lagi, saya harus tawakal, ikhlas, percaya dan selalu berdo'a yang terbaik untuk dia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seandainya saja saat ini bisa kukatakan jangan kau tinggalkan.......&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8118657777855881757?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8118657777855881757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8118657777855881757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/03/separuh-nyawa_28.html' title='Separuh nyawa'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R-xJ9UkbRcI/AAAAAAAAAFc/asNzUgNllHw/s72-c/DSC02129.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-3411444211933138248</id><published>2008-03-24T15:11:00.005+07:00</published><updated>2008-03-27T10:17:22.632+07:00</updated><title type='text'>Do'a</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tadi siang, saya mengantar jama'ah umroh saya ke bandara Soekarno-Hatta. Ketika berpamitan, saya bilang ke salah satu jama'ah : "do'ain saya ya bu...". Ibu itu balik bertanya : "wah, do'ain apanya ya mbak, wong udah kemilikan semua". Eh, bengonglah saya...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebetulnya, siapa saja sih yang boleh berdo'a/nitip do'a/di do'akan?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Arti do'a adalah memohon atau meminta sesuatu yang bersifat baik kepada Allah SWT, seperti meminta keselamatan hidup, rizki yang halal dan keteguhan iman. Sebaiknya kita selalu berdo'a setiap saat karena Allah Maha Mendengar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tujuan berdo'a adalah memohon hidup selalu dalam bimbingan Allah SWT, agar selamat dunia akhirat, untuk mengungkapkan rasa syukur dan meminta perlindungan Allah SWT dari godaan setan yang terkutuk.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu hari, saya pernah ngobrol dengan salah satu Kiai besar di Jawa Timur. Alhamdulillah, beliau diberi kenikmatan bahwa anak-anaknya selalu berhasil dalam belajar/menuntut ilmu. Ada yang meraih gelar cumlaude dari universitas terkenal di LN, ada yang mengambil kuliah di 2 universitas negeri sekaligus dengan jurusan yang tidak biasa, ada lagi anak beliau yang masih berusia belasan tapi sudah menghafal sekian belas juz dalam Al Qur'an. Saya bertanya kepada beliau "ya Ustadz, apa sih rahasianya?". Dengan santai beliau menjawab : "saya selalu minta do'a kepada siapa saja untuk anak-anak saya, termasuk kepada penjahat dan bajingan...".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya lalu berfikir, orang jahat aja do'anya di dengar sama Allah, apalagi orang baik. Dan bahkan do'a orang yang teraniaya malah justru lebih maqbul. Tuhan bukan hanya ada untuk orang-orang yang ta'at saja, tapi juga ada untuk orang-orang yang berdosa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Trus, apa ada yang tidak beres pada diri saya, sehingga orang yang saya titipi do'a kok malah meragukan saya?. Kadang-kadang, keadaan yang membuat saya jadi sombong, seolah saya udah nggak perlu do'a dan di do'akan. Seringkali saya di GE ER in sama situasi dan kondisi. Padahal, saya adalah seorang wanita yang sangat biasa yang tidak bisa hidup tanpa cinta dari orang-orang yang mencintai. Saya selalu berusaha dalam setiap apapun, agar semuanya menjadi baik, bi idznillah tentunya. Jadi, saya masih perlu diingetin dan di do'ain agar tidak terlena oleh semua keberhasilan yang sudah di gariskan Allah yang diberikan kepada saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui segala yang terjadi di bumi ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-3411444211933138248?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3411444211933138248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3411444211933138248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/03/doa.html' title='Do&apos;a'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-5283660037930397234</id><published>2008-03-14T22:05:00.005+07:00</published><updated>2008-03-14T22:41:07.126+07:00</updated><title type='text'>Motivasi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Last weekend, i went to Bandung with my hubby secara memang saya lagi sangat suntuk dan menginginkan suasana baru. Banyak hal yang membuat saya suntuk ; masalah kerjaan, kangen anak dan lain-lain. Ya lah, orang hidup mah nggak ada beresnya kalo dipikirin. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di dalam mobil di kawasan tol Cipularang, kala itu hujan sangat lebat, saya terlibat perbincangan hangat dan 'agak berat' dengan suami saya. Diantaranya tentang harapan-harapan ke depan dan juga tentang motivasi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya tanyakan ke suami saya, "apa sih motivasi itu?". Sepertinya dia kaget juga kok tiba-tiba saya bertanya tentang hal tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menurut Wikipedia :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Motivasi adalah keadaan dalam diri individu yang memunculkan, mengarahkan dan mempertahankan perilaku. Dengan kata lain adalah dorongan terhadap seseorang agar mau melaksanakan sesuatu. Dengan dorongan (driving force) dimaksudkan : desakan yang alami untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan hidup dan merupakan kecenderungan untuk mempertahankan hidup. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Motivasi yang ada pada setiap orang tidaklah sama, berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain. Untuk itu, diperlukan pengetahuan mengenai pengertian dan hakikat motivasi, serta kemampuan teknik menciptakan situasi sehingga menimbulkan motivasi/dorongan bagi mereka untuk berbuat atau berperilaku sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh organisasi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk menghindari kekurangtepatan penggunaan istilah motivasi ini, perlu dipahami tentang adanya istilah-istilah yang mirip dan sering dikacaukan tentang motivasi tersebut, antara lain : motif, motivasi, motivasi kerja, dan insentif. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a. Motif&lt;br /&gt;Kata motif disamakan artinya dengan kata-kata motive, motif, dorongan, alasan dan driving force. Motif adalah daya pendorong atau tenaga pendorong yang mendorong manusia untuk bertindak atau suatu tenaga di dalam diri manusia yang menyebabkan manusia bertindak. Dikatakan bahwa rumusan yang berbunyi motive are the way of behaviour adalah tepat. Artinya, mengapa timbul tingkah laku seseorang, itulah motive. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;b. Motivasi&lt;br /&gt;Motivasi adalah faktor yang mendorong orang untuk bertindak dengan cara tertentu. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa motivasi pada dasarnya adalah kondisi mental yang mendorong dilakukannya suatu tindakan (action atau activities) dan memberikan kekuatan (energy) yang mengarah kepada pencapaian kebutuhan, memberi kepuasan ataupun mengurangi ketidak seimbangan. Oleh karena itu tidak akan ada motivasi, jika tidak dirasakan rangsangan-rangsangan terhadap hal semacam di atas yang akan menumbuhkan motivasi, dan motivasi yang telah tumbuh memang dapat menjadikan motor dan dorongan untuk mencapai tujuan pemenuhan kebutuhan atau pencapaian keseimbangan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;c. Motivasi kerja&lt;br /&gt;Bertolak dari arti kata motivasi tadi, maka yang dimaksud dengan motivasi kerja adalah sesuatu yang menimbulkan dorongan atau semangat kerja. Atau dengan kata lain pendorong semangat kerja. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi motivasi kerja adalah : atasan, rekan sekerja, sarana fisik, kebijaksanaan dan peraturan, imbalan jasa uang dan non uang, jenis pekerjaan dan tantangan. Jadi motivasi individu untuk bekerja sangat dipengaruhi oleh sistem kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;d. Insentif&lt;br /&gt;Istilah insentif (incentive) dapat diganti dengan kata : alat motivasi, sarana motivasi, sarana penimbulan motive atau sarana yang menimbulkan dorongan. Dengan pembatasan-pembatasan penggantian istilah-istilah tersebut diatas, dapatlah dihindari pengkacaubalauan penggunaan istilah yang menyangkut motivasi tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kenapa tiba-tiba saya penasaran dengan arti "motivasi?"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selama ini, alhamdulillah saya ditunjuk untuk menangani suatu project kerjasama dengan salah satu lembaga pendidikan di Inggris. Saya sadar, ini merupakan suatu hal yang sangat menguntungkan bagi saya karena akan menambah pengalaman hidup saya. Kesadaran saya bermula dari ketika saya diutus beberapa kali ke negoro Inggris secara gratis, alias saya pergi dibiayai oleh instansi suami saya. Dan, saya pun tidak sendiri, tetapi didampingi oleh beberapa rekan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata, ngerjain project dengan wong bule gampang-gampang sulit. Nah... berawal dari inilah timbul pertanyaan saya tentang motivasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seiring berjalannya waktu, saya merasa 'single fighter' dalam mengerjakan project-project tersebut. Ide, inisiatif hampir semuanya datang dari diri saya. Sementara, beberapa rekan saya 'adem ayem' saja. Sepertinya kok saya nggak ikhlas ya. Saya mengeluh... Dimana kesadaran mereka?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suami saya berpendapat, ada beberapa kemungkinan kenapa rekan-rekan saya berbuat demikian. Mereka tidak ngerti apa yang harus diperbuat atau mereka sibuk dengan tugas intinya dan bisa jadi mereka sangat mempercayai saya, bahwa segala sesuatu akan running well bila dikerjakan oleh saya. That's it. Saya positive thinking saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, ambil positifnya saja. Apabila kita merasa mampu mengerjakan sesuatu, kerjakanlah. Innallaaha ya'lamu maadza ta'maluun... Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-5283660037930397234?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5283660037930397234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5283660037930397234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/03/motivasi.html' title='Motivasi'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8162028730609474090</id><published>2008-03-10T20:49:00.006+07:00</published><updated>2008-03-14T21:55:20.583+07:00</updated><title type='text'>Monyet</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R9qLJHX9uHI/AAAAAAAAAEU/xqmlHJL5TNk/s1600-h/DSC02353.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5177603710330452082" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R9qLJHX9uHI/AAAAAAAAAEU/xqmlHJL5TNk/s200/DSC02353.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R9qLJXX9uII/AAAAAAAAAEc/mzCw81JBJAI/s1600-h/DSC02354.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5177603714625419394" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R9qLJXX9uII/AAAAAAAAAEc/mzCw81JBJAI/s200/DSC02354.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R9qLJXX9uJI/AAAAAAAAAEk/t4Li7dWrJA8/s1600-h/DSC02355.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5177603714625419410" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R9qLJXX9uJI/AAAAAAAAAEk/t4Li7dWrJA8/s200/DSC02355.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada apa dengan monyet ?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Beberapa waktu lalu, ketika saya mengantar teman-teman bule saya ke Bali, mampirlah kami ke Monkey Forest di daerah Ubud. Foto-foto diatas menggambarkan betapa sebenarnya saya sangat 'over acting' (atau salting???) ketika berhadapan dengan monyet... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan, tampaknya sang monyet juga bingung, kenapa nih manusia kok jadi aneh sekali... padahal si monyet hanya sekedar numpang nangkring karena penasaran pengen kenalan dengan wanita cantik berkulit mulus, suiiit suiiittt..... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lalu, kenapa mesti monyet? bukan kera?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Monyet bisa multi arti ; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- yang sebenarnya adalah nama hewan yang mirip dengan manusia&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- apabila di ucapkan dengan nada marah dan ditujukan kepada lawan bicara, maka akan menyebabkan orang tersinggung&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- pantas untuk 'misuhi' orang... nggak mungkin ada orang misuh dengan kata-kata "kera luh..."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- dan juga tidak ada orang latah dengan menyebut "aduh kera..."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Monyet-monyet di hutan, sadarkah kalian selalu diperolok oleh manusia?"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Hei manusia, kalian ini aneh... mengapa tidak akui saja bahwa pada dasarnya kita memang punya kesamaan?"&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Laula al ilmu lakaana annaasu kal bahaaimi&lt;em&gt; = kalaulah bukan karena ilmu, maka manusia bagaikan binatang&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8162028730609474090?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8162028730609474090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8162028730609474090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/03/monyet.html' title='Monyet'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_uotvA5Oahxc/R9qLJHX9uHI/AAAAAAAAAEU/xqmlHJL5TNk/s72-c/DSC02353.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8751609667654422380</id><published>2008-03-02T18:21:00.004+07:00</published><updated>2008-03-02T19:22:19.140+07:00</updated><title type='text'>Fenomena AAC the movie</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Untuk kedua kalinya saya nonton Ayat-Ayat Cinta (AAC). Kemaren malam, saya menemani sang suami. Tidak ada yang beda dari film tersebut dengan yang saya tonton pertama kali.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Film AAC menjadi fenomenal, seperti novelnya. Pertama kali di launch, langsung meledak di pasaran. Bayangkan saja, saya datang jam 20:00 untuk beli tiket yang tayang jam 22:30. Ternyata sold out. Adanya untuk pertunjukan jam 23:30. Padahal seluruh studio di bioskop tersebut menayangkan AAC, dan pada jam berbeda dan waktu yang berurutan. Memang, waktu itu malam minggu, AAC ditayangkan secara midnight.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kami berdua jarang sekali nonton film Indonesia. Untuk kali ini, karena keterikatan emosi dengan Mesir, jadi kami bela-belain nonton AAC. Memang sih, sebagian membangkitkan kenangan-kenangan suami saya. Seperti ; ketika antara penghuni flat lantai atas dan bawah, membutuhkan sesuatu, maka 'timba' yang bertindak. Masing-masing saling mengerek keranjang, seperti hendak menimba air dari sumur dan di dalam keranjang diletakkan segala sesuatu yang diperlukan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada juga 'ashir mango, flat yang kumuh dan kotor, suasana Khon Kholili, pasar yang menjual aneka rupa barang dari souvenir hingga tho'am khas Mesir, banyak coretan tulisan Arab, tembok-tembok tidak terawat... dan, memang begitulah adanya di Mesir sana.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adapun sungai Nil, Pyramid, Masjid Sholahuddin Al 'Ayyubi, memang kentara sekali palsu. Tapi tidak mengurangi rasa ke -Mesir- an nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya yakin, seandainya pengambilan gambar AAC benar-benar di lakukan di Mesir, bisa jadi film ini 'lebih meledak' dari sekarang. Saya sempat membaca blog nya mas Hanung Bramantyo tentang dibalik layar pembuatan film AAC. Banyak sekali kendala-kendala yang ditemui. Terutama di Mesir. Biaya produksi jadi sangat mahal, karena harus kerjasama dengan PH Mesir. Harga yang ditawarkan sangat-sangat tidak realistis. Saya nggak heran sih, pancene wong Mesir nek karo duit, motone ijo.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya juga bisa membayangkan, bagaimana pihak produser pada awalnya meragukan kesuksesan film ini. Karena, biasanya film yang adopted dari novel, hasilnya tidak bisa sama persis. Apalagi yang berbau agama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Film AAC baru diputar beberapa hari dan langsung jadi fenomena. Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari film AAC. Semoga para penonton film dapat mengambil nilai-nilai yang terkandung dalam film tersebut, bukan hanya penasaran saja. Harapan saya, ke depannya akan semakin banyak film-film yang mengandung nilai positif.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8751609667654422380?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8751609667654422380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8751609667654422380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/03/fenomena-aac-movie.html' title='Fenomena AAC the movie'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4819474750116340634</id><published>2008-02-29T07:42:00.009+07:00</published><updated>2008-03-02T18:17:02.472+07:00</updated><title type='text'>Insomnia (monolog antara saya dan khayalan...)</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Beberapa hari belakangan, saya sulit tidur. Rasanya mata ini sulit sekali diajak kompromi untuk sesegera mungkin terpejam. Tubuh saya juga seolah-olah udah kompakan sama mata untuk tidak segera melakukan istirahat.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;tuuut... tuuut...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;"temenin aku, lagi gak bisa tidur"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;"ada apalagi?"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;"entahlah... too many problems on my mind"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;"kebiasaan!!!... jangan terlalu dipikirin apa yang sudah terjadi hari ini. karena kemarin adalah pengalaman, hari ini adalah kenyataan dan esok adalah mimpi dan harapan"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;"mimpi?"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;"segala sesuatu apabila dimulai dengan mimpi, hasilnya akan menjadi suatu kenyataan yang indah. karena dengan hadirnya mimpi, seseorang pasti akan berusaha menggapainya sebaik mungkin"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;"ah, narsis... setiap orang pasti punya mimpi. trus, kalo seandainya mimpi itu tidak menjadi kenyataan, pasti kekecewaan yang akan di dapat"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;"hey, ingatkah tentang tahapan-tahapan meraih sukses? ; berusaha, optimis, yakin, berdo'a, tawakkal dan takdir"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;"takdir itu punya Tuhan, jangan suka dibawa-bawa"&lt;/em&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;"the best decision maker is HIM"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;"kalo patokannya takdir, ngapain juga berusaha?"&lt;/em&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;"apa kamu bisa liat orang-orang yang hanya bergantung pada takdir?. tujuan hidupnya malah nggak jelas, nggak tau mau kemana dan mau diapakan hidup ini"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;"aku masih nggak bisa tidur... bantu aku..."&lt;/em&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;"coba pikirkan hal-hal positif tentang hari ini. apa saja yang sudah dikerjakan dan bermanfaat untuk orang lain, kepada siapa saja kamu sudah berbuat baik, untuk apa kamu mengerjakan semua ini, bla bla bla..."&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;"itu malah menjadikan aku sombong, dan rasanya aku tidak pernah merasa berbuat baik kepada orang"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;"yang bisa melihat kebaikan diri kita dan yang bisa menilai kita adalah orang lain"&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;"harus selalu menjaga agar perbuatan kita selalu dianggap baik?. capppeee deeeh..."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;"hidup ini mudah"&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;"siapa bilang sulit"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;"tergantung dari persepsi masing-masing. kalo menganggap sulit, yaaa akan selamanya dalam kesulitan. nikmati sajalaaah..."&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;tuuut... tuuut...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;"halo?... halo?..."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;nomer yang anda tuju, sedang istirahat..........&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4819474750116340634?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4819474750116340634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4819474750116340634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/02/insomnia.html' title='Insomnia (monolog antara saya dan khayalan...)'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-3970012423839148667</id><published>2008-02-27T17:04:00.006+07:00</published><updated>2008-02-28T09:35:47.167+07:00</updated><title type='text'>Ayat-Ayat Cinta the movie</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Semalam saya nonton Ayat-Ayat Cinta the movie d XXI Senayan City. Hmmm... kesimpulan saya, kalo memang penasaran, ya silakan nonton. Tapi kalo udah puas baca novelnya, nikmati saja deh, jangan dipaksain nonton filmnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi yang sudah pernah ‘bersentuhan’ dengan Mesir, baik culture, people dan kehidupan sosial sehari-hari, film tersebut ‘kurang nendang’. Tapi, bagi yang belum pernah ‘kenalan’ dengan Mesir, ya cukup ‘nancap’ di hati. Bagi saya yang sudah sangat akrab dengan Mesir (dengan segala kelebihan dan kekurangannya), ‘ke-kurang nendang-an’ nya terlihat pada beberapa lokasi/tempat yang tampaknya (memang) ‘palsu’ ; seperti sungai Nil dan Wisma Nusantara. Adapun sokhro’/padang pasir, itu asli walaupun saya tau itu bukan Egyptian desert.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Para pemain, bolehlah diacungin jempol. Maksudnya, kualitas dan totalitas aktingnya, sangat-sangat bagus. Karena memang mereka yang dipilih adalah artis2 yang qualified. Hanya saja pengkarakteran tokohnya, dengan segala pertimbangan sutradara dan produser, masih banyak yang tidak sesuai dengan karakter di novel. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian, banyak karakter-karakter yang dihilangkan, seperti ayah dan adik Maria. Padahal mereka berdua cukup berperan dalam penuntasan masalah yang dihadapi oleh Fahri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Film ini 70% yang diangkat adalah kisah percintaannya. Sedangkan dalam novel, kisah percintaan itu hanya pelengkap saja, yang jadi red line nya adalah perjuangan Fahri dalam mengarungi hidup sebagai mahasiswa Indonesia pas-pasan yang hidup di negeri orang dengan segala lika likunya agar tetap survive baik dalam study maupun kehidupan sehari-hari. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Trus lagi yang bikin janggal, kenapa kok dialognya berbahasa Indonesia?. Sedangkan para pemainnya ber tampang Arab dan settingan lokasinya juga dengan segala daya dan upaya di usahakan seperti aslinya sono (Mesir). Dalam novel, dialog dengan orang Mesir di bahasa Indonesia-kan oleh sang penulis sehingga pembaca merasa puas. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Well, apapun itu, saya sangat menghargai karya sang sutradara, Mas Hanung Bramantyo. Dengan segala usaha dan do’a telah berhasil mewujudkan apa yang telah dicita-citakan selama ini, yaitu menyutradarai film bernuansa Islam...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-3970012423839148667?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3970012423839148667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3970012423839148667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/02/ayat-ayat-cinta-movie.html' title='Ayat-Ayat Cinta the movie'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-3188828313707113158</id><published>2008-02-20T12:50:00.006+07:00</published><updated>2008-04-01T07:30:33.617+07:00</updated><title type='text'>Warisan nenek</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pernahkah kita perhatikan, semakin sibuk kehidupan yang kita jalani, semakin kosong rasanya hati???...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu pagi pada hari Senin, saya memandangi agenda kerja. Banyak sekali acara rapat, deadline dan project-project yang semuanya itu seolah-olah berbalik menatap saya, memenuhi indera dan menuntut perhatian saya. Dan untuk kesekian kalinya saya berfikir, apa arti semua ini sebenarnya?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Orang zaman sekarang, kadang sulit untuk memilah waktu, bagaimana supaya selalu bermanfaat, baik buat dirinya maupun orang lain. Saya bekerja, niatnya Fastabiqul Khoirot saja. Alhamdulillah, saya diberi nikmat rizki yang cukup oleh Allah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhir-akhir ini, saya lagi 'kelingan' sama Nenek saya, ibu dari ibu saya, dan saya memanggilnya dengan sebutan 'Emak'. Alhamdulillah, saya sempat beberapa saat 'menangi' Emak. Saya masih kecil saat itu, belum dewasa dan belum banyak mengerti apa itu hidup. Semua nasehat Emak pada waktu itu, jarang saya hiraukan, apalagi masukin hati.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Emak saya hanyalah lulusan SR (sekolah rakyat zaman Belanda dulu). Tapi dia punya banyak sekali kebijaksanaan yang sederhana. Sepanjang hidupnya, dia selalu membangkitkan semangat orang-orang, baik keluarganya maupun teman-temannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Emak memang tidak intelek, tapi di mata saya yang pada saat itu masih seorang anak kecil, dia seperti perwujudan Ibu Peri. Seolah setiap kegiatan bersamanya, menjadi suatu peristiwa penting yang patut dirayakan. Saat mengenang semua itu, saya sadari bahwa masa itu adalah masa yang berbeda. Saat itu, canda ria, suka duka, sedih gembira, memainkan peranan penting.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat-saat makan merupakan hal yang penting bagi Emak. Hidangan untuk sarapan, mesti selalu panas dan mesti dilakukan sambil duduk bersama-sama di meja makan oval kesayangan Emak. Sepanjang hidupnya, Emak selalu memenuhi kebutuhan keluarganya sampai hal yang paling mendasar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu hari, saat saya mampir di sebuah restoran untuk membeli makanan, kenangan saya kembali melayang ke rumah Emak. Di ruang makan, terdapat meja tua dari kayu jati. Diatas meja, terhampar selembar taplak meja sederhana yang sudah lusuh dan banyak noda bekas makanan sebelumnya. Tidak jauh dari meja itu, terdapat tungku yang diatasnya selalu tersedia panci sup dan beberapa wadah berisi makanan. Kemudian saya berfikir, umur saya sudah lebih dari 30 tahun, tapi belum pernah membuat makanan selezat masakan Emak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika saya mudik, saya sempatkan untuk mengunjungi rumah Emak. Saya memeriksa gudang dan mencari kotak yang sudah lama tersimpan di situ. Tidak sulit mencari benda tersebut. Lakban perekatnya yang sudah tua sangat mudah di lepaskan. Saat membukanya, saya temukan sebuah piring kristal antik dan mangkuk keramik kuno berikut tutupnya yang masing-masing di bungkus dengan kertas koran. Dengan hati-hati saya buka mangkuk tersebut, dan saya temukan sepucuk surat yang sudah sangat lusuh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perlahan saya baca surat yang sepertinya ditulis oleh tangan Emak sendiri ; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Cucuku sayang...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Aku tau, kau akan menemukan surat ini suatu hari nanti, bertahun-tahun dari sekarang. Saat engkau membacanya, ingatlah bahwa aku sangat menyayangimu. Sebab pada saat itu, aku sudah berada di tengah malaikat, dan aku tidak akan bisa menyampaikan rasa sayangku lagi padamu secara langsung.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Sejak dulu, kau selalu keras kepala, begitu gesit dan selalu tergesa-gesa ingin cepat dewasa. Sering aku berharap bisa menahanmu sebagai bayi selamanya. Kalau kau sudah berhenti berlari, kalau sudah waktunya bagimu untuk memelankan langkah, kuminta kau selalu menyebutku dalam doamu, belajarlah untuk memasak dan menjadikan rumahmu tempat yang nyaman untuk tinggal. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Berikut ini, aku lampirkan resep sup favoritmu, yang biasa kubuatkan untukmu ketika kau masih kecil.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Ingatlah, aku sayang padamu dan kasih sayangku selalu abadi selamanya.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya duduk membaca surat itu berulangkali. Karena saya tidak cukup menghargai Emak saat beliau masih hidup. Malam itu, saya biarkan tas kerja tetap terkunci dan membiarkan segala masalah menanti diluar sana. Harusnya saya merasa telah diberi kenikmatan dengan suatu warisan yang indah, tapi saya belum pernah meneruskan warisan itu......&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-3188828313707113158?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3188828313707113158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3188828313707113158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/02/warisan-nenek.html' title='Warisan nenek'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-7611296893388189129</id><published>2008-02-20T09:57:00.003+07:00</published><updated>2008-02-20T10:09:41.579+07:00</updated><title type='text'>How art made the world</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Riwayat perkembangan teknologi komunikasi antar manusia adalah sama dengan sejarah manusia itu sendiri. Pada masa lampau, manusia lebih banyak menggunakan simbol-simbol visual untuk berinteraksi dengan manusia lainnya. Dari terciptanya sebuah interaksi, manusia dapat menyesuaikan diri dengan manusia lain dan alam sekitarnya, yang nantinya manusia dapat menciptakan dan menggunakan alat (teknologi) yang diperlukan dalam mengatasi lingkungannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teknologi tercipta dan berkembang dikarenakan adanya kebutuhan. Seiring perkembangan zaman, teknologi tidak saja sebagai alat untuk membantu aktivitas kehidupan manusia tetapi lebih dari itu kekuatan teknologi yang digunakan oleh antar manusia dapat mempengaruhi manusia lain untuk mencapai suatu tujuan tertentu (tujuan politik). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teknologi,dalam komunikasi politik adalah sebagai sarana atau alat pendukung utama yang digunakan oleh pelaku politik untuk mempengaruhi pihak-pihak lain atau khalayak agar mengikuti suatu tujuan tertentu. Yang akhirnya si pelaku politik dapat mengatur,mempertahankan, memperluas atau juga mengambil alih kekuasaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bentuk teknologi yang digunakan itu sendiri, disesuaikan dengan perkembangannya maing-masing pada masanya. Karena belum ditemukan mesin cetak dan media massa seperti sekarang ini (koran, televisi, radio, internet dll), teknologi komunikasi zaman lampau, lebih menekankan pada teknologi seni visual dalam membentuk atribut jati diri. Bentuk seni visual tersebut adalah patung, relief, grafik, ukiran dan simbol yang dibuat pada dinding bangunan, batu, kayu, pohon dll. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teknologi seni visual tersebut adalah cara manusia pada waktu itu untuk menyampaikan pesan ke masyarakat agar terpengaruh. Seperti yang dilakukan oleh Raja Persia Darius Agung, dia membuat relief seluruh negaranya (lengkap berisi ciri khas yang dihasilkan negara tersebut) di dinding istana dari pintu masuk menuju ruang pertemuan utama. Dengan harapan, ketika para duta besarnya berkunjung ke istana, mereka akan merasa dihargai atas keberadaaanya di wilayah kerajaan tersebut secara tidak langsung melalui relief-relief. Darius menyampaikan pesan bahwa seluruh negara yang ada di relief ada dibawah kendali kekuasaannya. Darius juga membuat sebuah simbol tentang dirinya, yaitu sebagai pemanah yang mempunyai arti kepemimpinan dan kebijaksanaan. Dua sifat yang dipercaya oleh masyarakat Persia pada waktu itu untuk seorang raja. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teknologi visual (simbol) yang digunakan Darius adalah cikal bakal alat komunikasi yang nantinya berfungsi untuk menunjukan identitas suatu kelompok atau bangsa (seperti : bendera, lambang negara, lambang organisasi).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika Darius Agung menggunakan simbol, maka Alexander The Great mempunyai “breakthrough idea” untuk mempertahankan wilayah kekuasaannya. Alexander The Great membuat koin bergambar dirinya agar masyarakat mengetahui sedang ada di negara mana dan tahu siapa pemimpin mereka. Koin (mata uang) merupakan alat komunikasi pemersatu bangsa atau negara yang efektif karena di koin terdapat gambar wajah pemimpin/raja yang mana kekuatan ekpresi dari wajah dapat mempengaruhi orang yang melihatnya secara psikologi (emosi) daripada hanya sebuah simbol. Dan dimasa sekarang banyak negara didunia mempunyai mata uang (koin atau kertas) bergambar pemimpin atau ciri khas negara tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teknik pengaruh visual pun mampu memanipulasi masyarakat, misalnya ada seorang pelaku politik, untuk mengambil simpati masyarakatnya, dia mengubah penampilan dirinya (tatanan rambut dan gaya berpakaian) yang dirasa memihak kepada masyarakat. Karena penampilan dapat mewakili karakter dan bisa mempengaruhi bagaimana cara pandang orang terhadap kita. Setelah si pelaku politik mendapatkan simpati dan berada di posisi puncak dengan bantuan media (teknologi), maka akan dengan mudah melakukan sesuatu seperti : menggerakkan massa, menyebarkan propaganda dll. (contoh : Adolf Hitler dan Benito Mussolini). Ini mempunyai arti, bahwa media dapat menjadi senjata yang menjatuhkan suatu pemimpin atau kelompok. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dimasa sekarang, ada Presiden George W. Bush (Presiden Amerika) yang ketika berkampanye benar-benar bergantung pada kehebatan teknologi. Dia menggunakan seluruh elemen media massa baik cetak maupun penyiaran, untuk menyebarkan isu-isu kampanye kepada masyarakat dari perkotaan sampai ke pelosok. Wajahnya ada di televisi, koran, internet, brosur dan suaranya pun jelas terdengar di radio dan televisi. Segala kegiatan yang menggugah simpati diliput media dan dipublikasikan ke masyarakat. Ini menjadi selling point bagi Bush karena dapat mempengaruhi publik untuk memihaknya dan pada waktu hari pemilihan (the big day/Election Day), masyarakat akan memberikan suaranya kepada Bush. Dan terbukti !. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apa yang dilakukan para pemimpin zaman lampau dan sekarang sebenarnya tidak jauh berbeda. Yang membedakan hanyalah kemajuan teknologinya (alat/media), bagaimana pesan dapat tersebarkan seluas-luasnya dan sampai kepada masyarakat. Isi dan prinsipnya adalah sama yaitu mempengaruhi publik/khalayak untuk mengikuti suatu tujuan tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-7611296893388189129?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7611296893388189129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7611296893388189129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/02/how-art-made-world.html' title='How art made the world'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-2514242657612313087</id><published>2008-02-14T15:13:00.002+07:00</published><updated>2008-02-14T15:36:55.702+07:00</updated><title type='text'>Valentine?, gak penting ah...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;1. KENAPA VALENTINE DIRAYAKAN SETIAP TGL 14 FEBRUARI?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Valentine dirayakan setiap 14 februari sesuai dengan arti kata Valentain.&lt;br /&gt;- Va berasal dari Fa yang merupakan urutan nada ke-4 dari solmisasi Do Re Mi Fa. Jadi Fa disini menunjukkan 'empat'.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Lent adalah bentuk ke tiga dari kata "Lend" yang dalam Bahasa Inggris berarti meminjamkan atau dipinjam. Naaah... dalam pinjam meminjam harus ada unsur 'belas kasihan'. Maka Lent bisa diartikan sebagai 'belas'.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Tine berasal dari kata asli Twin yang artinya kembar. Kata kembar adalah identik dengan angka 2. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maka kata "Valentine" yang asli katanya berasal dari "Falenttwin" mempunyai arti ; Fa = empat, Lent = belas, Twin = dua. Jadi empat belas bulan kedua. Alias 14 Februari. Itulah kenapa Valentine diperingati setiap tanggal 14 Februari.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;(NGARANG ABIIIIISSSSSSSSS... Hanya orang2 dengan gangguan mental dan orang2 yang mau bunuh diri, yang percaya bahwa tulisan ini benar, tuing tuing... hehehe) &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;2. SEJAK KAPAN VALENTINE DIPERINGATI?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berdasarkan buku2 tentang sejarah Valentine yang saya baca, baik buku berjudul "Valentine di Zaman Majapahit", "Primbon Valentine" sampai buku "Da Valentine Code", serta searching internet di Wikipedia dan Google, maka didapatkan kesimpulan tentang sejarah awal mula Valentine secara detil dan sangat rinci, yaitu bahwasanya Valentine mulai dirayakan SEJAK DULU.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(ngarang lagiiii.......... hehehehe)&lt;/em&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;3. KENAPA VALENTINE IDENTIK DENGAN COKLAT?&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Haaalaaah... ini jawabannya gampang aja, karena coklat itu romantis. Kan asik kalo pas candle light dinner trus ngasihnya coklat. Coba bayangin kalo ngasihnya nasi tumpeng, kan susah! Jadinya gak romantis tapi tragis!.  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;4. KENAPA VALENTINE IDENTIK DENGAN PINK? &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Kalo pake item2, ntar disangkain dukun&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Kalo pake biru2, disangkain satpam&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Kalo pake putih2, disangkain pocong&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Kalo pake ijo2, disangkain kolor ijo&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Kalo pake abu abu, disangkain babu. Ya kan?. Jadi emang cucoknya warna pink! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;5. JIKA APA KITA MERAYAKAN VALENTINE? &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Jika ada pasangan alias pacar!. Karena aneh aja kalo makan candle light sendirian, nulis kartu Valentine buat diri sendiri, termasuk ngasih coklat buat diri sendiri, sambil menciumi diri sendiri di depan kaca... (narsis akut)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Jika punya modal. Karena apa?. Coklat itu mahal, coklat cap ayam jago aja paling gak udah dua ribu perak. Belum lagi beli kartu ucapannya, makan malemnya, bunga mawarnya... byuh byuh byuh... Ingat : "cinta itu buta, tapi butuh duit"... hehehehe &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;6. APA TEMA VALENTINE TAUN INI? &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Valentine dengan bawain coklat 5 kilo digotong sendirian dari Jakarta ke Bogor (CAPPEEE DEEHHH...)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Valentine sambil menikmati singkong yang dikasih ragi (TAPEEE DEEHHH...)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Valentine sambil makan sambal merah pedas di mangkuk berbentuk hati (CABEEEEE DEEEHHH...)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- Valentine dengan memakai pakaian serba pink. Baju pink, celana pink, sepatu pink, tutup muka pink, telinga pink dan hidung pink (BABIIIIII DEEEHHH...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh... sudahlah, tambah gak penting aja tulisan ini. Yo wislah. Bagi yang merayakan selamat aja, bagi yang memang gak pengen merayakan, ya santai aja. Tapi buat yang pengen merayakan tapi keadaan belum mengijinkan (baca : jomblo, red.), semoga cepat mendapatkan pasangan. Ingat prinsip pertama harus jual mahal, sambil berkata "SIAPA GUE". Kalo belum dapet juga diturunkan menjadi "SIAPA DIA". Tapi kalo memang belum dapet2 juga, turunkan lagi menjadi "SIAPA AJA"... &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-2514242657612313087?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/2514242657612313087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/2514242657612313087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/02/valentine-gak-penting-ah.html' title='Valentine?, gak penting ah...'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8674390815180631921</id><published>2008-02-13T23:19:00.008+07:00</published><updated>2008-02-14T15:12:48.091+07:00</updated><title type='text'>Anak wedhok</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ini adalah cuplikan dari cerita yang saya karang sendiri :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Selamat, bayi anda perempuan”, kata dokter. Seketika wajah lelaki itu kecewa. Airmuka yang sebelumnya memancarkan kebahagiaan karena sedang menunggu proses kelahiran anak ke-empatnya, seketika berubah menjadi muram. “Anak kita perempuan lagi, Bu”, kata sang suami. Si istri pun mengangguk dengan lemah, kondisi perempuan itu tidak memungkinkan untuk merespon kata-kata suaminya. Dia sekarang sedang sangat ingin beristirahat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lelaki itu bermuram durja. Bukannya rasa syukur yang seharusnya dia ucapkan, malahan rasa sangat kecewa yang sekarang berkecamuk di hatinya. Betapa tidak, kehamilan sang istri yang untuk kesekian kalinya tersebut, diharapkan bayi yang dilahirkan adalah seorang anak laki-laki. Sebelumnya, dia sudah sangat optimis akan mendapatkan bayi laki-laki. Berbagai cara ditempuh untuk mendapatkan seorang bayi laki-laki. Konsultasi ke dokter, minum ramuan tradisional dan sebagainya. Tetapi, takdir berkata lain. Dia mendapatkan bayi perempuan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengapa lelaki itu begitu kecewa sekali ketika mendapatkan anak perempuan untuk kesekian kalinya?. Bukankah lelaki tersebut lahir dari rahim seorang perempuan?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seharusnya, kelahiran seorang anak merupakan rezeki yang harus diterima karena sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Apapun jenis kelamin si anak, merupakan amanah dari Allah yang harus dijaga. &lt;em&gt;Kullu mauluudin yuuladu ‘alal fithrah&lt;/em&gt;. Sesungguhnya setiap bayi yang lahir adalah suci. Hanya orang tuanyalah yang kemudian akan menjadikannya sebagai seorang yang taat beribadah, seorang yang sholeh, lembut hatinya atau bahkan bisa juga menjadi seorang yang jahat dan tidak baik. Semua itu tergantung dari bagaimana si orang tua itu mendidik. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang, posisi seorang perempuan selalu berada di pihak ‘second class citizen’, warga kelas dua. Beberapa ayat dalam Al Qur’an bahkan semakin menguatkan tentang posisi tersebut. Contohnya saja dalam hal pembagian waris. Surat An-Nisa ayat 11 menyebutkan : &lt;em&gt;&lt;strong&gt;bagian warisan anak laki-laki sama dengan dua kali bagian anak perempuan, atau dengan kata lain, bagian perempuan sama dengan setengah bagian laki-laki. &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Dan ada lagi ayat Al Qur’an yang bikin orang perempuan sesak nafas. Masih di surat An-Nisa, ayat 3 menyebutkan : &lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Dan jika kamu takut tidak akan berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi ; dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya”.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada zaman Jahiliyah dulu, menganggap bahwa anak perempuan merupakan sumber sial dan malapetaka dan apabila mereka mempunyai anak perempuan, wajah mereka pun penuh murka. Beberapa dalil yang mengacu pada zaman dahulu, bagaimana kaum Jahiliyah memperlakukan anak perempuannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya. Karena dosa apakah ia dibunuh. Dan apabila catatan-catatan dibuka. Dan apabila langit dilenyapkan. Dan apabila neraka Jahim dinyalakan. Dan apabila surga di dekatkan. Maka, tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan”.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (QS. At-Takwiir 8-14) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan kelahiran anak perempuan, hitamlah mukanya dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah?. Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu”.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (QS. An-Nahl 58-59) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sesungguhnya, Allah SWT menciptakan makhlukNYA berpasang-pasangan. Ada lelaki dan perempuan. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah”.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (QS. Adz Dzaariyaat 49). Memang, manusia pertama kali diciptakan bukanlah perempuan tetapi laki-laki, yaitu Adam. Ketika Adam mengeluh kesepian, Allah lalu mengambil sepotong tulang rusuk Adam dan dijadikanlah Hawa. Entahlah, apa karena hal tersebut, kemudian hingga kini maka kaum perempuan hanya dijadikan sebagai pelengkap, the second class citizen di dunia atau karena faktor lain. Tapi, perjalanan sejarah perempuan yang penuh perjuangan, nyatanya tidak cukup mengubah konstruksi yang sudah mengakar di kepala manusia, bahwa perempuan adalah makhluk yang lemah dan selalu berada di posisi kedua. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam budaya jawa, seringkali perempuan dikonsepkan sebagai 'rencang wingking', hanya boleh berada ‘dibelakang’. Sebagian besar masyarakat jawa juga menjadikan anak perempuan sebagai among dalam keluarga, yaitu dapat mengemban tanggungjawab yang di bebankan kepadanya. Terutama tanggungjawab dalam hal-hal yang berkenaan dengan rumah tangga. Seperti menjaga adik-adiknya, membereskan rumah dll. Ketelitian seorang perempuan juga sangat di butuhkan dalam memandang hidup sehari-hari. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada hakekatnya, keberadaan seorang perempuan tidak boleh diremehkan. Melalui merekalah lahir manusia-manusia yang akan menjadikan dunia ini bermacam-macam, penuh warna. Ada yang menjadi pemimpin, pengusaha, ilmuwan, professional dll. Tidak sepatutnya seseorang menjadi kecewa karena memiliki anak perempuan, apalagi berjumlah banyak. Ambil positifnya saja bahwa kelak nanti akan dapat membantu mengatur rumah tangga dan menjadi penjaga ketika umur sudah tua. Dan yang lebih penting lagi, dapat selalu mendoakan orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Robbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaama…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8674390815180631921?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8674390815180631921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8674390815180631921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/02/anak-wedhok.html' title='Anak wedhok'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-5779142950955879882</id><published>2008-02-11T22:36:00.000+07:00</published><updated>2008-02-12T10:18:59.108+07:00</updated><title type='text'>Kingkong</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sabtu pagi, saya kaget setengah mati ketika membaca sebuah koran nasional. Di halaman depan, terpampang sebuah foto berukuran besar dengan gambar seekor kingkong sedang di gotong orang dengan cara di tandu rame-rame. Kingkong tersebut merupakan kingkong gunung yang sudah mati. Kejadian itu terjadi di daerah Kongo, Afrika.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;SUMPAH saya kaget dan getun... 'hari gini' ternyata masih ada makhluk sejenis kera yang berukuran sangat besar. Nggak pernah terbayang di benak saya bahwa suatu hari akan mendapati realita ternyata kingkong sebenarnya masih ada. Sebelumnya memang saya kenal dan tau makhluk tersebut hanya dari film-film, cerita-cerita di majalah dan poster punya anak saya yang menggambarkan bahwa kingkong termasuk dalam kategori 'wild animal'..... iiih, merinding. Sampai detik ini, saya masih belum percaya bahwa makhluk itu ada, nyata dan real. Fabiayyi aalaa'i robbikumaa tukaddzibaan...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terbayang seandainya suatu saat saya sedang sendirian di tengah hutan, dan kemudian di sambangi makhluk tersebut..... hiiiiihhh... Denger suaranya aja, pasti saya akan sangat ketakutan. Iiiiih... naudzubillah tsumma naudzubillah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian kebayang juga seandainya makhluk tersebut nyata dan berada di salah satu kebun binatang di Indonesia, saya adalah orang yang pertama kali akan melihatnya. Selain untuk menghilangkan rasa takut, saya juga ingin percaya bahwa ternyata Allah menciptakan makhluk berjenis-jenis.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampai disini, ternyata keimanan saya masih kurang. Saya masih belum percaya bahwa Allah itu Maha Pencipta. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala zat yang ada di bumi ini...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-5779142950955879882?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5779142950955879882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5779142950955879882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/02/gorilla.html' title='Kingkong'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4087210717361925656</id><published>2008-02-05T13:58:00.000+07:00</published><updated>2008-02-11T23:08:34.038+07:00</updated><title type='text'>Ketika internet BELUM menjadi suatu kebutuhan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ketika pertama kali saya menenal internet, kira-kira tahun 1994, saya penasaran sekali gimana cara untuk mengoperasionalkannya. Apakah ada cara-cara khusus yang harus dipelajari?, kenapa harus ada modem?, gimana caranya kok gambar dari luar negri bisa dilihat di Jakarta?, dan semua pertanyaan-pertanyaan apakah, kenapa dan gimana yang terus-terusan menari di benak saya. Sempat pesimis juga bahwa saya tidak akan pernah bisa menguasai apa itu internet. Bahkan, menurut saya hal tersebut adalah sesuatu yang rumit, sulit dan hanya orang-orang yang faham betul tentang komputer yang akan mampu mengerti tentang internet.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada waktu itu, memang baru segelintir orang yang tau tentang internet. Sedikit-sedikit saya dengar apa itu email, yang ternyata kepanjangan dari Elektronic Mail (surat elektronik). Padahal yang saya tau, email itu kan merupakan lapisan gigi. Terus saya juga denger tentang HTTP. Katanya kalo mau buka alamat di internet, harus pakai HTTP. Ah, repot amat sih pake kode-kode. Rumit sekali. Semakin pupus sudah harapan saya mengetahui lebih dalam mengenai inernet.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lama saya merenung dan tidak tau apa yang harus diperbuat oleh keberadaan internet. Harganya pasti mahal sekali dan mustahil saya punya internet. Saya sempat mengutarakan ke suami saya, ingin kursus tentang inernet. Hehehe, norak ya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa tahun kemudian, akhirnya saya bersahabat dengan internet. Berbagai cara saya lakukan untuk mempelajari tentang internet. Dari mulai membaca buku, tanya kepada teman dan mengira-ngira sendiri apa itu internet. Pernah juga kepikiran, internet itu seperti robot, yang harus diperintah sesuai dengan keinginan kita. Dan bahwa internet merupakan penghubung dunia luar sehingga bisa menjadi dekat terhadap kita. Lama saya belajar dan belajar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekarang ini, internet sudah merupakan suatu kebutuhan. Bukan primer, tapi sekunder. Ada juga yang memposisikan bahwa internet merupakan kebutuhan primer, sehingga seseorang sangat tergantung dan seolah 'tidak bisa hidup' tanpa internet. Ada yang berpikiran 'bodo amat' tentang internet, toh kalo nggak bisa juga nggak dosa kok dan nanti di akherat juga nggak bakal ditanya sama malaikat, 'bisa internet apa tidak'.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhir-akhir ini saya lagi 'galak' sama orang yang "hari gini" nggak ngerti tentang internet. Apalagi orang-orang tersebut adalah orang yang selama ini harus dan mau nggak mau bersentuhan dengan internet. Segala fasilitas yang disediakan tidak dipakai secara maksimal. Bahkan, nulis email aja ada yang sampai gemetaran dan keringat dingin. Padahal, kalo salah juga nggak dosa, hehe. Ada saja alasan-alasan orang yang tidak mau menggunakan internet. "Saya bukan tipe orang di balik meja", "saya tidak suka dunia maya yang penuh kebohongan", "saya tidak ada waktu menghabiskan berjam-jam di depan komputer", dan seabrek alasan lain. Padahal semua alasan tersebut adalah ekspresi dari MALAS atau memang TIDAK BISA TAPI MAU NANYA KOK GENGSI atau memang AWARENESS NYA YANG TIDAK ADA. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya tidak boleh sombong. Karena dulu waktu baru mengenal internet, saya juga seperti kebo bingung. Beruntungnya saya adalah, pada waktu itu memang banyak orang yang belum tau tentang internet karena keberadaannya yang relatif masih baru. Dan saya juga belum mempunyai urusan yang berkaitan dengan internet. Tapi, saya mau BELAJAR dan SADAR bahwa suatu saat internet akan menjadi suatu kebutuhan, entah kapan. Dulu juga tidak terbayang, setelah beberapa tahun kemudian, menjadi kenyataan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian...&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;ketika pakaian belum menjadi suatu kebutuhan, akankah kita mau membeli pakaian?&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;ketika mobil belum menjadi suatu kebutuhan, akankah kita mau belajar nyetir mobil?&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;dan ketika udara belum menjadi suatu kebutuhan, apakah kita tidak akan bernafas?&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;dan, jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas, saya harap mampu mewakili jawaban dari : KETIKA INTERNET BELUM MENJADI SUATU KEBUTUHAN, APAKAH KITA TIDAK PERLU MEMPELAJARINYA???&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4087210717361925656?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4087210717361925656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4087210717361925656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/02/ketika-internet-belum-menjadi-suatu.html' title='Ketika internet BELUM menjadi suatu kebutuhan'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-265723871107137878</id><published>2008-02-02T17:24:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T21:21:03.031+07:00</updated><title type='text'>Keranjingan nge-blog</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Entah ada angin apa, akhir-akhir ini, tiba-tiba suami saya jadi keranjingan nge-blog. Saya juga nggak ngerti, kenapa baru 'hari gini' dia baru akrab dengan blog, hehehe. Saya sudah lama kenal blog. Di archive Blogspirit saya, tercatat sejak Juni 2005. Sampai saat ini, saya punya 2 blog. Dulu suami saya sering nanya, "buat apa sih blog, apa manfaatnya?". Saya nggak pernah memberikan penjelasan banyak tentang blog kepada suami saya. I hope, one day he understand what blog is.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya, &lt;strong&gt;apa sih BLOG itu ?&lt;/strong&gt;. Berikut penjelasan yang saya kutip dari &lt;a href="http://www.balipost.co.id/"&gt;www.balipost.co.id/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Blog kemudian berkembang mencari bentuk sesuai dengan kemauan para pembuatnya atau para Blogger. Blog yang pada mulanya merupakan ''catatan perjalanan'' seseorang di internet, yaitu link ke website yang dikunjungi dan dianggap menarik, kemudian menjadi jauh lebih menarik daripada sebuah daftar link. Hal ini disebabkan karena para Blogger biasanya juga tidak lupa menyematkan komentar-komentar ''cerdas'' mereka, pendapat-pendapat pribadi dan bahkan mengekspresikan sarkasme mereka pada link yang mereka buat. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Dari komentar-komentar tadi biasanya Blog kemudian menjadi jendela yang memungkinkan kita ''mengintip'' isi kepala dan kehidupan sehari-hari dari penciptanya. Blog adalah cara mudah untuk mengenal kepribadian seseorang Blogger. Topik-topik apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, apa yang dia pikirkan terhadap link-link yang dia pilih, apa tanggapannya pada suatu isu. Seluruhnya biasanya tergambar jelas dari Blog-nya. Karena itu Blog bersifat sangat personal. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika kemudian Blog bahkan tidak lagi memuat link-link tapi hanya berupa tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi diary online yang berada di internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari diary atau jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain. Para Blogger dengan sengaja mendesain Blog-nya dan isinya untuk dinikmati orang lain. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Blog adalah salah satu dampak dari pesatnya perkembangan internet, termasuk di Indonesia. Blogging sudah menjadi santapan sehari-hari bagi sebagian masyarakat. Pada masa awal kelahirannya, blog dipandang sebelah mata dan cenderung dilecehkan. Sampai sekarang pun, sikap mencibir dan sikap nyinyir terhadap blogger tidak pernah hilang. Disebutlah blogger itu narsis dan buang-buang waktu percuma. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengapa harus blogging?. Wimar Witoelar mengatakan bahwa para blogger adalah orang-orang yang berani bersikap. "Mereka menulis perasaan, pandangan, dan sikap di blog mereka dengan jujur." kata Wimar. Blog juga mencerminkan wajah dan kepribadian pemilik blog yang sesungguhnya. Di masa depan, kualitas sebuah blog sangat ditentukan dari isinya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya sendiri, nge-blog hanya untuk menyalurkan hobi menulis saya. Daripada saya banyak omong, malah nanti dibilang cerewet, kan lebih positif banyak nulis. Tulisan-tulisan saya di blog juga cenderung yang ringan-ringan saja. Dan memang saya tidak mau yang berat-berat. Sehari-hari kita udah di sumpek kan dengan persoalan hidup, ngapain juga saya nulis yang berat-berat. Malah bikin pusing. Yang penting kan enak dibaca secara tulisan itu berbobot atau enggak...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-265723871107137878?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/265723871107137878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/265723871107137878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/02/keranjingan-nge-blog.html' title='Keranjingan nge-blog'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-6312663906462664931</id><published>2008-01-31T14:11:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T18:18:32.730+07:00</updated><title type='text'>Dewi Persik dan OSIS (ojo senggol iki susu)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa hari belakangan, saya di 'geli' kan dengan tayangan infotainment yang menyajikan sesuatu yang membuat saya sebagai seorang wanita dibikin malu, geli dan gemas. Betapa tidak, tayangan tersebut menyajikan (yang secara sengaja atau tidak sengaja terekam kamera), seorang biduan dangdut, Dewi Persik, dengan pakaian seronoknya (sekali lagi) entah sengaja atau tidak, dipegang bagian (maaf) atas payudaranya oleh tangan usil (entah tangan siapa). Dan karena kaget, Dewi Persik marah dan akhirnya sang biduan pun menonjok orang itu dengan pukulan sangat telak... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wah, hebaaat... asli, saya kaget bercampur bengong. Mengingat masih hangatnya status janda yang di sandang Dewi Persik. Dan, yang menjadi penyebab perceraian justru masalah baju yang terlalu terbuka. Saiful Jamil, mantan suami Dewi, memang sangat tidak setuju apabila istrinya memakai baju terlalu seksi, apalagi dilihat oleh banyak orang. Sebagai seorang suami, sangat wajar untuk turut menjaga kehormatan istri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketakutan Saiful Jamil sekarang terbukti dengan kasus 'senggol susu' itu. Sebagai seorang wanita, saya marah. Pelecehan itu namanya. Tapi, orang tidak akan berbuat sak geleme dewe kalo tidak ada media nya. Udah tau sering berada di antara orang banyak, mbok ya jangan 'ngligo' (bahasa jawa = telanjang dada), sehingga dengan gampang orang gemas ingin mencolek.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya tidak menyalahkan siapa-siapa, termasuk Dewi Persik. Mungkin, dia harus berpakaian seperti itu kalo memang mau dapet rezeki. Dan juga, tidak menyalahkan pelaku pencolekan tersebut. Wong cemepak (tersedia) kok, ya dicolek. Namanya juga manusia normal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang membuat saya senang dalam adegan tersebut adalah : ketika si Dewi nonjok. Hebaaat... saya sendiri sudah lama ingin melakukan itu (nonjok orang). Tapi gak pernah kesampean. Apalagi yang ditonjok adalah orang laki-laki. Sekali lagi saya salut atas keberanian Dewi Persik melakukan adegan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu saat, jika saya berkesempatan ketemu dengan Dewi Persik, saya ingin konsultasi gimana caranya ngumpulin nyali sehingga bisa berlaku demikian. Dan terus terang, tindakan tersebut saya dukung. Apa salah kalo seseorang berbuat kekerasan, hanya semata untuk membela diri?. Dewi Persik, sebagai seorang publik figur, tidak seharusnya melakukan tindakan tersebut. Tetapi, siapapun akan bersikap sama dengan dia kalo harga dirinya di lecehkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam Al Qur'an, ada ayat yang menyatakan "yudniina jalaabiibihinna", artinya kurang lebih adalah : "ulurkan jilbabmu (wahai para wanita)". Pada dasarnya, Islam telah mengajarkan sesuatu yang benar, tinggal kita sebagai manusia, bisa menerapkan aturan itu atau tidak, dalam kehidupan sehari-hari. Semuanya kembali kepada pribadi masing-masing tentunya...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-6312663906462664931?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6312663906462664931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6312663906462664931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/01/dewi-persik-dan-osis-ojo-senggol-iki.html' title='Dewi Persik dan OSIS (ojo senggol iki susu)'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8142182052922460004</id><published>2008-01-13T05:24:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T18:20:06.813+07:00</updated><title type='text'>Apa kabar dunia...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Apa kabar dunia?, apakah dirimu masih penuh dengan basa basi cinta?...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kebetulan pekerjaan saya berkaitan dengan "menyapa dunia". Apalagi 3 bulan belakangan, saya kebanyakan travelling. Pernah pada suatu hari, pagi di Jakarta, siangnya di Surabaya, malamnya di Ponorogo dan pagi berikutnya saya di Solo... kayak orang kaya gitu, hehehe, moving teruuus...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan pernah lagi, dalam satu minggu saya berada di 3 negara berbeda dengan weather, culture and food berbeda pula. Mending kalo saya perginya for pleasure gitu, wong saya harus arrange orang-orang. Berbagai masalah pasti akan muncul, karena menghadapi banyak orang di negara orang lain. Seruuu...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman saya berkomentar, "enak banget sih jalan-jalan teruuus...". Hihihi, emang enggak capek?, enggak pusing?, enggak stress?. Karena, saya jalannya bukan untuk diri saya, tapi mengatasnamakan orang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3 hari kemaren, saya baru sampai Jakarta lagi setelah 'menyapa dunia' ke beberapa negara. Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan dan kesehatan untuk melaksanakan tugas tersebut, walaupun saya juga harus mengorbankan beberapa hal. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hidup adalah sebuah pilihan dan semua perbuatan yang kita jalani harus dapat dipertanggungjawabkan. Dunia ini indah, dan seharusnya pula kita menghadapinya dengan penuh suka cita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8142182052922460004?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8142182052922460004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8142182052922460004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/01/apa-kabar-dunia.html' title='Apa kabar dunia...'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8720267706400990456</id><published>2008-01-13T05:09:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T18:23:39.503+07:00</updated><title type='text'>Selamat tahun baru Hijriyah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Disadari atau tidak, bahwa dunia ini banyak diwarnai oleh tahun (hehe). Ada tahun Masehi, Hijriyah, Imlek dan masih banyak lagi. Dan yang menarik adalah, semakin lama, awal tahun pada tahun tahun tersebut, saling berdekatan. Enaknya, jadi banyak libur dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Meskipun terlambat, saya mengucapkan : &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1429H&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;semoga, dapat menjadi awal yang baik dalam menjalani hidup.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8720267706400990456?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8720267706400990456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8720267706400990456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/01/selamat-tahun-baru-lagi.html' title='Selamat tahun baru Hijriyah'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-7233331459087254796</id><published>2008-01-01T16:11:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T18:24:09.397+07:00</updated><title type='text'>Selamat tahun baru Masehi</title><content type='html'>mbakyucantik mengucapkan :&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;SELAMAT TAHUN BARU 2008 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;semoga di tahun ini dapat menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya dan segalanya akan menjadi lebih baik...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-7233331459087254796?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7233331459087254796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7233331459087254796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2008/01/selamat-tahun-baru.html' title='Selamat tahun baru Masehi'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4549249057223740847</id><published>2007-12-23T21:20:00.000+07:00</published><updated>2008-02-11T23:10:28.847+07:00</updated><title type='text'>Masih ada orang baik</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Masihkah ada orang baik di dunia ini ?&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wah, suatu pertanyaan yang sulit di jawab. Tergantung persepsi masing-masing, tapi saya yakin, masih ada. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Apakah kebaikan seseorang bisa di ukur ?&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak bisa. Tapi bisa di tebak.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Adakah orang di dunia ini yang berbuat baik secara tulus ikhlas, tanpa pamrih dan tanpa mengharapkan balasan ?&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="mailto:!@#$%^&amp;amp;*_+)?$%"&gt;!@#$%^&amp;amp;*_+)?$%&lt;/a&gt;~==&gt; Hampir tidak ada !!! &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Suatu hari, dalam perjalanan ke Surabaya, saya sms-an dengan sahabat saya :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya : ..... Oke pa'e, saya minta maaf deh. Terus, kapan saya jadi orang baik kalo orang yang saya baikin malah tidak baik?&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Pa'e : Lebih baik mengharapkan balasan kebaikan dari Gusti Allah daripada menungso&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya : Terus, mediatornya siapa kalo bukan manusia?&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Pa'e : Mediator tetap manusia, tapi harapkan balasan dari Allah, alias harus ikhlas&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya : Oh gitu ya. Trims ya atas masukan dan nasehatnya, mudah-mudahan bisa mengembalikan kepercayaan saya bahwa masih ada orang baik di dunia ini&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Pa'e : Harus berpikiran bahwa masih ada manusia yang baik dan itu pasti. Kalo kita berpikir semua jelek, itu namanya apriori dan menjurus ke fitnah&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya : Iya ya... saya termasuk sulit percaya sama orang, makanya jadi galak kayak singa...&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Pa'e : Itu namanya waspada, bagus. Apalagi seperti singa... medheni, seraaam...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Begitulah... kadang-kadang kita selalu ingin berbuat baik dan orang lain juga ingin berbuat baik kepada kita. Hanya saja, kita tidak dapat mengukur, segimana ikhlas atau tidaknya hati kita masing-masing. Secara lisan, pasti akan terucap "saya ikhlas kok". Entah di hati. Dalamnya lautan bisa di ukur, dalamnya hati?, siapa yang tau.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Satu-satunya orang baik yang saya kenal selain ayah&amp;amp;ibu saya adalah suami saya. Dan, kadang karena kebaikannya, bisa membuat saya tidak suka dan akhirnya marah sama dia. Aneh ya. Harusnya saya ikut senang kalo suami saya berbuat baik. Tapi, saya melihat bahwa orang yang baik sama dia cenderung ada maunya, ada maksud dan tujuan tertentu. Oh, manusiawi sekali... Kalo maksudnya bagus, its oke, bisa saling menguntungkan. Tidak jarang, salah satu pihak merasa dirugikan yang akhirnya menimbulkan kekecewaan. Nah, itu yang saya tidak suka.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saya sendiri juga tidak tau, termasuk kategori yang bagaimana, baik atau tidak baik. Semua tergantung persepsi orang yang mengenal kita. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kalo saya pergi kemanapun, ibu saya selalu mengkhawatirkan apakah saya akan baik-baik saja. Dan apakah orang-orang yang saya temui akan berbuat baik kepada saya?. Saya selalu meyakinkan ibu saya bahwa saya akan baik-baik saja. Dan bahkan saya jadi munafik bahwa sebenarnya saya juga tidak tau apakah masih ada orang baik???.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4549249057223740847?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4549249057223740847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4549249057223740847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/12/masih-ada-orang-baik.html' title='Masih ada orang baik'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-642426079677624331</id><published>2007-12-18T16:07:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T18:25:01.758+07:00</updated><title type='text'>Menyusu simbok (sebuah persembahan untuk ibu...)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Apa yang akan dilakukan seorang anak kecil ketika sedang dalam kondisi nggak nyaman?. Pasti akan mencari-cari ibunya, kemudian menangis dan merajuk untuk minta perlindungan. Saya rasa, bukan hanya anak kecil saja yang akan begitu. Ketika seseorang merasa nggak nyaman, pasti akan mencari sosok yang bisa dan mampu untuk dijadikan pelindung selain kepada NYA, yaitu ibunda...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Boleh percaya atau tidak, ada 'setruman' khusus antara ibu dan anak. Begitulah yang terjadi, bahwa seorang ibu akan selalu dicari dan dibutuhkan kapan saja dimana saja. Bahkan, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, ia berkata : "Telah datang seseorang kepada Rasulullah SAW dan berkata ; 'Wahai Rasulullah, &lt;strong&gt;kepada siapakah aku harus berbakti&lt;/strong&gt; pertama kali?'. Nabi SAW menjawab : &lt;strong&gt;'ibumu!'&lt;/strong&gt;. Orang tersebut kembali bertanya, &lt;strong&gt;'kemudian siapa lagi?'. &lt;/strong&gt;Nabi&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;SAW menjawab : &lt;strong&gt;'ibumu!'&lt;/strong&gt;. Ia bertanya lagi, &lt;strong&gt;'kemudian siapa&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;lagi?'&lt;/strong&gt;. Nabi SAW menjawab : &lt;strong&gt;'ibumu!'.&lt;/strong&gt; Orang tersebut bertanya kembali,&lt;strong&gt; kemudian siapa lagi ya Rasulullah?'.&lt;/strong&gt; Nabi SAW pun menjawab&lt;strong&gt;, 'bapakmu!'&lt;/strong&gt;." (HR Bukhari dan Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Betapa mulianya seorang ibu sampai-sampai 3x disebut begitu. Dan apakah benar ada ungkapan 'surga dibawah telapak kaki ibu?'. Bisa jadi... Saya sendiri adalah seorang ibu, ibu yang masih 'mbok-mbok en', hehehe. Masih suka nangis dan mewek ketika ditimpa masalah. Tapi, saya pantang menceritakan segala problema hidup yang saya alami ke ibu saya. Nggak tega... Apalagi saya juga pernah merasakan betapa repot dan payahnya mengandung selama sembilan bulan dan berjuang antara hidup dan mati ketika melahirkan. Ruaaarrr biasaaa... sakitnya tiada tara. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya juga suka mikirin kalo anak-anak saya susah makan dan beberapa masalah spesial anak-anak seperti sakit, jatuh dll. Itulah yang menyebabkan saya pantang curhat macam-macam ke ibu saya. Tapi herannya, ibu saya suka ngrasa kalo saya lagi ada 'sesuatu'. Dan saya juga bisa merasakan kalo anak saya lagi ada 'sesuatu'. Hubungan batin antara ibu-anak sepertinya nggak mengenal jarak dan waktu, melintas ruang dan batas. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sudah lama saya hidup terpisah dengan ibu saya secara saya harus ngikut suami. Kadang ada perasaan kangen kalo lama nggak kontak dan kadang sebel kalo ibu saya crewet nanya ini itu. Hal-hal seperti itu biasa terjadi dan akan hilang begitu saja tanpa dimasukin hati. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebentar lagi Hari Ibu akan tiba. Saya sebagai seorang anaknya ibu, tidak bisa dan merasa belum bisa memberikan sesuatu yang berguna dan bermanfaat selain materi kepada ibu saya. Apa ya kira-kira?. Saya pernah bertanya kepada ibu, dan beliau hanya menjawab "dadi uwong ora usah macem-macem, sing lurus wae Insya Allah uripmu barokah". Apa sekarang saya sudah bisa menjalankan hal tersebut?. Wallahu a'lam. Sebagai seorang ibu, saya juga tidak berharap yang muluk-muluk terhadap anak saya. Jadi anak yang baik, nurut dan nggak neko-neko, sudah itu saja. Dan tentu saja saling mendo'akan....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ibu, do'a ku menyertaimu....&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;kunyanyikan sebuah lagu untukmu ibu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;sebagai wujud trimakasih ku kepadamu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;tanpa lelah, kau berjuang membesarkanku&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;berikan yang terbaik untuk ku...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;izinkanlah tanganmu ku cium&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;dan ku bersujud di pangkuanmu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;temukan kedamaian di hangat pelukmu...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;di dalam hati kuyakin serta percaya&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;ada kekuatan doa yang engkau titipkan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;lewat Tuhan, membuat semangat bila diri ini &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;rapuh dan tiada berdaya...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;ada surga di telapak kakimu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;betapa besar arti dirimu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;buka pintu maafmu, saat ku lukai hatimu...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;ada surga di telapak kakimu&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;lambangkan mulianya dirimu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;hanya lewat restumu, terbuka pintu ke surga&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;kasih sayangmu begitu tulus&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;kau cahaya di hidupku&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;tiada seorang pun yang dapat &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;menggantimu...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-642426079677624331?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/642426079677624331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/642426079677624331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/12/menyusu-simbok-sebuah-persembahan-untuk.html' title='Menyusu simbok (sebuah persembahan untuk ibu...)'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-5673496921260849237</id><published>2007-12-17T14:15:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T18:27:11.369+07:00</updated><title type='text'>vote, Hady Mirza!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;For the last two nights, i sat in front of TV (in case its not my habit...) for watching Asian Idol Show. One of the contestant make me fall in love, he is Hady Mirza (Singapore). For the voice, Hady's is not better than Mike Mohede (Indonesian) and Mau Marcello (Philipine). But dunno why, i really sure that he will be the winner. Actually, nothing special from Hady. He just looks like the other young singer in the world (especially in Asia). But for me, he has good performance, good looking and 'something' i can't say...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa sms voting saya kirim untuk mendukung Hady, dan tentu saja Mike (secara dia adalah Indonesian gitu, biar saya dibilang punya nasionalisme yang kuat). Tidak ada alasan khusus kenapa saya bisa yakin seyakin-yakin nya bahwa Hady yang akan menang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya juga menjagokan Abhijeet (India) secara saya dari dulu seneng banget sama Indian singer/artist. Saya juga sangat suka nonton Indian Movie. Salah satu alasannya, bukan karena hanya ceritanya saja, tapi saya menilai bahwa menjadi artis India adalah sebuah perjuangan mengingat betapa sulitnya menyelaraskan antara gerak dan lagu. Hampir di semua film India, terdapat lagu yang kemudian dipadukan dengan tarian sehingga membentuk suatu gerakan yang, menurut saya, sangat indah (dan kadang rumit).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Biasanya, saya kurang menyukai acara kontes-kontesan seperti itu. Saya juga tidak dari awal mengikuti Indonesian Idol. Tapi, sejak diadakan Asian Idol, saya jadi rajin sekali menyimak seluruh acara dan tidak satupun yang saya ingin tinggalkan. Faktor positif yang saya lihat dari acara kontes-kontesan seperti itu, yaitu setiap orang diajarkan untuk mencoba, berusaha dan penderitaan. Itu merupakan 3 based of learning. Pertama datang, mereka mencoba dan berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dengan cara yang mereka bisa dengan sebelumnya beberapa penderitaan mereka alami, seperti ngantri ber jam-jam. Dan kontes beginian, menurut saya bener-bener dinilai dari segi suara. Siapapun dia, kalo suaranya bagus walaupun body kurang menunjang, pasti akan terpilih. Tapi, akan lebih baik kalo dua-dua nya dimiliki oleh setiap orang (hehehe, maksa)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, for Hady Mirza, CONGRATULATION guys!. Allah with you and all the best for you...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-5673496921260849237?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5673496921260849237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5673496921260849237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/12/vote-hady-mirza.html' title='vote, Hady Mirza!'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-6714486369769442851</id><published>2007-12-14T10:53:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T20:32:00.460+07:00</updated><title type='text'>I'm nothing</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kemaren malam, saya menghadiri perpisahan direktur salah satu instansi Inggris di Jakarta. Saya nggak tau, kapasitasnya sebagai apa kok bisa-bisanya beliau ngundang saya. Bisa jadi karena instansi tersebut selalu keep in touch dengan para relasinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Acaranya santai, dinner di rumahnya yang cukup mewah di kawasan Kemang. Suguhannya pun Indonesia bangeeet... nasi liwet komplet dengan dessert pisang goreng dan ketan kinco.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang bikin saya minder adalah, yang hadir itu lhooo... para profesor dari berbagai kalangan, tokoh agama, tokoh masyarakat, rektor-rektor universitas yang biasanya hanya bisa saya liat di tipi. Walaupun sebenarnya saya juga biasa bertemu beberapa dari mereka, but I'm nothing...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap orang diciptakan sesuai dengan kemampuan masing-masing di bidangnya. Bisa jadi si profesor tidak menguasai permasalahan si tokoh agama, dan si A tidak menguasai bidangnya si B, karena memang likulli syai'in qadra. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada dasarnya, manusia dihadapan Tuhan adalah sama, yang membedakan hanyalah tingkat keimanan dan ketaqwaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-6714486369769442851?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6714486369769442851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6714486369769442851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/12/im-nothing.html' title='I&apos;m nothing'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-5620023763616974807</id><published>2007-12-13T18:48:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T18:29:14.145+07:00</updated><title type='text'>Mrungsungi...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hari ini saya mulai 'hidup' kembali, setelah sekian lama merenung dan mengurung diri, menutup akses kemana saja dan menghentikan aktifitas saya untuk sementara. Ya, saya mrungsungi, istilah itu untuk ulo yang ganti kulit. Sebelum saya memutuskan untuk 'show' kembali (hehehe), pelan-pelan saya 'menampakkan diri' di hadapan teman-teman dan sebagian kerabat. Semua serentak bertanya : "kemana aja siiih..?". Dengan bangga saya bilang "lebih baik di kangeni daripada di boseni"... hihihihi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak banyak yang berubah pada diri saya walaupun 'mrungsungi' saya kelewat batas. Normally, ulo hanya memerlukan waktu sekitar 1-2 minggu saja. Tapi, saya bisa sampe 2 bulanan. Segitu parahnya kah?. Berbagai nasehat baik spiritual maupun nasehat cacah rucah saya terima dari siapa saja. Intinya, semua permasalahan ada jalan keluarnya dan jangan dimasukin hati. Ya, betul. Saya nggak pernah masukin hati, tapiiii yang namanya habis dicubit, pasti sakit. Apalagi yang kena cubit adalah 'hati'. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Well, Insya Allah saya sudah siap kembali for facing this life apapun yang terjadi. Semua hikmah datangnya belakangan dan sulit untuk menebak bagaimana hikmah tersebut datang kepada kita. Yang jelas, dalam hidup, kita pasti akan mengalami sesuatu yang tidak pernah diduga.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Walaupun saya mrungsungi, penampilan saya masih tetap seperti dulu. I am what I am... Miss u all :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-5620023763616974807?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5620023763616974807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5620023763616974807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/12/mrungsungi.html' title='Mrungsungi...'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-3491633621361771905</id><published>2007-12-06T13:55:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T18:32:37.791+07:00</updated><title type='text'>Sebelum cahaya</title><content type='html'>ku teringat hati yang bertabur mimpi&lt;br /&gt;kemana kau pergi, cinta...&lt;br /&gt;perjalanan sunyi yang kau tempuh sendiri&lt;br /&gt;kuatkanlah hati, cinta...&lt;br /&gt;ingatkah engkau kepada embun pagi bersahaja&lt;br /&gt;yang menemanimu sebelum cahaya&lt;br /&gt;ingatkah engkau kepada angin yang berhembus mesra&lt;br /&gt;yang 'kan membelaimu, cinta...&lt;br /&gt;kekuatan hati yang berpegang janji&lt;br /&gt;genggamlah tanganku, cinta...&lt;br /&gt;ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri&lt;br /&gt;temani hatimu, cinta...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-3491633621361771905?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3491633621361771905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3491633621361771905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/12/sebelum-cahaya.html' title='Sebelum cahaya'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4445524660024686369</id><published>2007-11-23T22:47:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T18:38:48.344+07:00</updated><title type='text'>Maafkan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pada dasarnya saya bukan type pendendam. Jadi, kalo musuhan sama orang, ya cepet baikan lagi. Bisa saya yang minta maaf duluan atau orang lain yang minta maaf. Kadang sering juga sih saya lupa kalo lagi musuhan atau enggak sama orang. Jadi ya udah, besok begitu ketemu udah ngobrol seperti biasa lagi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi, saya paling sulit untuk memaafkan diri sendiri. Apalagi kata orang-orang, saya orangnya galak tapi ramah, baik hati dan tidak sombong, hehehe... Kalo saya melakukan kesalahan, sering keingetan terus. Ibu saya sampe bilang 'jangan terlalu keras pada diri sendiri, bisa repot lho'. Biar kejadian kecil atau sepele, bisa berbulan-bulan kemudian baru saya merasa lega. Parah ya?... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekarang saya sudah lebih bisa memaafkan diri sendiri, dan ternyata itu sangat melegakan. Lama-lama saya belajar, ngapain juga marah-marah sampai menyalahkan diri sendiri. Ini bikin saya tambah stress dan akhirnya nggak bisa move on. Malah efeknya bisa lebih gawat daripada nggak bisa memaafkan orang lain. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, kalo kita berbuat kesalahan sampai kita benci pada diri sendiri, boleh aja. Tapi jangan lama-lama. Adukan kemarahan pada YANG DIATAS, bilang OKE saya udah bikin salah dan berjanji nggak diulangi lagi. Insya Allah semuanya jadi lega...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4445524660024686369?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4445524660024686369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4445524660024686369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/11/maafkan.html' title='Maafkan'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-6285411789616681846</id><published>2007-11-23T21:54:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T18:48:04.681+07:00</updated><title type='text'>In love</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sepertinya saya jatuh cinta terhadap hidup ini… &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Betapa tidak, segitu cepatnya kesenangan dan kesedihan datang silih berganti, seperti tak kenal lelah ‘ngerjain’ saya. For less than 1 month coba bayangin, banyak kejadian yang menimpa diri saya. Dan saya paling benci kalo ada orang yang belum apa-apa mengatakan “ambil saja hikmahnya”… Eh?, emang yang menentukan hikmah adalah kita?, lantas, Tuhan mau di kemanain?... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sudah diatur sama Yang Maha Kuasa, bahwa setiap hidup manusia, pasti akan mengalami hal yang baik dan buruk, susah dan senang, sedih dan gembira, menangis dan tertawa. Tapi, apakah secepat itu datangnya?. Sebagai orang jawa, saya percaya akan adanya hukum alam. Walaupun suami saya mengatakan itu sebagai ‘klenik’. Contohnya begini ; ketika saya rasakan mata saya ‘kedutan’ yang sebelah kiri, itu berarti musibah atau sesuatu yang tidak mengenakkan akan menimpa saya. dan apabila yang ‘kedutan’ sebelah kanan, berarti sesuatu yang menggembirakan akan menghampiri saya. that’s it. Percaya nggak percaya, tapi sampai saat ini saya merasakan begitu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2 minggu belakangan, beberapa kejadian yang tidak mengenakkan menghampiri saya. Kenapa?... Saya menyadari bahwa beberapa perlakuan dan perkataan saya telah menyinggung dan tidak berkenan terhadap orang-orang, teman-teman dan kerabat. Tetapi, apakah mereka tau maksud dari semua itu?. Hanya sebagian kecil teman saya yang bisa mengerti kenapa saya sampai melakukan hal-hal yang ‘kurang berkenan’.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada dasarnya, saya tidak pernah mau berurusan dengan hal-hal yang tidak mengenakkan. Makanya saya perlu pembelaan diri. Nah, ini dia yang kadang sulit diterima oleh teman-teman, kerabat dan orang-orang yang tidak mengenal saya secara dekat. Sebagian menilai saya terlalu egois, emosian dan undercontrol. So?, setelah beberapa lama kemudian, biasanya orang-orang baru menyadari bahwa apa yang saya ekspresikan adalah benar (atau merupakan suatu kebetulan?).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat saya sedang terpuruk begitu, seseorang yang saya hormati dan sudah saya anggap sebagai orang tua saya sendiri, tiba-tiba ‘mencampakkan’ saya. Alasannya sih sangat logis dan bisa di terima akal. Tapi, saya nya itu yang tidak siap. Mbok ya jangan sekarang, biar saya tenang dulu. Timingnya kurang pas. Dia tidak mau tau, dan bahkan benar-benar tidak mau ngerti bagaimana ‘terpuruk’ nya saya pada saat itu. Dia hanya menyampaikan keoptimisan bahwa saya akan dan ‘selalu’ mampu mengatasi semua masalah dalam hidup ini. Hei… I am an extra ordinary woman, punya segala keterbatasan dan kelemahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya sakit, stress dan hampir mengalami depresi. Tidak biasanya saya ‘melarikan diri’ membutuhkan waktu untuk menenangkan diri beberapa hari. Saya hanya bisa merenung, terdiam dan hanya bisa diam. Saya tidak bisa menangis, airmata saya terlalu mahal untuk itu. Keluarga saya bengong, tidak tau harus gimana. Dan mereka juga kaget, kenapa saya bisa sampai begitu. Berarti masalah yang saya alami sudah sangat berat. Saya sulit memejamkan mata, tidak nafsu makan dan malas berinteraksi dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kepada siapa lagi saya akan mengadu selain kepada NYA?. Nah, baru boleh disimpulkan bahwa ada hikmah dibalik kejadian-kejadian yang menimpa seseorang. Inna ma’al ‘usri yusroo. Fainna ma’al ‘usri yusroo…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alhamdulillah, sekarang saya sudah berangsur-angsur membaik. Walaupun belum 100% pulih. Saya belum mampu menjalin komunikasi dengan orang-orang yang sudah membuat saya jadi ‘terpuruk’ beberapa saat. Tapi, saya tidak dendam, hanya perlu waktu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, sepertinya saya jatuh cinta terhadap hidup ini, atau jangan-jangan hidup ini jatuh cinta kepada saya???... Wallahu a'lam. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-6285411789616681846?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6285411789616681846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6285411789616681846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/11/in-love.html' title='In love'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-794637117139578082</id><published>2007-11-22T22:04:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T20:41:48.610+07:00</updated><title type='text'>Guilty feeling</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Have u ever had a guilty feeling with anyone?, especially with the one you loved?. Dunno why that guilty feeling and regrets always come late. Akhir-akhir ini saya merasa bahwa saya terlalu cengeng, gampang menangis dan selalu merasa bersalah melakukan sesuatu, baik itu yang berhubungan dengan pekerjaan maupun kegiatan sehari-hari. Kata temen2 sih saya sensi banget…. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya juga merasakan itu dan memang berasa jadi aneh. Ibu, teman, kakak, sodara dan beberapa kerabat yang dekat dengan saya juga merasakan keanehan yang terjadi pada diri saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, beberapa hari kemaren saya melakukan introspeksi, dimana letak penyebab keanehan saya tersebut. Tidak mungkin kalo sesuatu terjadi tanpa sebab. Saya merenung, berfikir dan mengingat-ingat apa gerangan penyebabnya saya jadi cengeng. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa bulan belakangan, saya merasa sangat dekat dengan seseorang. Prosesnya terjadi begitu saja. Di awali dari sebuah hubungan pekerjaan yang lama kelamaan membuahkan ketergantungan yang menurut saya semakin lama semakin tidak sehat. Harusnya kami saling menyadari bahwa ada batasan-batasan yang harus di patuhi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya merasa menemukan ‘sesuatu ‘ selama saya dekat dengan teman saya tersebut, sesuatu yang tidak saya dapatkan dari orang-orang terdekat saya selama ini. Sepertinya 'kekosongan' hati bisa terpenuhi. Tetapi, apakah selamanya akan begini terus?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seseorang akan menjadi merasa bersalah, karena memang melakukan kesalahan yang terus dipelihara, secara sengaja dan disadari. Terus, bagaimana cara mengakhiri perasaan bersalah tersebut hingga nantinya tidak akan timbul kembali?. Mungkin yang paling mudah adalah &lt;strong&gt;INTROSPEKSI&lt;/strong&gt;. Coba renungkan hal-hal apa saja yang sudah diperbuat sehingga perasaan bersalah itu muncul. Dimulai dari dalam hati yang paling dalam. Kemudian, &lt;strong&gt;JANGAN PERNAH&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;MEMBANDINGKAN&lt;/strong&gt;. Apa saja yang kita miliki, kita harus merasa puas karena sudah digariskan dan ditakdirkan oleh Yang Di Atas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Well, mencoba sesuatu yang baru memang tidak mudah. Tetapi, apabila kita tidak berani dan tidak pernah merasakan sesuatu yang baru, kita tidak akan mendapatkan pengalaman yang mungkin suatu saat sangat berharga buat hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekarang, saya sedang berusaha 'mencoba' untuk melupakan kejadian-kejadian yang tidak mengenakkan hati dan merugikan orang lain sehingga menjadikan saya merasa bersalah terus menerus. SANGAT SULIT memang. Tapi, kalo nggak dicoba, saya yakin, akan semakin terpuruk oleh ketidakpastian yang akan merugikan diri sendiri. Dan, guilty feeling akan terus menghantui saya yang akhirnya saya tidak kreatif, berkembang dan menjadi diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-794637117139578082?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/794637117139578082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/794637117139578082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/11/guilty-feeling.html' title='Guilty feeling'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-3257428512857696594</id><published>2007-11-20T10:34:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T20:46:56.581+07:00</updated><title type='text'>This life</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Kita hidup hanya sekali, tetapi jika kita menjalaninya dengan benar, maka sekali berarti CUKUP.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;DIMANA KITA BISA TEMUKAN KEINDAHAN HIDUP?&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu malam, di sebuah sudut alun-alun kota, sepasang suami istri pedagang makanan, meringkuk dalam tenda, di kelilingi oleh beberapa orang anaknya. Hujan deras turun sejak petang. Makanan yang di jajakannya sudah dingin dari tadi, tapi mereka tetap saling bercanda sambil membiarkan suara radio kecil meramaikan suasana.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suami istri itu saling berucap : "Kau pasti rugi pak". "Ya tidak apa-apa, semoga besok cuaca terang". "Kita ini pedagang kecil, tak punya apa-apa, jadi kalau toh rugi, kita tak kehilangan apa-apa. Orang yang takut kehilangan, biasanya mereka yang merasa memiliki apa yang di usahakannya".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Padahal, siapa yang bisa menjamin tak ada hujan malam ini?. Betapa hebatnya pemilik hujan sehingga bisa membuat dagangan kita tak ada yang membeli?. Bahkan kita sendiri tak kuasa atas perniagaan ini".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ah, betapa sederhananya. Bila kita mengaku berkuasa atas apa yang kita "miliki", kita tercebur dalam lautan diri yang menenggelamkan saat apa yang kita miliki hanyut terbawa ombak. "Memiliki" adalah rantai besi yang mengikat kita pada batu karang dasar laut. Menyadari ketidak kuasaan diri di hadapan semesta raya, adalah kunci pembuka rantai itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hidup ini terkadang aneh. Kalau kita menolak untuk menerima bukan yang terbaik, seringkali kita justru akan menerimanya...... &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-3257428512857696594?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3257428512857696594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3257428512857696594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/11/this-life.html' title='This life'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-7372861877657618364</id><published>2007-11-19T23:14:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T20:50:15.169+07:00</updated><title type='text'>Udah nggak enak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pepatah mengatakan : "habis manis sepah dibuang"... Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa sesuatu yang sudah nggak terpakai lagi, nggak bermanfaat lagi, nggak enak lagi, yaaa di buang aja. Walaupun sebelumnya terasa manis, nikmat dan lezat. Itu kalau dalam komposisi makanan. Sedangkan dalam perbuatan, walaupun meninggalkan kesan bagus, tapi kalo udah nggak butuh, yaaa di buang aja. Sangat manusiawi sekali....&lt;br /&gt;Dimana-mana, orang kalo lagi butuh dan lagi perlu sesuatu, atau bahasa kerennya 'lagi ada maunya', pasti berbagai cara akan di lakukan untuk mendapatkan simpati, bantuan, perhatian kepada seseorang yang dia ingini demi mendapatkan tujuan yang dimaksud.&lt;br /&gt;Sekarang saya sedang merasakan itu, 'habis manis sepah di buang'. Entah sengaja atau tidak atau bisa jadi mungkin hanya perasaan saya aja kali...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa kerabat yang pernah saya urusi beberapa urusannya dan secara maksimal saya berbuat agar semuanya berjalan baik, tiba-tiba nyuekin saya. Ada yang selama 1 tahun saya temani dalam urusan hamil dan melahirkan, ada juga kerabat yang sudah saya bantu dalam hal travelling, pengurusan dokumen perjalanan Umroh dan ke Inggris, sekarang semuanya tiba-tiba 'mencampakkan' saya... hehehe. Karena mungkin mereka merasa saya 'udah nggak enak', 'udah nggak bermanfaat', so... buang aja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya saya nggak boleh nggersah. Digawe enteng bae lah. Berbuat amal kebaikan, nggak sepatutnya dihitung-hitung, mara'i nggak ikhlas thok. Lha kalo memang nggak mau disakiti, ya jangan punya urusan sama orang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak, saya tidak menganggap itu sebuah ke-sakit hati-an. Lucu aja. Nggak papa lah, mungkin saya juga pernah 'nggituin' orang, memperlakukan orang secara tidak baik. Bisa jadi tho... kan yang bisa melihat kekurangan diri kita hanya orang lain. Coba aja, apa bisa kita mencium punggung kita sendiri?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lha terus piye?, apa saya harus ikut-ikutan berbuat begitu?, nggawe loro atine uwong?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seharusnya tidak. Wis, ikhlasno aja.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sesungguhnya manusia tak kan bisa, menikmati surga tanpa IKHLAS di hatinya. Sesungguhnya manusia tak kan bisa menyentuh nikmat NYA tanpa TULUS di hatinya.........&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-7372861877657618364?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7372861877657618364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7372861877657618364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/11/udah-nggak-enak.html' title='Udah nggak enak'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8545626677485909831</id><published>2007-11-18T22:11:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T20:53:21.266+07:00</updated><title type='text'>Luluh</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;segenap hatiku luluh lantak&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;mengiringi dukaku&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;yang kehilangan dirimu&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;sungguh ku tak mampu&lt;br /&gt;tuk meredam&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;kepedihan hatiku&lt;br /&gt;merelakan kepergianmu..........&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8545626677485909831?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8545626677485909831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8545626677485909831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/11/unbreakable.html' title='Luluh'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-692320160723327547</id><published>2007-11-14T15:25:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T21:06:16.833+07:00</updated><title type='text'>Karena wanita ingin dimengerti</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Seharian tadi saya menemani sahabat saya yang sedang mudik ke Jakarta secara dia tinggal di London. Sebenernya, saya baru kali pertama jumpa dia tapi perasaan kok kayak udah kenal suwi. Dan sebegitunya saya cepet akrab sama seseorang, jadi walaupun baru kenal beberapa detik, saya sudah merasa enjoy ngapa-ngapain. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang namanya wanita, dalam bahasa jawa adalah akronim dari wani noto = berani menata. Ya menata rumah tangga, menata hati, menata suami, menata anak, menata keluarga, menata hidup, menata karier, menata posisi, menata keuangan, menata diri, menata pekerjaan, menata segalanya sehingga semuanya bisa merasa dan terasa nyaman. Isn’t it? Jangan di protes!!!. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wanita dilahirkan mempunyai kodrat untuk mengabdi, kepada siapa saja yang patut dan harus dia mengabdikan dirinya. Sejauh ini, mengabdi kepada Sang Pencipta adalah kewajiban utama. Selanjutnya, bagi yang masih single, mengabdi kepada orang tua dan bagi yang sudah double (hehehe) mengabdi kepada suami adalah kewajiban yang harus dilaksanakan secara ikhlas dan tanpa pamrih. Tujuannya adalah mengharap ridho Allah supaya berkah dunia akherat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Posisi wanita juga bermacam-macam. Ada yang dikodratkan sebagai murni ibu rumah tangga dan ada pula yang dikodratkan menjadi wanita karier, juga ada ibu rumah tangga sekaligus berkarier. Eh?. Tapi, masing-masing ada tugas, kewajiban dan tantangannya. Mungkin bagi para pria, makhluk jenis apakah wanita itu?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dadi uwong kudu sawang sinawang (bahasa jawa), baytu abii khoirun min baytika (bahasa arab), rumput tetangga lebih hijau daripada rumputnya embek, hehe (bahasa Indonesia). Segitu banyak teman wanita saya, macam-macam pula posisinya. Dan alhamdulillah saya bisa menyelami dan memahami siapa mereka. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Siang tadi, ketika saya menemani sahabat saya ke mall, salut saya sama dia. Tapi herannya, dia juga salut sama saya. So?, siapa yang salah?. Enggak ada. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kesalutan saya bermula dari ketika dia membanding-bandingkan mesin cuci di sebuah gerai elektronik, bukan hanya harga yang dia bandingkan tapi kapasitas dan kualitas si mesin cuci tersebut, tangguh apa enggak, sehari bisa muter berapa kali dll. Saya bilang sama dia, “wah, kok teliti banget ya mbak, kalo saya, asal sesuai kebutuhan, merk nya qualified dan harganya realistis, ya langsung saya beli”. Sahabat saya komentar, “iyalah, situ kan sibuk, jadi maunya yang praktis-praktis”. Hehehe, bentul, bener dan betul. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika saya ajak ke tempat barang-barang berat (hardware), setelah mendapatkan sesuatu yang dicari, dia melihat-lihat beberapa asesoris rumah yang sungguh, sebelumnya saya don’t care about it. Dia sampai minta maaf, karena seharusnya tidak mengajak saya ke tempat-tempat yang begitu. Tapi saya salut dan enjoy. Dan ketika dia begitu senang melihat ada furniture bagus dan harganya murah, saya tambah minder. Adakah sesuatu dalam diri saya yang hilang?. BANYAK!!!. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan ketika bercerita, bagaimana dia merajut hari-harinya secara dia mendampingi sang suami gawe di negri orang, saya tambah sesak nafas. Kursus merangkai bunga, memasak, merias. Oh?, hihihihi… semua kegiatan tadi -yang seharusnya saya kenal- sungguh sangat asing bagi saya. Dan tidak pernah terbayang di benak saya akan menguasai hal-hal yang SEHARUSNYA DIMENGERTI oleh SEORANG WANITA. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi, ketika dia berkomentar, “situ enak, mandiri, sibuk ada kerjaan, punya penghasilan sendiri, kalau mau apa-apa tinggal beli, mengerti bisnis, walaupun sibuk tapi suami dan anak-anak terurus”, tiba-tiba saya mendadak pusing. Sekali lagi, siapa yang salah???. Enggak ada. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya, KARENA WANITA INGIN DIMENGERTI, LEWAT TUTUR LEMBUT DAN LAKU AGUNG…&lt;br /&gt;“robbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(terimakasih kepada sahabat saya, mb id yang telah membuka mata saya sehingga Insya Allah kelak saya bisa menjadi yang lebih baik, best wishes, Allah bless u)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-692320160723327547?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/692320160723327547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/692320160723327547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/11/karena-wanita-ingin-dimengerti.html' title='Karena wanita ingin dimengerti'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8651013984518791466</id><published>2007-11-07T22:32:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T21:13:23.752+07:00</updated><title type='text'>Enjoy your jazz</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Suatu hari, saya diajak kawan untuk menikmati jazz di Ronnie Scott’s Jazz Club di daerah Oxford Street, London. Bagi saya, musik apa saja asyik, asal bukan yang gedebag gedebug (rock) dan bikin pinggul bergoyang (dangdut) atau yang bikin ngantuk (keroncong). Saya sendiri sebenarnya bukan penikmat jazz sejati, tapi karena menurut saya musik jazz enak di dengar, apa salahnya saya menerima ajakan kawan saya tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Malam itu, pertunjukan di bawakan oleh James Taylor Quartet, salah satu kelompok jazz terkenal di kota London. Musik dan lagu yang dimainkan sungguh sangat enak di dengar, mengalun lembut dan sesuai irama. Saya pun larut dalam suasana. Dan saya lihat, semua yang hadir sangat menikmati alunan musik yang dimainkan, termasuk dua kawan saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi anda penikmat jazz sejati, mungkin sudah tidak asing lagi dengan gaya para pemain musiknya. Anda akan mampu menerjemahkan setiap gerakan para pemain dan merasakan kenikmatan bagaimana memainkan alat musik tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi bagi anda yang bukan penikmat jazz sejati, mungkin akan timbul pertanyaan, itu mereka sedang ngapain...?. Berikut sedikit penjelasan yang mungkin bisa bermanfaat bagi anda yang mencoba menikmati musik jazz : &lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perhatikan pemain drum nya ; bayangkan saja, seolah-olah dia baru menelan bola bekel, sehingga kepalanya ndut-ndut an, ngangguk-ngangguk sak geleme dewe. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pemain gitar, terbayang nggak kayak anak kecil lagi maen lompat tali?, loncat sana loncat sini seolah-olah kabel gitar listriknya sebagai tali untuk melompat. Dan bayangkan pula, apabila dia kesetrum, pasti tambah seru dan gaya rambutnya yang tadinya rapi akan jadi njegrak gag karuan. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pemain organ, pasti kakinya gag bisa diem. Bisa jadi dia kesemutan atau kram atau bisa juga ada uler ngruwel di ujung celana jeans nya, dan dia berusaha dengan susah payah melepaskan kruwelan si uler itu. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Vokalis, gayanya yang lincah dan suaranya yang pasti sangat merdu. Bibirnya yang sangat dekat dengan mic dan fasih melantunkan lagu, liatin deh kayak habis kelolodan mie, megap-megap gag jelas. Dan pinggulnya itu, megal megol kayak orang kremian. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pemain saxophone, meliuk-liuk kayak kemasukan coro, kegelian dan berusaha untuk mengeluarkan si kecoak yang sedang asyik lari-larian di dalam bajunya. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perhatikan pula para pengunjung lainnya, kalo anda menjumpai salah satu dari mereka ngangguk-ngangguk, belum tentu dia menikmati suasana. Bisa jadi dia ketelen permen karet dan sedang berusaha mengeluarkannya. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;So, enjoy your jazz…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;London, 18 Maret 2007&lt;br /&gt;(thanks to pak Aidinal &amp;amp; pak Riza yang sudah ntraktir saya malam itu, jazaakumullah khoiron katsiiroo…)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8651013984518791466?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8651013984518791466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8651013984518791466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/11/enjoy-your-jazz.html' title='Enjoy your jazz'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-315840456252022950</id><published>2007-11-06T19:00:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T21:17:27.047+07:00</updated><title type='text'>Londo</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dulu waktu kecil, kalo ngliat film barat di TV, saya dan adik2 berkomentar “ih, sing maen wong Londo”. Pokoknya, waktu itu, orang yang kulitnya putih dan rambutnya pirang, saya menyebutnya “wong Londo”, entah itu berasal dari negara mana. Dulu juga, saya sering membayangkan, “negorone wong Londo” itu jauuuhhh banget, ngomongnya pake “bahasa inggris”, orangnya “Londo kabeh”, makanannya “roti &amp;amp; keju”, ceboknya “nganggo tisu”… hehehe. Saya juga nggak pernah membayangkan, kapan akan mengunjungi negara yang penduduknya “Londo kabeh”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa puluh tahun kemudian…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya saya mengunjungi “negoro Londo”, tepatnya Inggris. Alhamdulillah, pertengahan Juni, saya diberi kesempatan oleh salah satu instansi pemerintah Inggris, untuk berkunjung ke sana dalam rangka school partnership. Selama 10 hari di “negoro Londo”, banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan dan bayangan2 masa kecil saya akan “negoro Londo”, hampir 70% adalah benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang pertama kali saya rasakan adalah, everything are expensive. Ouw, pasti itu… gimana tidak, mata uang kita dikalikan “sekian belas ribu”. Hehehe… kalo mau beli apa2, ya jangan dikalikan, bisa2 mati berdiri. Kedua, shock culture… wah wah wah. Biarin aja dikatain norak. Pancene aneh2 kok. Masak, orang ciuman di mana2, di tempat2 umum. Soalnya, di negara saya nggak ada tuh gitu, malah ada UU nya lagi. Lumayanlah, itung2 pertunjukan gratis. Ketiga, masalah cuaca. Sebelum berangkat, beberapa kawan dan kerabat yang sudah pernah ke Inggris, mengatakan bahwa bulan Juni sedang summer, enak udaranya kayak di Puncak. Jadi, jangan takut kedinginan. Saya membayangkan, oooh… Puncak, ya dinginnya gitu doang deh, paling pake sweater aja udah anget. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata, pada waktu pesawat mendarat di Gatwick, pilot mengatakan bahwa cuaca di luar sekitar 12 celcius!!!... waduh, misuhlah saya ke semua orang yang mengatakan di Inggris lagi enak cuacanya… Dan menurut keterangan dari orang2 setempat, summer di Inggris ya sekitar segituan deh, paling panas ya 20an celcius. Bayangan2 akan selalu menggigil dan gigi gemerutuk, sudah ada di depan saya. Karena, baju2 hangat yang tadinya sudah saya siapkan, saya tinggal di rumah. Walhasil, untuk mengakali terjadi hal2 yang nggak diinginkan selama di Inggris, kemana2 saya selalu pakai baju rangkap 5!!!... hmmm, norak ya. Biarin. Dan betapa terbengong2nya saya sewaktu melihat bahwa di sekitar saya, “wong2 Londo” hanya berpakaian ala kadarnya, tipis dan nggak jarang saya jumpai orang2 pakai kaos singlet dengan dada or punggung terbuka lebar. Gila, kuat bangeeet, mungkin mereka punya kulit setebal kulit badak kali ya…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masalah keempat yang saya hadapi adalah, sulitnya c*bok, hohoho… di setiap toilet yang saya jumpai, pasti ada tulisan “please keep the toilet clean and tidy”. Weleh… piye ki, saya yang biasanya jebar jebur, kok suruh pake tisu. Tengok kanan kiri, yang ada cuma tisu… Malah yang lebih ekstrem lagi, di beberapa tempat, toiletnya menggunakan karpet super tebal yang biasanya kalo di rumah, saya gunakan untuk menjamu tamu istimewa... Ngok!.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Makan, its not a big problem for me, i think. Saya termasuk orang yang pemakan segala (baca: rakus, hehe), doyanan gitu. Tapi, ini urusannya beda. Agak sulit menemukan makanan halal di Inggris, kalopun ada, rasanya itu lho… menggemaskan. Asin enggak, anyep enggak, manis enggak, pedes enggak. Gimana tuh. Untungnya, keadaan ini sudah saya antisipasi, jadi kalo kemana2, saya selalu membawa abon, saos sambal dan kecap, yang saya buntel rapat2 di tas, karena kalo nggak, saya takut kepergok sama anjing yang lagi lewat…:)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masuk angin, hahaha… ini general problem deh kayaknya. Dalam kondisi kedinginan, capek, asupan makanan berkurang dan perbedaan waktu yang sangat mencolok, semua orang akan menderita penyakit “entering the wind” ini. Yang terjadi adalah, selama perjalanan kemanapun di “negoro Londo”, aroma parfum berubah menjadi aroma minyak kayu putih dan minyak kapak. Norak ya… biarin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi, disamping semua kejadian dan permasalahan diatas, bayangan masa kecil saya akan “wong Londo”, jadi agak sedikit berubah. Ternyata mereka nggak selalu makan “roti &amp;amp; keju”, penduduknya pun nggak “Londo kabeh”, tapi multi cultural, multi etnis yang mana satu sama lain saling menghormati, saling menghargai dan saling menjaga sopan santun. Ada empat hal yang sangat saya senangi terhadap “wong Londo”, mereka punya disiplin tinggi, kesadaran tinggi, high maintenance dan decent behaviour. Masyarakatnya educated, punya kemampuan apa saja. Perbedaan antara si kaya dan si miskin nggak mencolok. Disana yang ada, mobil bagus dan bagus banget, kesejahteraan merata. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;But, Indonesia is the one and only country that i love. Dan yang lebih penting lagi, saya bisa c*bok sepuasnya di negara tercinta ini…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-315840456252022950?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/315840456252022950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/315840456252022950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/11/londo.html' title='Londo'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-6984856496298560381</id><published>2007-10-31T23:39:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T21:32:50.408+07:00</updated><title type='text'>Re : aku ingin ke rumah Tuhan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;sahabat…&lt;br /&gt;maukah kutunjukkan jalan ke rumah-Nya?&lt;br /&gt;banyak orang yang sering melewatinya&lt;br /&gt;tapi lupa mengetuk pintu-Nya&lt;br /&gt;atau memang lupa nama jalannya&lt;br /&gt;hingga harus jauh berputar,&lt;br /&gt;berkeliling...&lt;br /&gt;mengacak semua rumah-rumah dan pasar-pasar&lt;br /&gt;padahal rumah-Nya dekat sekali dengan rumah kita&lt;br /&gt;dekat dengan rumah semua &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;sahabat…&lt;br /&gt;maukah ku tunjukkan dimana rumah-Nya?&lt;br /&gt;jalannya lurus&lt;br /&gt;kadang sepi karena harus sendiri&lt;br /&gt;kadang terjatuh, ditertawakan, tapi kau harus berdiri lagi&lt;br /&gt;warna gerbangnya putih tulus&lt;br /&gt;tanpa warna buram&lt;br /&gt;apalagi kelam&lt;br /&gt;besar dan luas&lt;br /&gt;tanpa batas&lt;br /&gt;andai seisi dunia ini masuk bersamaan pun, masih sangat cukup sekali&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;jalannya lurus,&lt;br /&gt;kanan kirinya banyak gang kecil&lt;br /&gt;yang ramai menggoda agar kau sudi mampir&lt;br /&gt;para kurcaci, yang bersemangat menawarkan pundi2&lt;br /&gt;bila kau tak mau&lt;br /&gt;mungkin mereka akan menarikmu&lt;br /&gt;dengan ribuan tali&lt;br /&gt;melemparmu dengan berkarung duri&lt;br /&gt;atau menginjakmu agar tak bisa berdiri lagi&lt;br /&gt;mampir saja ke gerbang-Nya&lt;br /&gt;kau akan bisa melihat jelas dimana letak pintu-Nya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;sahabat…&lt;br /&gt;ketahuilah, rumah-Nya tanpa jarak&lt;br /&gt;betul…&lt;br /&gt;tanpa terbatasi tempat&lt;br /&gt;Dia mendengar, kapan saja kau memanggil&lt;br /&gt;Dia sangat tahu saat kau tersedu...&lt;br /&gt;Dia menerima kapan saja kau bertandang pada-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;pintunya terbuka, tanpa penjaga&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;rumah-Nya sangat dekat&lt;br /&gt;tanpa sedikitpun ada sekat&lt;br /&gt;bila kau mau mendekat,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;kau pasti akan terpikat&lt;br /&gt;rumah-Nya sangat dekat&lt;br /&gt;hingga sering tak terlihat...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-6984856496298560381?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6984856496298560381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6984856496298560381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/10/re-aku-ingin-ke-rumah-tuhan.html' title='Re : aku ingin ke rumah Tuhan'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4242142421573023969</id><published>2007-10-30T19:41:00.001+07:00</published><updated>2008-02-02T21:44:55.513+07:00</updated><title type='text'>Aku ingin ke rumah Tuhan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kekasih...&lt;br /&gt;Apakah nanti kamu bertemu dengan Tuhan lagi?&lt;br /&gt;Katanya, kemarin malam kamu sudah bertemu dengan-Nya&lt;br /&gt;Apakah kamu ingat kata-kataku?&lt;br /&gt;Bahwa aku minta tolong untuk sampaikan rinduku&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah kemarin malam kamu benar-benar bertemu dengan Tuhan?&lt;br /&gt;Rasanya aku tak percaya kalau kamu sudah bertemu dengan-Nya&lt;br /&gt;Seribu tahun aku mencari-Nya, tapi tak sedetik pun aku pernah bertemu&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahwa kemarin aku mencari Tuhan, tapi tak juga bertemu?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Katanya, Tuhan tak mau bertemu kalau kita tak mau datang ke rumah-Nya&lt;br /&gt;Katanya, Tuhan juga tidak di rumah-Nya jika kita tak pernah mengetuk pintu-Nya&lt;br /&gt;Benarkah?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Waktu masih kecil, aku sering ke rumah Tuhan&lt;br /&gt;Rasanya damai dan tenteram seperti pelukan ibu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rumah-Nya nyaman&lt;br /&gt;Rumah-Nya sejuk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Malam ini aku ingin pergi ke rumah Tuhan lagi&lt;br /&gt;Dulu, Ayah pernah bilang kalau aku tidak boleh lupa mampir ke rumah-Nya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kekasih...&lt;br /&gt;Aku ingin ke rumah-Nya sekarang&lt;br /&gt;Aku ingin ke rumah-Nya yang sejuk&lt;br /&gt;Dimana aku bisa bersujud sepanjang hari&lt;br /&gt;Mencium wangi-Nya yang agung&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku ingin sekarang&lt;br /&gt;Detik ini juga... Ya Allah &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4242142421573023969?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4242142421573023969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4242142421573023969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/10/aku-ingin-ke-rumah-tuhan.html' title='Aku ingin ke rumah Tuhan'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4618730499545068494</id><published>2007-10-11T04:44:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T11:39:37.018+07:00</updated><title type='text'>Selamat tinggal benci</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pernahkan kita menyadari apa sesungguhnya salah satu kebodohan paling besar dalam hidup ini?. Jawabnya adalah : memelihara kebencian. Ya, kebencian adalah sebuah kebodohan hidup yang paling besar di dunia. Karena kebencian hanya akan membunuh waktu kehidupan dan mengorbankan benih cinta, sehingga tidak bisa berkembang dalam kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Orang yang menanam dan memelihara kebencian dalam hatinya, dia hanya akan menuai hasil ketidaknyamanan, sakit hati dan permusuhan. Sehingga harumnya wangi bunga cinta yang ada dalam dirinya tidak dirasakan dalam kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun masih banyak orang yang tidak menyadari kalau hatinya dikuasai oleh benih kebencian. Manusia yang hatinya penuh kebenciaan pada hakekatnya adalah manusia yang gagal dalam hidup, karena tidak mampu mencintai dirinya sendiri. Maka ucapkan selamat tinggal kepada benci mulai saat ini juga. Tinggalkan jauh-jauh benih kebencian yang akan merusak benih cinta dan kebahagiaan dalam hati kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau ada yang membenci diri kita, berusahalah untuk tidak membalasnya dengan kebencian. Karena kalau kita membalas dengan kebencian lagi, maka kitapun akan termasuk kedalam golongan orang yang membenci. Berusahalah membalasnya dengan cinta, kasih sayang dan kebaikan. Yakinlah bahwa kita mampu mengendalikan emosi kemarahan yang ada.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah satu cara meninggalkan kebencian adalah dengan berusaha bertindak seperti tindakan orang-orang yang berjiwa besar dan agung. Mereka yang memiliki keagungan jiwa mampu mengendalikan emosi amarah dan sakit hati atas kebenciaan orang lain. Kita bisa memulainya dengan membiasakan diri selalu memuji keagungan dan kebesaran Allah yang telah memberikan keagungan jiwa bagi kita. Dengan sering memuji kebesaran dan keagungan NYA, kita akan memiliki semangat jiwa yang luhur, tinggi dan mulia. Semangat itulah yang akan mampu mengendalikan emosi dari dalam diri kita, sehingga tidak membiarkan kebenciaan hidup dalam diri kita, dan akhirnya benih ketulusan cinta akan semakin tumbuh subur dalam diri kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4618730499545068494?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4618730499545068494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4618730499545068494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/10/selamat-tinggal-benci.html' title='Selamat tinggal benci'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-7878062296413007793</id><published>2007-10-10T06:56:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T11:50:50.445+07:00</updated><title type='text'>Lebaran sebentar lagi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Setiap lebaran tiba, harusnya semua umat Islam menyambutnya dengan suka cita. Tapi, sepertinya tidak buat saya. Well, secara saya juga harus senang karena lebaran merupakan hari kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh menahan segala hawa nafsu (kecuali nafsu belanja kaleee… hehe). Maka, sepantasnyalah kita menyambut lebaran dengan hati yang damai dan lapang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap menjelang lebaran tiba, saya dihantui rasa cemas, takut, was-was yang tak berkesudahan. Tapi, namanya juga hantu, bisanya hanya nakut-nakutin thok. Setelah dihadapi dan dilawan serta dijalani, rasanya nikmat-nikmat aja siiih… Syaratnya : hadapi dengan senyuman semua yang terjadi, biar terjadi. Hadapi dengan tenang jiwa, semua akan baik-baik saja. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lebaran tahun ini, untuk kesekian kalinya saya harus mengurus dan menghadapi beberapa hal yang sangat nikmat…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang akan terjadi,&lt;br /&gt;Mudiknya para ART (Asisten Rumah Tangga). Waaaooow… itu merupakan hal utama yang paling ‘menyeramkan’ secara saya ‘beranggota’ banyak. Ngebayangin ke pasar, masak, nyiapin makanan, nyuci piring, nyuci baju, nyetrika, beres-beres rumah dan lain-lain yang kesemuanya itu harus saya lakukan seorang diri… Juga momong dan ngurusi para kurcaci yang lagi sedeng-sedengnya ngglataaak. Nikmat ya….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian,&lt;br /&gt;Ketidakpastian apakah para pasukan ART akan come back again or not. Eing ing eeeng… Syukur-syukur mereka pada mau balik, jadi saya nggak repot ngajarin dari awal lagi apa tugas-tugasnya. KALO NGGAK BALIK???... “ya nyari lagi, masih banyak kok”, begitu komentar suami saya. Ehm, bapak-bapak yang terhormat, please deh…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selanjutnya,&lt;br /&gt;Ketika mudik, harus menyiapkan segalanya secara well done milik segenap “pasukan tempur”, hehehe… Nyimpen barang-barang berharga yang akan ditinggal dengan baik, daaan… yang paling heboh adalah : JRENG, nyiapin segala perlengkapan, baju-baju, susu, mainan, konsumsi dll untuk di perjalanan, baik pra maupun pasca keberangkatan mudik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya,&lt;br /&gt;Begitulah nasib saya yang HARUS saya nikmati. Karena apapun yang saya jalani, tidak lebih hanya mencari ridho-NYA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Well,&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Genggam tanganku erat, kuyakin kita bisa, melewati hari ini dengan senyuman. Dan jangan pernah kau lupakan, hidup hanya sebuah rencana yang tak akan pernah bisa terulang….&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-7878062296413007793?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7878062296413007793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7878062296413007793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/10/lebaran-sebentar-lagi.html' title='Lebaran sebentar lagi'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-7009173924469500687</id><published>2007-10-09T22:57:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T12:01:54.696+07:00</updated><title type='text'>Curhat itu penting dan perlu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Keseringan dicurhati, lama-lama saya bete juga. I am an extraordinary woman, punya kelemahan, masalah, beban. Namanya juga orang hidup, wajar kan kalo punya itu semua. Dan biasanya setiap habis dicurhati orang (temen, sahabat, keluarga), malamnya saya pasti nggak bisa tidur. Suami saya sampai bingung. Dia suka bilang : “besok lagi jangan mau dicurhati dan jangan dengerin yang jelek-jelek”. Waduuh… gimana ya?.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Entah sejak kapan saya available dalam bidang itu, curhat mencurhat dan dicurhati. Harusnya saya menikmati. Karena, orang yang bersedia curhat ke saya, berarti orang tersebut sudah mempercayai saya sehingga menganggap layak untuk dicurhati. Walaupun kadang nggak ngasih solusi apa-apa, hanya sekedar dijadikan shoulder to cry on dan tak jarang juga ‘gebuk on’ bagi temen-temen saya. Tapi kadang suka bikin cengoh juga, dan akhirnya saya jadi kepikiran.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam ilmu psikologi, kalo orang sering di curhati, ada faktor positif dan negatif pada perkembangan pribadi orang tersebut. Positifnya ; seseorang akan dapat melihat banyak permasalahan yang terjadi sehingga akan menjadi bijak. Negatifnya ; menjadi beban. Apalagi kalo ada kata-kata : “eh, ini er ha es lho, aku cuma ngomong sama kamu”……. Hadoooooooohhh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya merasakan, kadang nggak balance juga. Trus, gimana seandainya kalo saya pengen curhat?. Kepada siapa dan orang macam apa?. Apakah curhatan saya pantas buat mereka?. Maksudnya gini, ya kalo nggak ngebebanin, kalo iyaaa… weleh, dosa saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya termasuk tipe yang sulit percaya sama orang. Tapi, kalo udah percaya sama seseorang, wah bisa tak gondeli kemana pun dia berada secara dianya sumpek atau enggak, yang penting saya nya nyaman. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat ini, saya lagi PENGEEEEEEEEEEEEEEEEEEEENNNNNN BANGET curhat. Too many problems on my mind dan rata-rata datangnya bukan dari saya. Sebenernya saya sih udah curhat sama yang ‘DIATAS’. Tapi, embuhlah… manusiawi kali ye kalo saya juga perlu a shoulder to curhat on. Wis lah, saat ini menurut saya, belum perlu saya ceritakan isi hati saya ke orang-orang selagi saya masih bisa mengatasinya. Telen aja sendiri, nikmati dan rasakan. Hanya saya dan Tuhan yang tau. Cieeeeeeeeee… &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terus, gimana dengan saya?. Kemana, dimana, dengan siapa saya harus curhat?. Banyak sih sebenernya tempat yang available bagi saya untuk curhat. Ada ibu, suami, kakak, teman. Ah, hanya saja, saya terlalu gengsi untuk curhat sama kakak saya, karena paling dia akan ngejek saya kalo saya cengeng, hehe. Saya juga terlalu sayang sama ibu saya, makanya saya paling anti curhat sama beliau, karena saya tidak mau membebani pikiran ibu. Suami?, hehehe… ada dua faktor yang menyebabkan kadang saya enggan curhat sama dia. Pertama : takut ngebebani dia, Kedua : diremehkan, dalam artian dia paling akan bilang, “aku tidak mau melihat istriku lemah”, wehehe…&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang paling saya sukai adalah, ketika saya di curhati anak-anak saya. Berhubung anak saya banyak, maka cerita dari mereka seolah-olah nggak ada habisnya dan menjadikan indah dunia saya, melek mata saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, curhat itu perlu dan penting terlepas apa, siapa, tentang apa yang mau di curhati.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Bila hari ini... tak seperti yang kau bayangkan, yang kau inginkan. Coba pejamkanlah kedua matamu, lupakan apa yang terjadi...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-7009173924469500687?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7009173924469500687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/7009173924469500687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/10/curhat-itu-penting-dan-perlu.html' title='Curhat itu penting dan perlu'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-6927576388939115630</id><published>2007-10-01T05:02:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T12:13:56.355+07:00</updated><title type='text'>Going Home</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kemaren siang, saya dan suami nyambangi makam Ayah &amp;amp; Ibu mertua saya (which we called them Ayah Kakek &amp;amp; Ibu Nenek). Ritual ini sebenernya nggak rutin kami lakukan, hanya kalo lagi kangen aja sama mereka. Kebetulan, kemaren saya dan suami lagi iseng pengen jalan, daripada bertujuan nggak genah, mendingan kami dolan ke ‘rumah’ Ayah &amp;amp; Ibu. Disana juga ada makam Mbak Santi, kakak ipar yang sangat saya hormati dan sayangi, yang baru menghuni less than 9 month. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;They passed away, leaving their loved ones and those who loved them behind to start their new journey to see their God. Was I sad?, of course. I still I am. And I’m sure lots of people closer to them than me, feels even worse. Even though, I don’t see them that often, there is still that empty space in my heart/my mind that was usually filled with their presence. And I bet, all of you that once lost a dear person, know what I’m talking about. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seven days after Mbak Santi left, I went to her house for the ‘tujuh harian’. One of ayat in The Holy Qur’an : “idzaa ashooba mushiibatun, qooluu Innaalillaahi Wa Innaa Ilaihi Raajiun”. In my opinion, it is the most beautiful ayat. Simply, because it reminds us that we come from Allah and to Allah we will return. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Going home is the most wonderful thing, isn’t it?. See, during lebaran, people actually sleeps in terminals or stasiun just because they want to make sure they can come home. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, “going home” is actually a good thing, even though we may not feel the same way. That’s what I try to keep in mind that Ayah Kakek, Ibu Nenek and Mbak Santi are not leaving; they’re actually going home, to THE ONE that created them in the first place. And that, we cannot be sad, because our tears would only keep them worrying -just like your kid’s tears when you leave for work, makes you worried about him and makes you going to work quickly and keep looking back. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;What we could do is make their departures as a momentum to be a better person, so that when we meet again, we can say; “thank you, you have made us become a better person”.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Safe journey Ayah, Ibu and Mbak Santi… We all miss you…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-6927576388939115630?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6927576388939115630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6927576388939115630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/10/going-home.html' title='Going Home'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-6998763868291046809</id><published>2007-09-27T21:55:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T12:23:41.336+07:00</updated><title type='text'>Nasib kita, siapa yang menentukan?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kita sering mendengar ungkapan, "lha memang sudah nasibnya begini, mau diapain lagi"... Biasanya ungkapan tersebut lebih banyak ditujukan kepada sebuah kekecewaan atau untuk hal yang kurang beruntung, namun tidak jarang pula kita mendengar, "emang nasibnya bagus...". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah memang benar nasib kita adalah kehendak Tuhan? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang menentukan nasib kita adalah diri kita sendiri. Ketika saya mendengar kawan saya bilang, "kasihan sekali nasib anak-anak itu mesti ngamen di jalanan". Saya tanya, "apanya yang kasihan?". Kawan saya menjawab, "anak-anak itu seharusnya sekolah, bukan ngamen". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lha, memang seharusnya anak-anak itu di sekolah, bukan ngamen di jalan. Atas kehendak siapa mereka ngamen di jalan?. Orang tua mereka-kah yang tidak mampu untuk mengirim mereka ke sekolah?, keinginan anak-anak itu sendiri-kah yang ingin mempunyai uang dengan cara ngamen untuk membantu keluarga?, atau Tuhan yang menjadikan mereka pengamen?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam hidup, kadang kita menghadapi suatu dilema. Kita dituntut untuk membuat suatu keputusan yang sangat sulit sekali. Tidak jarang membutuhkan pengorbanan yang sangat besar. Kadang keputusan yang kita ambil, berakibat kurang baik yang akhirnya kita putus asa dan mempunyai tendensi untuk menyerah dan berkata, "ini memang sudah nasibku"... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jelas sekali, keputusan yang dibuat adalah keputusan kita sendiri, bukan keputusan Tuhan. Jadi, nasib kurang baik yang menimpa kita, karena keputusan tersebut adalah hasil pemikiran kita sendiri. Jadi, teori yang menentukan nasib kita adalah diri kita sendiri, bukan Tuhan, adalah BENAR. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana caranya kita mengambil keputusan yang terbaik untuk diri kita sendiri?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebelum kita menyerah dan berkata bahwa ini adalah nasib kita, sebaiknya kita bertanya apakah kita sudah berusaha mencoba setiap cara untuk menjadikan nasib kita lebih baik?. Tuhan tidak menciptakan kita menjadi pengamen, pengemis atau seorang presiden. Semua itu adalah usaha kita untuk meraih keberhasilan tersebut. Jika usaha kita hanya menyesali hidup atau menyesali nasib, tentu saja kita tidak akan pernah berhasil meraih kesuksesan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai manusia, kita semua pasti pernah mengalami kegagalan, membuat suatu keputusan yang kurang baik dan membuat kesalahan. Semua itu adalah bagian dari kesuksesan kita. Karena, jika kita tidak pernah mengalami kegagalan, maka kita tidak akan pernah mengetahui mana yang benar atau salah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah satu kunci kesuksesan adalah belajar dari kegagalan dan kesalahan kita, sehingga kita tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kegagalan, kesuksesan dan kesulitan hidup, yang menentukan adalah diri kita sendiri. Diri kita adalah kunci dari misteri kehidupan kita sendiri, setiap jawaban dari pertanyaan tentang hidup, ada dalam diri kita sendiri. Tuhan menyediakan apa yang kita perlukan, namun diri kitalah yang menentukan langkah apa yang harus diambil, arah mana yang harus dituju, serta tindakan apa yang harus dilakukan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Laa Yukallifullaahu Nafsan Illa Wus'ahaa... Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah. Amien.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-6998763868291046809?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6998763868291046809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6998763868291046809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/09/nasib-kita-siapa-yang-menentukan.html' title='Nasib kita, siapa yang menentukan?'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-8286147931343292657</id><published>2007-09-22T22:08:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T12:27:03.187+07:00</updated><title type='text'>Jangan berhenti mencari ilmu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dalam mengarungi hidup ini, kita pasti menghadapi berbagai macam orang dan berbagai macam situasi. Orang yang menyebut dirinya "sudah pintar", pastilah akan mampu mengambil manfaat dari orang lain. Ibaratnya, segala hal akan menjadi ilmu sehingga ia benar-benar orang yang beruntung karena terus menerus berusaha untuk berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kepekaan akan ilmu muncul dari hati yang bersih. Orang yang mempunyai sifat iri dan dengki, segala hal bisa menimbulkan masalah, bukan menjadi ilmu. Orang yang minder pun demikian, ilmu seolah tertutup baginya. Orang yang sombong, akan menganggap semua hal menjadi sepele, sehingga tak membuatnya tergerak untuk mencari suatu perubahan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya, hal yang sangat berbahaya bagi kita adalah ter-kotori-nya hati sehingga pikiran menjadi redup dari ilmu. Segala hal yang seharusnya menjadi ilmu malah bisa menjadi bencana. Orang yang miskin ilmu akhirnya kerap menghadapi stres. Dan, stres termasuk keadaan yang paling berpotensi membawa kematian. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah hati kita telah terbuka pada ilmu?, mau mendengarkan pendapat orang lain, mau membaca buku, atau sejenak memperhatikan anak-anak kita dan belajar dari mereka?. Istighfar-lah, jika semua fenomena itu tidak dapat menjadi ilmu, tetapi dianggap sebagai masalah. Kita tentu tidak mau stres oleh masalah yang kita sendiri merasa bingung untuk memecahkannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana membersihkan hati itu?. Berlakulah selalu bagaikan gelas yang kosong. Dengan demikian, kita siap diisi dan mengisi hidup ini dengan ilmu. Namun sebaliknya, lihatlah gelas yang setengahnya berisi dan setengahnya lagi kosong. Dengan demikian, kita telah mempunyai keinginan untuk selalu berpikir positif. Insya Allah, hati akan tetap terjaga dari kekotoran nafsu duniawi yang salah satunya menginginkan kita menjadi orang yang merasa pintar. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ilmu memang sudah selayaknya berbanding lurus dengan datangnya masalah, agar kita selalu siap mencari solusinya. Bagian dari sukses seseorang adalah kemampuan dia keluar dari masalah dan mengatasinya. Setiap masalah pasti ada solusinya. Jadi, dengan ilmu, sebuah masalah dapat diatasi dan sebuah sukses akan dapat diraih. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Orang yang berhenti belajar berarti sudah selesai dengan urusan memperbaiki dirinya. Padahal, ujian dari Allah tidak akan pernah selesai selama seorang hamba hidup di dunia ini. Oleh karena itu, tanpa belajar terus menerus, seseorang tidak akan mungkin mampu mengatasi semua masalah hidupnya. Wallahua'lam. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-8286147931343292657?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8286147931343292657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/8286147931343292657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/09/jangan-berhenti-mencari-ilmu.html' title='Jangan berhenti mencari ilmu'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-6126354368608168222</id><published>2007-09-21T14:46:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T14:22:45.942+07:00</updated><title type='text'>Sukses dan bahagia</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Siapa di dunia ini yang tidak menginginkan kebahagiaan?. Tujuan kita hidup adalah mencapai kebahagiaan. Setiap hari kita bekerja keras untuk meraih sukes dan mencapai kekuasaan. Dan setelah kita meraih semua apa yang kita inginkan, itu merupakan suatu kebahagiaan, isn’t it?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Trus, apabila kita sudah sukses, kekayaan sudah ditangan, nama baik sudah disandang, kekuasaan sudah diraih, apakah semua itu akan menjamin kita bahagia ???. Well, maunya sih gitu, tapi kayaknya enggak juga ya… &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bila kita sudah memiliki kekayaan yang banyak, berdasar sifat alamiahnya, manusia akan ingin meraih kekayaan lebih banyak lagi dan lagi. Semakin lama kita memikirkan meraih kesuksesan dengan ujung-ujungnya mendapat kekayaan yang berlimpah, apakah akan menjamin kita bahagia?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan tidak dapat diraih dengan harta, jabatan, nama besar, dan segala pernak-pernik dunia. Secara manusiawi, apabila kita memiliki semua itu pasti akan bahagia, tetapi kebahagiaan yang kita nikmati hanya sementara. Dan kita akan jatuh dalam kesengsaraan dan siksaaan hidup. Dengan memiliki harta yang banyak, kita akan takut harta kita diambil, akan ditipu, atau dirampok. Apakah perasaan seperti ini yang kita inginkan dengan memiliki harta yang banyak?.&lt;br /&gt;Ketidakbahagiaan juga bukan milik orang yang berhasil saja. Ketika kita tidak memiliki apa-apa dan kita berkeinginan memiliki mimpi untuk berhasil, tetapi mimpi tersebut tidak bisa kita wujudkan, tentu saja kita akan tersiksa dengan mimpi dan keinginan yang terlalu tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi bagaimana seharusnya kita menikmati kebahagiaan?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat ini saya merasakan hal tersebut, karena saya ikhlas menjalani kehidupan ini. Saya merasa bahagia karena hidup bersama orang-orang yang saya kasihi, saya cintai dan saya sayangi. Suami yang baik, anak-anak yang lucu-lucu, sahabat-sahabat saya, orang tua saya, keluarga, sanak family. Kasih sayang mereka lebih berharga dari suatu ambisi, harta dan pangkat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So, marilah kita ikhlas menerima semua yang kita miliki. Sukses memang perlu diperjuangkan, tetapi jangan karena ingin sukses, kita mengorbankan kebahagiaan dan larut dalam obsesi. Mari kita capai sukses dan bahagia secara bersama. Dengan menjalankan hidup, dengan menerima semua yang kita miliki. Boleh saja kita membandingkan hidup dengan melihat ke atas. Tetapi jangan lupa kita bandingkan hidup dengan melihat ke bawah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kata pepatah arab : “undzur ilaa man fauqohu 'adaban wa undzur ilaa man duunahu maalan". (lihatlah ke atas terhadap orang2 yang lebih bijak dari kita, dan lihatlah kebawah untuk urusan2 materi, orang yang lebih susah dari kita) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Kesuksesan sejati adalah menerima semua pemberian Tuhan dengan ikhlas."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-6126354368608168222?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6126354368608168222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/6126354368608168222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/09/sukses-dan-bahagia.html' title='Sukses dan bahagia'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-4911261831737431437</id><published>2007-09-20T08:33:00.000+07:00</published><updated>2008-02-11T23:20:50.085+07:00</updated><title type='text'>Bahagia dan tahan banting</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa hari belakangan ini, banyak kejadian diluar dugaan yang saya alami dan cukup membuat diri saya bengong dan shock. Walaupun, Insya Allah, bibir saya selalu basah oleh Istighfar dan Shalawat menyebut nama NYA, tetapi saya, sebagai manusia dan seorang perempuan yang sangat biasa, tetap saja mengalami perasaan tidak tenang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kejadian terakhir adalah ketika secara tiba-tiba sakit di kaki saya kumat lagi. Setelah beberapa tahun, anteng-anteng saja. Tapi, Alhamdulillah, saya bersyukur, dengan kejadian tersebut, berarti ternyata Allah masih sayang sama saya. Semua itu merupakan teguran Allah supaya saya harus lebih giat lagi untuk selalu mengingat NYA. Dan Alhamdulillah lagi, saya mampu melewati berbagai kejadian yang tidak mengenakkan tersebut dengan tenang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebetulnya, apa yang membuat seorang perempuan bisa tabah dalam menerima cobaan?. Perlu diingat, ini bukanlah ‘bakat’, jadi seharusnya setiap orang punya peluang untuk menjadi seperti itu. Kita perlu belajar dan menelusuri darimana datangnya kualitas positif dalam kepribadian yang mendukung munculnya daya juang yang begitu tinggi dari seorang perempuan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memiliki ketabahan, kegigihan dan kesiapan menerima cobaan, merupakan sebuah proses yang berlangsung sepanjang usia kita. Hasilnya adalah kita memiliki cara pandang positif yang memandang masalah dengan jernih. Rasa optimisme juga akan timbul melihat masa depan, disertai keyakinan bahwa aturan Tuhan pasti yang terbaik untuk kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Trus, kapan para perempuan siap menerima cobaan?. Seharusnya, harus siap kapan saja karena sebenarnya kita tidak tau apa yang akan terjadi di hadapan kita, isn’t it?. Ketika sebuah cobaan menghadang, reaksi pertama yang akan muncul adalah : “WHY ME?”. Perasaan yang menyertai biasanya marah, putus asa, tidak percaya diri dan akhirnya tidak berdaya untuk keluar dari masalah yang ada.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kita memang tidak pernah siap untuk menghadapi cobaan, dalam arti bisa bertindak efektif dan efisien untuk menyelesaikannya seketika, karena biasanya suatu masalah atau cobaan itu datangnya tidak terduga dan jelas tidak diharapkan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada beberapa hal yang mungkin bisa membantu kita untuk tampil tegar : &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pertama ; Jangan tunggu cobaan datang, baru berpikir bagaimana solusinya. Teruslah mengasah diri untuk memahami lebih banyak hal di dalam hidup ini. Kompetensi dalam banyak hal akan menjadi landasan berpikir jernih untuk bisa segera keluar dari masalah. Kita harus menyadari betapa mahal harga yang harus dibayar untuk ketidakmampuan mencari tau. Memaksa diri untuk terus belajar, mencari tau hal-hal yang positif, akan membuat kita tidak cepat bingung apalagi sampai terpuruk. Miliki ilmunya, maka masalah langsung berubah jadi tantangan. That’s it… &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kedua ; Kemampuan menerima yang terjadi sebagai sebuah kenyataan, akan mengembalikan dorongan dari dalam diri untuk berusaha mengolah masalah agar bisa kita atasi. Banyak diantara kita yang tidak berani menerima kenyataan ketika ada masalah dalam diri atau rumah tangga atau keluarga besar. Akibatnya, kita hanya lelah menipu diri, karena terlalu sering lalu malah percaya pada kebohongan yang semula diciptakan untuk menutupi perasaan bahwa memang ada masalah.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketiga ; Tolong deh jawab pertanyaan ini : gimana caranya makan gajah?. Pasti langsung terbayang sosok gajah yang besar, yang tak mungkin kita makan. Padahal, pikiran seperti itu muncul karena kita berpikir dalam kerangka kebiasaan sehari-hari. Makan, artinya membuka mulut, memasukkan makanan lalu mengunyah. Bagaimana dengan makan gajah?. Ya, kita harus memotong-motongnya sehingga menjadi kecil-kecil dan baru bisa dimakan. Butuh waktu memang, tapi ketika mulut mengunyah, masalah sedang mulai diatasi. Artinya, banyak perempuan yang sudah terlanjur putus asa ketika dihadang cobaan. Dan karena tak ada langkah untuk ‘membagi’ masalah dalam komponen-komponen yang lebih kecil, maka perasaan bahwa ia kejatuhan cobaan yang berat, tak terhindarkan.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terakhir dan yang paling penting ; Perlu adanya fleksibilitas berfikir serta kemampuan menolerir perbedaan yang ada diantara manusia. Hal ini membuat kita makin cepat menangkap alasan kenapa seseorang melakukan hal-hal yang terasa seperti cobaan bagi kita. Berpikir fleksibel membuat kita tak terpasung oleh kebiasaan saja. Sadari bahwa tidak semua kebiasaan hidup itu positif sifatnya. Bahkan kebiasaan positif pun tak selalu sesuai untuk cobaan yang sedang dihadapi.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pemahaman terhadap orang lain, akan membuat kita merasa nyaman karena tetap menyadari bahwa memang orang lain tak perlu sama dengan kita kok. Dari perbedaan itu kita belajar, mana hal baik yang bisa ditiru dan mana yang tidak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Siap menerima cobaan, tetap tegas dan bersyukur atas dukungan orang-orang di sekitar hanya bisa dimiliki oleh sosok yang bisa jernih melihat kelebihan orang lain dari dirinya, sehingga uluran tangan atau bantuan tak terasakan seperti sedang direndahkan atau dianggap lemah, tetapi justru sedang ditemani.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selalu ada perasaan tertentu yang menyertai cobaan yang datang. Sadari bahwa perasaan bukanlah petunjuk akhir untuk melaksanakan sebuah tindakan. Apalagi kalau perasaan terburuk yang muncul. Karena, ini justru akan menjadi dasar dari getaran hati yang juga buruk dan kemudian menghasilkan tindakan buruk seperti menyalahkan diri sendiri, takut, marah, dendam, workaholic untuk melupakan cobaan serta agresifitas yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perasaan seyogianya adalah awal munculnya kebutuhan untuk lebih memahami diri dengan segala kelebihan dan kekurangan. Ditambah dengan kebiasaan untuk fokus, kita akan mampu dengan cepat membuat mapping dari cobaan yang ada dan sekaligus strategi pemanfaatan kelebihan diri untuk mengatasinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kita mesti sepakat dengan mata hati dan perasaan jernih serta nalar yang bersih dari kecenderungan “sok tau dan sok benar sendiri”, seringkali kita jadi makin tau bahwa mungkin cobaan ini justru mempercepat kita mendekati pencapaian tujuan hidup serta menambah banyak sekali sisi-sisi positif dari kepribadian kita. Selalu ada hikmah di balik semua cobaan, cari, selidiki walau prosesnya terasa menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pertanyaan “WHY ME?”, sudah berubah menjadi “inilah sebabnya mengapa saya mengalaminya”. Mudah-mudahan teman-teman saya yang sedang punya masalah dan sedang menghadapi cobaan, tetap teguh dalam sakit maupun kepedihan, karena kita harus percaya bahwa Tuhan Maha Tau yang terbaik untuk kita semua.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-4911261831737431437?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4911261831737431437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/4911261831737431437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/09/bahagia-dan-tahan-banting.html' title='Bahagia dan tahan banting'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-5396129389720887553</id><published>2007-09-18T09:23:00.001+07:00</published><updated>2008-02-14T15:45:07.550+07:00</updated><title type='text'>Lelaki kecilku...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa tahun lalu, tiap malam saya mengantar lelaki kecilku ke tempat tidur, lalu menyanyikan lagu untuknya, lagu nyleneh karangan saya sendiri, khusus untuk kami berdua. “tetaplah kecil, tetaplah kecil”. Dan anak saya akan tertawa mendengarnya, saya pun tersenyum. Esoknya saat terbangun, saya akan berkata “coba lihat dirimu, kau bertambah besar, lagunya tidak membawa hasil”.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selama bertahun-tahun, saya menyanyikan lagu itu dengan harapan dia tidak akan menjadi besar. Dan anak saya pun berjanji dengan sungguh-sungguh bahwa dia tidak akan jadi semakin besar. Lalu suatu hari, dengan terpaksa, saya berhenti menyanyikan lagu itu. Entah kenapa. Mungkin karena pintu kamar anak saya tertutup, mungkin karena dia sedang belajar, atau sedang ngobrol dengan seseorang di telepon. Atau barangkali, saya harus menyadari bahwa sudah waktunya saya mengizinkan dia menjadi dewasa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekarang, saya merasa lagu yang biasa kami nyanyikan, pasti mempunyai kekuatan ajaib, sebab saat saya masih menyanyikannya, anak saya tetap menjadi kecil yang masih perlu di urus, umur empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh… rasanya sama saja, bahkan penampilannya pun tetap sama. Sekarang dia semakin jangkung, bodynya besar, giginya bermunculan rapi. Tapi dia tetap mesti harus diingatkan untuk menggosok giginya, untuk menyisir rambutnya, diingatkan untuk mandi serta sholat tepat waktu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mainannya pun berganti seiring berjalannya waktu. Dulu dia bermain layang-layang. Kemudian berganti dari Play Station menjadi Gameboy dan sekarang PC yang selalu diotak atiknya. Selama bertahun-tahun, dia seperti boneka-boneka kayu yang seluruh penampilannya tidak berubah. Hanya ukurannya saja yang semakin besar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Atau setidaknya seperti itulah dia dimata saya. Dia suka main sepeda, jungkir balik di Time Zone di mall, makan permen karet dan membuat origami membentuk burung atau pesawat terbang, dengan kertas koran. Dia suka sekali makan, apa saja dia makan dan bangun pagi-pagi pada hari minggu untuk menonton kartun Tom and Jerry kesukaannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hari ini saya merindukannya. Sudah beberapa bulan ini, saya hidup berjauhan dengannya. Tapi, saya bangga akan dirinya, akan pribadinya sekarang ini. Dan saya harus sadar bahwa dia akan mempunyai dunianya sendiri dan akan menghadapi kehidupan yang sesungguhnya. Saya pun merasa sedih, bukan untuk dirinya, tapi untuk saya sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekarang, lelaki kecilku sudah dewasa. Meskipun ibu, sahabat dan saudara saya mengatakan bahwa saya tidak akan kehilangan dia, dia sudah dewasa dan akan menghadapi kehidupan yang berikutnya yang Insya Allah adalah yang terbaik. Dan saya sadar, apa yang akan datang tidak akan sama dengan apa yang telah berlalu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat ini, saya kangen dia, kangen akan sapaan-sapaan nya, candaan-candaan nya. Tapi, meski hati saya sedih, saya tersenyum. Saya merasa betapa istimewanya menjadi seorang ibu dan betapa beruntungnya saya....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mas Rifdy, mama kangen......................................&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-5396129389720887553?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5396129389720887553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/5396129389720887553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/09/lelaki-kecilku.html' title='Lelaki kecilku...'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-3053287130947151427</id><published>2007-09-17T11:55:00.002+07:00</published><updated>2008-02-14T15:57:57.425+07:00</updated><title type='text'>Be a person with super attitude</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa hari yang lalu, saya sesenggukan di telpon, curhat dengan sahabat saya. Harusnya, saya tidak boleh melakukan hal itu, karena saya sudah berulangkali mengalami hal-hal yang membuat hidup kadang merasa nggak nyaman. Dalam hidup, setiap orang pasti punya masalah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika kita teringat pada hal-hal yang sudah kita alami, ada kesuksesan, ada juga kegagalan, semua itu yang harus kita pikirkan adalah, bukan apa yang terjadi pada diri kita yang harus diperhitungkan, tetapi bagaimana reaksi kita pada saat suatu masalah yang sedang terjadi, khususnya masalah yang tidak terduga. Bagaimana masalah tersebut agar tidak menjadi beban?. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menurut saya, ya nikmati saja. Ada beberapa hal yang menurut saya mungkin bisa menjadikan seseorang menjadi lebih baik dan aware dalam menghadapi suatu masalah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Fokus pada masa depan&lt;br /&gt;Apapun yang kita hadapi, lebih baik fokus pada masa depan daripada masa lalu. Daripada mengkhawatirkan siapa atau apa yang harus disalahkan, lebih baik fokuslah pada dimana kita ingin berada dan apa yang ingin kita lakukan. Dapatkan ke PEDE an yang jelas tentang kesuksesan masa depan ideal, kemudian ambil langkah apapun yang kita bisa, untuk memulai petunjuk tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Pikirkan jalan keluar&lt;br /&gt;Saat kita menghadapi kesulitan, fokuslah pada penyelesaian daripada masalahnya. Pikirkan dan bicarakan solusi yang baik tentang rintangan yang dihadapai daripada membuang waktu memikirkan masalah terus menerus. Solusi itu sifatnya positif, sedangkan masalah bersifat negative. Saat kita mulai memikirkan solusi, kira akan langsung menjadi positif dan berguna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Lihat hal-hal yang baik&lt;br /&gt;Asumsikan bahwa sesuatu yang baik selalu tersembunyi di setiap kesulitan dan tantangan. “Fa inna ma’al ‘usri yusroo, inna ma’al ‘usri yusroo”, begitu dalam Al Quran disebut. Kapanpun Tuhan ingin memberikan kita sebuah hadiah, DIA akan membungkusnya dalam sebuah masalah. Semakin besar hadiah yang kita terima, semakin besar masalah yang akan kita hadapi. That’s it, Sunnatullah gitu… Namun, hal terindah adalah jika kita menanti hadiah tersebut, kita akan selalu menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Cari pelajaran berharga&lt;br /&gt;Anggaplah dalam situasi apapun yang kita hadapi saat ini adalah situasi sebenarnya saat kita perlukan untuk mencapai sukses. Situasi ini dihadapkan pada kita untuk membantu kita belajar sesuatu, membantu untuk berkembang dalam pemikiran dan membantu menjadi lebih baik dalam menghadapi hidup.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Sabar dalam menghadapi masalah&lt;br /&gt;Alangkah indahnya bila kita menemukan telaga kesabaran manakala tengah diundung problema dan saling menasihati satu sama lain. "Saling nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran." (QS Al Ashr, ayat 3)...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semoga bermanfaat buat para teman, sahabat dan handai tolan yang sedang manyun… &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-3053287130947151427?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3053287130947151427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/3053287130947151427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/09/be-person-with-super-attitude.html' title='Be a person with super attitude'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6287036586483789742.post-2856918930638491790</id><published>2007-09-13T10:33:00.001+07:00</published><updated>2008-02-14T16:12:47.428+07:00</updated><title type='text'>Cinta yang tak kau sadari</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kenapa kita menutup mata, ketika tidur?, kenapa kita meneteskan airmata ketika menangis?, kenapa kita merenung ketika sedang gundah?... Itu semua karena, hal terindah di dunia, tidak terlihat...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita dan merasa ada yang nyambung, maka kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa, itu yang dinamakan CINTA. Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan, tapi ingatlah... melepaskan bukan akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari dan mereka yang telah mencoba. Karena, merekalah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lalu, bagaimanakah CINTA yang AGUNG itu?...&lt;br /&gt;adalah ketika kita menitikkan airmata dan masih peduli terhadapnya, &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;adalah ketika dia tidak mempedulikan kita dan kita masih menunggunya dengan setia, &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;it feels like hell if someone you love dumped you for no reason. aren't you tired spending years hating him?...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apabila cinta tidak berhasil... bebaskan diri, biarkan hati kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas. Ingatlah, bahwa suatu hari kita mungkin menemukan cinta dan kehilangannya. Tapi, ketika cinta itu mati, kita tidak perlu mati bersamanya... Orang yang kuat, bukan mereka yang selalu menang, melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh. Dalam perjalanan kehidupan, kita belajar tentang diri sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada. Hanya penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kita buat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mencintai...&lt;br /&gt;bukan bagaimana kita MELUPAKAN, melainkan bagaimana kita MEMAAFKAN&lt;br /&gt;bukan bagaimana kita MENDENGARKAN, melainkan bagaimana kita MENGERTI&lt;br /&gt;bukan apa yang kita LIHAT, melainkan apa yang kita RASAKAN&lt;br /&gt;bukan bagaimana kita MELEPASKAN, melainkan bagaimana kita BERTAHAN&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang. Tapi, ketika cinta itu tulus, meskipun kalah, kita tetap menang hanya karena kita bahagia dapat mencintai seseorang lebih dari mencintai diri sendiri. Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang itu mencintai kita. Melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan bahagia apabila kita melepaskannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apabila kita benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia. Jangan percaya bahwa melepaskan, selalu berarti kita benar-benar mencintai, melainkan, berjuanglah demi cinta. Kadangkala, orang yang kita cintai adalah orang yang paling menyakiti hati kita. Itu semua adalah cinta yang tidak kita sadari.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6287036586483789742-2856918930638491790?l=mbakyucantik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/2856918930638491790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6287036586483789742/posts/default/2856918930638491790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mbakyucantik.blogspot.com/2007/09/cinta-yang-tak-kau-sadari.html' title='Cinta yang tak kau sadari'/><author><name>mBak riez</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03679140530251992220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>
